Home / Berita / Internasional / Asia / Negara-negara ini Haramkan Paspor Israel

Negara-negara ini Haramkan Paspor Israel

Paspor Israel (ilustrasi).  (wikimedia.org)
Paspor Israel (ilustrasi). (wikimedia.org)

dakwatuna.com – Jakarta.  Paspor merupakan dokumen wajib bagi warga sebuah negara untuk memasuki negara lain. Paspor merupakan identitas diri meliputi hak dan kewajiban seseorang di tempat baru dia kunjungi. Jika beberapa waktu lalu ada paspor paling sakti mampu diterima hampir sejagat, termasuk paspor bangsa Israel. Namun kali ini ada sekitar 20 negara yang menolak paspor milik Negeri Zionis itu.

Dari 20 negara menolak izin masuk bangsa Israel, ada lima paling keras mengharamkan paspor milik warga Negeri Bintang Daud tersebut. Dilansir dari pelbagai sumber termasuk situs israelipassport.com, lima negara ini secara tegas bahkan mengatur dalam undang-undang mereka agar kuat secara hukum tak mau menerima paspor dari negara dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu itu.

Negara mana sajakah itu?

1.    Brunei Darussalam

Ini negara Asia pertama yang melarang warga Israel masuk ke negeri mereka. Pemerintahan Sultan Brunei Darussalam Hassanah Bolkiah secara tegas mengatakan Zionis tidak diterima masuk ke Brunei dengan alasan apa pun.

Jika kedapatan ada warga Israel masuk ke Brunei mereka akan dijatuhi sanksi denda dan diekstradisi dengan biaya yang harus ditanggung pihak Negeri Bintang Daud.
2.    Malaysia

Negara tetangga Indonesia ini juga salah satu yang tidak akan pernah mengizinkan warga Israel masuk ke wilayah mereka. Kalaupun ada urusan sangat mendesak, para pengguna paspor berstempel Bintang Daud itu harus memohon persetujuan menteri urusan dalam negeri. Tentunya dengan birokrasi berbelit-belit.

Sama seperti Indonesia, Malaysia hingga kini belum mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel. Tidak satu pun agen pariwisata di Negeri Jiran ini mempunyai paket perjalanan ke wilayah Zionis itu.

3.    Libanon

Wilayah Libanon, terutama Libanon Selatan yang dikuasai oleh kelompok Hizbullah, Israel merupakan musuh bebuyutan yang harus dimusnahkan. Hizbullah bahkan membantu Hamas dalam memerangi Zionis dengan melemparkan roket.

Sementara di Libanon Utara, paspor Israel juga tidak diterima dengan baik. Jika ingin masuk ke wilayah ini mereka harus mengurus perizinan berbelit-belit dan menunggu keputusan menteri dalam negeri. Jika belum permisi, jangan harap mereka bisa memasuki Libanon.

Libanon mempunyai tiga posisi penting pemerintahan yakni presiden dari kalangan Sunni, perdana menteri dari kalangan Syiah, dan ketua parlemen dari kalangan Kristen. Tiga kedudukan ini punya hubungan buruk dengan Yahudi.

4.    Aljazair

Menurut hukum Israel, Aljazair masih negara yang boleh dikunjungi. Namun berbeda sikap dengan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pemerintah Aljazair melarang keras dan menolak izin masuk warga Zionis ke wilayah mereka.

Pemerintah Aljazair bahkan sering mengutuk Israel sebagai bangsa barbar dan tidak punya muka. Dalam setiap intifada di Jalur Gaza, Aljazair bersama-sama dengan Turki dan Qatar menjadi negara berandil besar dalam membantu warga Gaza, terutama makanan dan obat-obatan. Konflik kali ini pun Aljazair aktif memberikan kontribusinya.

5. Iran

Iran, musuh utama dan terbesar Israel. Bagi Negeri Mullah, Israel bangsa yang menjijikan dan tak pantas berada di pergaulan dunia. Tindakan keras mereka pada Negeri Zionis itu mencapai puncaknya saat kepemimpinan mantan Presiden Mahmud Ahmadinejad. Bahkan dalam Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Iran tak segan-segan menampar delegasi Israel lewat pidato Ahmadinejad yang berkobar.

Meski kini adem ayem dan tidak terlalu terang-terangan menggebuk Negeri Bintang Daud itu namun Presiden Hassan Rouhani tetap tidak mencabut larangan paspor warga Israel masuk ke tanah Iran.

Sebelas dua belas dengan Iran. Israel pun memberlakukan hukum melarang warganya pergi ke Iran. Berdasarkan hukum kebangsaan 1952. Iran berada di urutan pertama negara yang tidak boleh dimasuki oleh warga Zionis kecuali mereka ingin dapat sanksi berat.

(merdeka/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (63 votes, average: 9,08 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Mustafa Haji Alwy

    Tapi tindakan ini tidak akan pernah mampu menghentikan kejahatan Israel. Mustafa Haji Alwy 2014

  • MauleeDeen Bachtiar

    Iran ngelarang Israel masuk negaranya??? cuma kamuflase aja…secara di Iran sendiri Yahudi lebih bebas berkeliaran dan beribadah dibanding Ahlussunnah

    • dedi junaidi

      bedakan antara israel dan yahudi

  • Sari Anaknya Pak Yusuf

    FYI, banyak warga Isreal memegang paspor ganda, misalnya passpor Jordan, ini kenyataan

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General