Home / Berita / Internasional / Asia / Saudi: Akan Lahir Generasi yang Hanya Beriman dengan Kekerasan

Saudi: Akan Lahir Generasi yang Hanya Beriman dengan Kekerasan

Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz (alhayat.com)
Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz (alhayat.com)

dakwatuna.com – Riyadh. Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz mengecam sikap diam yang dilakukan masyarakat dunia terhadap apa yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Menurutnya, Israel telah melakukan pembantaian dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato yang dibacakan dalam sebuah televisi pemerintah, Jumat (1/8/2014). Dalam pernyataan itu, Abdullah juga mengatakan, “Masyarakat dunia saat ini hanya diam, mengikuti apa yang sedang terjadi di kawasan ini, tanpa peduli untuk membantu.”

Disebutkan juga, “Sikap ini tidak mempunyai alasan sama sekali. Mereka tidak tahu kalau sikap ini akan melahirkan generasi yang hanya beriman kepada kekerasan, dan tidak mau menerima hidup damai.” (msa/dakwatuna/almoslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (22 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Mustafa Haji Alwy

    Arab Saudi seharusnya bahkan wajib menjadi “the leader country” untuk mengakhiri penjajahan dan kejahatan Israel kepada Palestina. Selain cara-cara konvensional, Arab Saudi dapat membantu Palestina mengajukan tuntutan Kejahatan Perang atas Kemanusian (Crimes against Humanity), bahkan pembantaian (massacre) hingga upaya penghilangan etnik (genosida) pada Sidang Pengadilan Kajahatan International di Hague, Belanda, sebagaimana halnya dengan Kejahatan Genosida Serbia kepada Bosnia. Mungkin cara seperti ini yang akan mengakhiri kejahatan tiada henti Israel. Mustafa Haji Alwy 2014

Lihat Juga

Ilustrasi. (kasiola.blog.pl)

Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak

Organization