Home / Berita / Daerah / Koalisi Masyarakat Samarinda Gelar Aksi Keprihatinan untuk Palestina

Koalisi Masyarakat Samarinda Gelar Aksi Keprihatinan untuk Palestina

Koalisi MAsyarakat Samarinda dibawah Koordinator KNRP Kaltim menggelar aksi keprihatinan untuk Palestina, Ahad 13/7/14.  (Bambang Prayitno)
Koalisi MAsyarakat Samarinda dibawah Koordinator KNRP Kaltim menggelar aksi keprihatinan untuk Palestina, Ahad 13/7/14. (Bambang Prayitno)

dakwatuna.com – Samarinda.  Hujan deras di Samarinda sepertinya tak menyurutkan 500-an masyarakat Samarinda untuk menunjukkan keprihatinan atas kondisi rakyat Palestina di Jalur Gaza hari ini. Ratusan orang itu bersemangat menyemut di antara hujan deras yang mengguyur Samarinda sejak sebelum Ashar.

Minggu (13/7/14) , koalisi masyarakat Samarinda dari berbagai elemen, seperti  dari organisasi perempuan Salimah Samarinda, organisasi mahasiswa seperti KRC, organisasi olahraga seperti Putra Mahakam FC dan organisasi musik seperti Bengkel Musik Independen, bersama-sama berkumpul di simpang Lembuswana Masjid Al-Ma’ruf dibawah pimpinan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Kalimantan Timur menyuarakan keprihatinan dan kesedihannya atas kekejaman Israel pada bangsa Palestina

Selain melakukan orasi dan menyanyikan nasyid, mereka juga melakukan aksi teatrikal sekaligus menggalang dana yang akan disalurkan kepada KNRP Pusat yang dipimpin oleh Soeripto. Terlihat spanduk raksasa sepanjang 20 meter terbentang di tengah massa aksi. Tertulis di situ “Hapuskan Penjajahan Di Muka Bumi Ini, Palestina Harus Merdeka! “.

Ketua KNRP Wilayah Kalimantan Timur Ali Hamdi, yang di daulat untuk menyampaikan orasi pembukaan mengatakan bahwa pada sore ini, KNRP (Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina) sengaja melakukan aksi sebagai bagian dari rangkaian aksi nasional aksi KNRP yang dilakukan sebagai bagian dari reaksi warga dunia atas kekejaman Israel. “Di bulan Ramadhan ini, lagi-lagi Israel mempertontonkan kekejiannya. Tidak hanya memblokade jalur obat-obatan dan makanan penduduk Palestina, tapi kali ini juga dengan mata telanjang kita saksikan mereka membobardir perkampungan penduduk hingga menewaskan anak-anak dan perempuan”.

Tokoh masyarakat yang hadir di acara tersebut, Masykur Sarmian mengatakan bahwa; “penjajahan di bumi Palestina harus di hapuskan. Karena itu bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan konstitusi kita. Begitu juga dengan pembantaian dan penyerangan secara brutal tentara Zionis Israel ke perkampungan penduduk Palestina, adalah bentuk kebiadaban tiada tara yang tidak tertandingi di muka bumi ini”.

Sedangkan Hadi Mulyadi, salah satu petinggi Tim Koalisi Merah Putih dan Wakil Ketua DPRD Kaltim yang diundang dalam acara itu menyampaikan kebanggaannya kepada peserta aksi. “Kita semua menyaksikan pada beberapa hari yang lalu, Bapak Prabowo Subianto telah menunjukkan solidaritasnya dengan menyumbang dari uang pribadinya sebesar 1 Milyar rupiah untuk membantu rakyat Palestina. Saya kira, keteladanan itu harus menyebar ke seluruh pemimpin kita. Agar setelah kita peduli dengan Palestina, lalu membantu dengan dana, do’a dan ikut aksi keprihatinan seperti ini, turunlah keberkahan dari Allah atas ibadah puasa kita, juga keberkahan dengan hidup kita”.

Ustadz Ahmad Abdullah, penceramah terkenal dari Samarinda yang di daulat untuk membacakan doa yang membuat seluruh peserta dan pengendara ikut terharu. Doa yang dipanjatkan tentang permohonan kepada Allah, agar Allah menolong bangsa Palestina. “Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina. Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati mereka dan satukanlah barisan mereka. Ya Allah, binasakanlah kaum Yahudi dan pasukan Israel dan cerai-beraikanlah kesatuan mereka. Ya Allah, menangkanlah Mujahidin atas musuh kami musuh agama dengan Rahmat-Mu, Wahai Yang Maha Pengasih”.

Beberapa peserta aksi yang wartawan temui seperti Bapak Karjono, Bapak Aziz dan Mas Rohim menyatakan bangga ikut aksi keprihatinan Palestina. Mereka berharap masyarakat yang lain ikut tergerak hatinya dan bisa terlibat dalam perjuangan membantu kemerdekaan bangsa Palestina. “Dana dan doa sudah luar biasa pak” pungkas mereka sambil mengibarkan bendera Palestina yang mereka pegang.

Adapun hasil dari pengumpulan dana aksi tadi langsung diumumkan oleh Arif Kurniawan, salah satu panitia. “Alhamdulillah perolehan galang dana sore tadi = 99,661 jt + 2 cincin mas + 1 gelang mas + 1 jam alba”. (Bambang Prayitno/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Sarinasution

    bagaimana menyalurkan dana jika israel ituu memblokade bantuan pada palestina?

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina