Home / Berita / Nasional / Jelang Laga Kontra Malaysia, Timnas U-19 Mohon Restu Orang Tua

Jelang Laga Kontra Malaysia, Timnas U-19 Mohon Restu Orang Tua

Punggawa Timnas U-19 saat melakukan selebrasi sujud usai membobol gawang lawan. (okezone.com)
Punggawa Timnas U-19 saat melakukan selebrasi sujud usai membobol gawang lawan. (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Sisi religius memang tak pernah bisa lepas dari Timnas U-19, baik di tengah lapangan maupun di luar lanpangan.

Selama ini pecinta sepakbola Indonesia selalu disuguhkan dengan selebrasi sujud syukur usai anak-anak garuda muda menjebol gawang lawan.

Namun ada satu kebiasaan yang tidak banyak diketahui publik sebelum mereka melakukan pertandingan. Rutinitas ini kerap dilakukan oleh hampir sebagian besar punggawa Timnas U-19 termasuk oleh pelatih Indra Sjafri, yaitu memohon restu dari orang tua.

Sebelum bertanding melawan Malaysia di Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) ke-5 di Brunei Darussalam, Jumat (8/8/2014) sejumlah punggawa timnas pun kembali memohon restu dari orang tua.

Kebiasaan memohon restu dari sang ibu sudah sejak lama dilakukan oleh Indra Sjafri.Pelatih kepala Timnas U-19 itu selalu menelepon dan meminta restu dari ibunya setiap kali akan menghadapi sebuah pertandingan. Biasanya, dalam setiap pembicaraan telepon itu, sang ibu selalu memberi semangat.

Demikian pula yang dilakukan oleh Muhammad Sahrul Kurniawan yang selalu memohon doa restu dari sang Ibu menjelang pertandingan. Bahkan bukan sekadar mendoakan, Pariyem (ibunda Sahrul) kerap melakukan puasa sehari menjelang pertandingan Timnas U-19.

“Saya selalu berpuasa untuk mendoakan anak saya dan teman-temannya saat membela tim nasional,” kata perempuan asal Ngawi tersebut.

Tak mau ketinggalan dengan rekan-rekan yang lain, Yabes Roni Malaifani punya kebiasaan unik menjelang pertandingan.

Yabes Roni Malaifani akan menghindar dari kawan-kawannya dan dengan menggunakan telepon genggam diam-diam menghubungi ibundanya di Alor, Nusa Tenggara Timur. Rutinitas jelang pertandingan itu dilakukan Yabes untuk meminta doa restu dari sang ibu agar pertandingan yang akan ia lakoni berjalan sukses bagi dirinya dan Timnas U-19.

Sosok seorang ibu, memang sangat memberi pengaruh kepada para punggawa Timnas U-19. Setidaknya mereka sadar, bahwa apa yang dialami dan dinikmati oleh mereka saat ini yang terbesar merupakan karya seorang ibu pada awalnya. (kabar24/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Ketika Orang Tua yang Jadi Musuh Anaknya di Hadapan Allah SWT