Home / Berita / Internasional / Asia / Malaysia Tampik Tuduhan Israel Telah Latih Hamas

Malaysia Tampik Tuduhan Israel Telah Latih Hamas

Para personil Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, sedang tekun membaca Al-Qur'an (Islamion)
Para personil Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, sedang tekun membaca Al-Qur’an (Islamion)

dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Pemerintah Malaysia menampik kebenaran laporan media Israel tentang adanya hubungan antara gerakan Hamas dan Kuala Lumpur yang di antaranya mencakup latihan militer yang dilakukan di wilayah Malaysia. Laporan itu menurut pihak pemerintah Malaysia hanyalah propaganda yang disebarkan intelijen untuk menutupi kegagalan militer Israel menghadapi Hamas di Gaza.

Menteri dalam negeri Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi, seperti diberitakan Islamion, Sabtu (2/8/2014), mengatakan, “Malaysia tidak pernah mempunyai hubungan kerja sama militer dengan Hamas atau pihak tertentu di Palestina. Hubungan dan kerja sama dengan Palestina saat ini terbatas pada bidang diplomasi, perdagangan dan budaya saja.”

Hamidi juga menekankan bahwa negaranya termasuk pendukung berat terhadap perjuangan rakyat Palestina. Hal itu diwujudkan dalam bentuk moril dan bantuan kemanusiaan. Bantuan ini diberikan karena sudah terjalin hubungan lama yang sangat baik antara para pemimpin Malaysia dan Palestina. “Inilah yang mungkin menyebabkan Israel kesal,” katanya.

Selain itu, Hamidi juga meminta Israel untuk membuktikan tuduhan yang menurutnya sangat berbahaya ini. Apalagi tuduhan ini muncul saat semakin banyak negara yang mengecam aksi kejahatan Israel di Gaza. Sangat mungkin tuduhan itu berasal dari badan intelijen Israel, Mosad, yang bertujuan untuk membuat buruk citra Malaysia dan untuk menutupi kegagalan Israel dalam menghadapi para pejuang Hamas di Gaza.

Sebelumnya, surat kabar Israel, Jerusalem Post, memuat sebuah artikel yang mengatakan bahwa beberapa anggota Hamas mengaku kepada para penyidik Israel bahwa sebuah sel Hamas berlatih di Malaysia. Latihan itu meliputi teknik serangan di perbatasan yang bertujuan menculik tentara Israel, teknik peluncuran roket anti panser, dan juga teknik penembakan jitu. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (21 votes, average: 9,24 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina