Home / Berita / Internasional / Asia / Anggota Separatis Pro-Rusia: Kami Menembak Jatuh MH17

Anggota Separatis Pro-Rusia: Kami Menembak Jatuh MH17

Puing-puing MH17 yang ditembak jatuh dan menewaskan 298 penumpang dan awak.  (rufox.ru)
Puing-puing MH17 yang ditembak jatuh dan menewaskan 298 penumpang dan awak. (rufox.ru)

dakwatuna.com – Donetsk.  Seorang anggota kelompok separatis Pro-Rusia mengaku bahwa pihaknya telah menembak jatuh pesawat Malaysia MH17 pada Kamis, 17 Juli lalu.

Sebuah koran Italia, Corriere Della Sera sempat melakukan wawancara dengan seorang anggota separatis yang tak disebutkan namanya pada Rabu, 23 Juli 2014 ketika hendak mengevakuasi jenazah korban.

Dalam wawancara tersebut disebutkan, pada hari tragedi itu kelompok Pro-Rusia mengira pesawat yang melintas (MH17) adalah pesawat militer. Mereka bahkan telah menyiapkan pasukan darat untuk menghadapi kelompok pro-Ukraina.

“Kami baru saja menembak pesawat fasis Kiev (MH17), teriak prajurit lain. Mereka memperingatkan kita untuk hati-hati akan pasukan musuh lain yang diterjunkan,” ceritanya.

Saat itu, lanjutnya, saya sedang mencari parasut di tanah dan pepohonan.

“Saya menemukan tubuh seorang gadis kecil, mungkin berumur 5 tahun. Dia tertelungkup dan kondisinya mengerikan. Saat itulah saya menyadari bahwa pesawat itu adalah pesawat sipil, bukan militer,” ungkap separatis yang merupakan bagian dari unit para militer, seperti Liputan6.com lansir dari Newsweek (24/07/2014).

Separatis yang berusia 31 tahun ini mengaku bertugas menjaga lokasi kejadian sejak pesawat jatuh pada 17 Juli lalu.

Sebelumnya, Rusia dituding pemerintah Ukraina sebagai pihak yang berada di balik penembakan pesawat MH17. Namun Rusia secara tegas membantahnya dan menuding balik Ukraina adalah pelaku penembakkan.

Sementara itu, Direktur keamanan informasi Ukraina, Vitaly Nadya mengaku memiliki rekaman audio yang didapat dari pihak intelijen. “Kami merekam percakapan anatar perwira Rusia dan seseorang di kantornya di Moskow. Kami tahu pasti, beberapa menit sebelum rudal ditembakkan, ada laporan ke perwira tersebut bahwa pesawat (target) sudah datang.”

Berdasarkan data pemantauan militer, Rusia menyebutkan bahwa pesawat Su-25 milik Ukraina terbang mendekati MH17 kemudian menembakkan rudal ke arah pesawat tersebut.

Sebanyak 298 orang tewas dalam tragedi tersebut, 40 jenazah korban pertama telah tiba di Belanda untuk proses identifikasi.

Sementara dua kotak hitam pesawat telah berada di Hampshire, Inggris pada Rabu, 23 Juli untuk proses penyelidikan. (Imel Pebreyanti/Ein/liputan6/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Hingga kini hubungan Turki dan Rusia masih menegang. (islammemo.cc)

Pasca Ditembaknya Sukhoi Rusia, Ini yang Diinginkan Putin dari Turki