Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Rakyat Gaza Mengajarkan Kesabaran

Rakyat Gaza Mengajarkan Kesabaran

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
ilustrasi (www.douniamag.com)
ilustrasi (www.douniamag.com)

dakwatuna.com Bismillah “…Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).” (QS. Al A’raaf: 126)

Tidak ada satupun manusia yang memiliki perasaan, cinta dan kasih dalam jiwa tidak menetes air mata ketika menonton atau melihat bagaimana kekejian Israel yang membabi buta menyerang rakyat Palestina yang tidak berdosa. Dukaku persis seperti ungkapan Komisaris Jendral UNRWA; “Terkadang ada waktu dimana air mata dapat lebih menjelaskan ketimbang kata-kata” dan seperti surat terbuka Presiden RI mengajak dunia untuk memikirkan Palestina bahwa Palestina tidak hanya sebatas ideologi tetapi lebih dari itu yaitu kemanusiaan. Ironinya Negara arab seakan-akan tidak tahu menahu dengan nasib saudara mereka. Apakah ini pertanda akhir zaman? Dimana-mana seolah menutup mata melihat kebenaran.

Padahal dari belahan dunia menghimbau bahkan mengutuk Israel menghentikan serangan tersebut. Tapi himbauan tersebut tidak diacuhkan seakan-akan negara di belahan bumi manapun berbicara tidak berarti di mata Israel. Mungkin kenapa Israel tidak mengindahkan himbauan tersebut dikarenakan mereka merasa memiliki perlengkapan senjata yang canggih ditambah lagi negara adidaya yang menyetujui pemberian bantuan 225 juga Dolar AS agar Israel bisa segera membuat rudal iron dome atau Israel percaya diri karena didukung oleh negara-negara barat yang anti Islam. Yang dipertanyakan sekarang, kemana lembaga-lembaga yang mengagungkan kemanusiaan? Tidak berbicara, tidak bertindak, tidak bergeming! Kemana mereka….kemana mereka…kemana mereka?

Meskipun Palestina dihantui kematian, dihantui kelaparan, dihantui bunyi yang menyeramkan setiap saat seakan-akan itu telah menjadi musik kehidupan bagi rakyat Palestina, hidup dengan pengekangan dan hidup dalam suasana gelap gulita. Tapi subhanallah rakyat Palestina tetap tidak mau mengungsi dari daerah tanah kelahiran mereka, tetap sabar, tetap berpuasa, tetap berzikir dan takbir dimanapun mereka berada. Wahai Palestina kalian mengajarkan kami arti kesabaran sesungguhnya. “Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang” (QS. Al Mu’minuun: 111)

Palestina.. Kalian tidak sendirian; kami di sini selalu mendoakan kalian, mengecam dan mengumpulkan donasi, hanya itu yang mampu dilakukan. Dan pemerintah kami juga terus berusaha untuk diplomasi agar kalian bisa merdeka. Yakinlah kemerdekaan akan terwujud seperti negara kami yang dijajah Belanda dan Jepang berabad-abad akhirnya dengan kegigihan dan ketundukkan pahlawan kami pada Allah membawa kami pada kemerdekaan. Insya Allah, Palestina Tomorrow Will be Free, Allahu Akbar.

Palestina kalian harus yakin pertolongan begitu dekat, Allah tidak pernah mengingkari janjinya dan kekuasaan Allah di atas segalanya. “Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Fath: 21).

 

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sholiat Alhanin
Alumni Unpad dan UGM. Berprofesi sebagai Dosen, Penulis Lepas dan Penyiar

Lihat Juga

Belajar dari Para Petani