Home / Berita / Internasional / Afrika / Militer Israel Patuhi Tuntutan Hamas untuk Tarik Pasukannya dari Gaza

Militer Israel Patuhi Tuntutan Hamas untuk Tarik Pasukannya dari Gaza

Pasukan militer Israel (islammemo.cc)
Pasukan militer Israel (islammemo.cc)

dakwatuna.comPalestina. Militer Israel mengumumkan (5/8/2014) penarikan pasukannya dari Jalur Gaza untuk memenuhi tuntutan Hamas dan untuk sementara ditempatkan di titik-titik pertahanan Israel di luar perbatasan dengan wilayah Palestina yang diblokade sejak 2006 itu.

Penarikan pasukan zionis tersebut bersamaan dengan penetapan gencatan senjata sementara yang disepakati Israel dengan kelompok-kelompok perjuangan di Gaza, utamanya Hamas dengan Brigade Izzuddin Al-Qassamnya.

Sebelumnya, wartawan France Press sebagaimana dikutip Islam Memo menyatakan bahwa kedua belah pihak menyetujui gencatan sejata selama 72 jam yang dimediasi pihak Mesir, dimulai pada Selasa pukul 05.00 pagi waktu setempat.

Jubir Hamas, Sami Abu Zuhri, menyatakan bahwa Hamas mensyaratkan penghentian agresi ke Gaza, kemudahan masuknya material pembangunan ke Gaza, perluasan area pencarian ikan bagi nelayan Gaza, dan hal lainnya jika Israel menghendaki gencatan senjata permanen dengan Palestina.

Dalam keterangan pers yang disiarkan TV Al-Aqsa milik Hamas tersebut, Abu Zuhri menyatakan bahwa Delegasi Hamas akan bertemu dengan Delegasi Palestina lainnya di Kairo jika situasi keamanan di Gaza semakin kondusif.

Menurutnya, gencatan senjata (sementara) yang disepakati saat ini tidak akan tercapai jika Israel belum menarik seluruh pasukannya dari Gaza, dan hal ini telah dipatuhi Israel. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 9,44 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Sekjen PBB, Ban Ki Moon (islammemo.cc)

Sekjen PBB Minta Mesir Buka Pintu Rafah Secara Teratur