Home / Berita / Rilis Pers / Pernyataan Sikap KNRP Atas Agresi Militer Zionis Israel di Jalur Gaza

Pernyataan Sikap KNRP Atas Agresi Militer Zionis Israel di Jalur Gaza

Logo KNRP. (ist)
Logo KNRP. (ist)

dakwatuna.comSaat Ramadhan tiba,masyarakat dunia justru dikejutkan oleh agresi brutal militer Zionis Israel ke Jalur Gaza. Serangan demi serangan yang mereka lancarkan sejak 6 Juli 2014 yang lalu telah membombardir lebih dari 1.100 titik sasaran di Jalur Gaza, merenggut lebih dari 130 nyawa, melukai lebih dari 950 warga sipil Palestina. Sebagian besarnya adalah anak-anak dan kaum wanita. Serangan membabi buta Zionis Israel ini juga telah membumihanguskan rumah-rumah warga, kantor-kantor lembaga sosial dan panti disabilitas, merusak fasilitas-fasilitas umum dan merobohkan rumah-rumah ibadah.

Ini bukan kali pertama Zionis Israel melakukan pembantaian massal di kota yang telah 7 tahun lebih diblokade. Tahun 2008, 2009 dan 2012 mereka melakukan aksi serupa yang menyengsarakan rakyat Gaza. Bahkan beberapa pekan yang lalu, Israel menangkapi dan memenjarakan lebih  dari 900 warga Palestina di Tepi Barat, menggeledah ribuan rumah  dengan cara-cara tak manusiawi, mencederai ratusan warga Palestina yang memprotes kebiadaban para pemukim yahudi yang menculik,menyiksa, membunuh dan membakar remaja Palestina, Muhammad Abu Khudlair di kota Al-Quds. Zionis Israel pun tak henti-henti melakukan penodaan dan bertindak sewenang-wenang terhadap masjid suci Al-Aqsha.

Sebagai bagian dari warga dunia yang memiliki nurani dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, kami Komite Nasional untuk Rakyat Palestina dengan ini menyatakan:

  1. Bahwa yang dipraktekkan Zionis Israel dengan mengusir, menangkapi,menghancurkan,membantai, dan menyengsarakan rakyat sipil di Jalur Gaza dan wilayah-wilayah lainnya di Palestina adalah praktek genosida yang dilakukan dalam bentuk biological genocide (genosida biologis), culture genocide (genosida kultur-budaya), dan fiskal genocide(genosida fisik).
  2. Mendukung pemerintah Indonesia untuk terus mendorong negara-negara non blok agar bersatu dalam menghentikan pembantaian dan kejahatan Kemanusiaan yang dilakukan Zionis Israel di Jalur Gaza.
  3. Meminta pemerintah Indonesia untuk mendesak diadakannya sidang Istimewa PBB guna menghentikan agresi militer yang dilakukan Zionis Israel dan membawa persoalan ini ke Dewan Hak Asasi Manusia (Human Rights Council) di Jenewa untuk melakukan investigasi dan memberikan sanksi kepada Zionis Israel atas pembantaian dan genosida yang dilakukan di Jalur Gaza.
  4. Meminta pemerintah Indonesia agar secara proaktif membantu proses penyaluran bantuan masyarakat serta mempermudah misi delegasi Kemanusiaan Indonesia untuk masuk ke Jalur Gaza dalam rangka membawa langsung amanah bantuan rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina.
  5. Menyeru segenap partai politik, organisasi massa dan lembaga-lembaga sosial kemanusiaan di Indonesia untuk segera bergerak menggalang solidaritas dan bantuan untuk korban kejahatan kemanusiaan dan genosida di Jalur Gaza.
  6. Menyeru seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam untuk memberikan kontribusi terbaik bagi saudara-saudara kita di Jalur Gaza dalam bentuk doa, bantuan materiil dan non material untuk membantu meringankan beban penderitaan rakyat Palestina.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga Allah menurunkan pertolongan-Nya dan menguatkan langkah-langkah kita dalam membantu perjuangan rakyat Palestina.

Jakarta,13 Juli2014

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina

ttd,

Suripto, SH

Ketua Umum

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Logo PPMI Pakistan. (ppmipakistan.org)

Pernyataan Sikap PPMI Pakistan Terkait “Aksi Damai 212”

Organization