Home / Berita / Silaturahim / (Foto) Pesantren Ramadhan ala Muslim Indonesia di Perth, Australia Barat

(Foto) Pesantren Ramadhan ala Muslim Indonesia di Perth, Australia Barat

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.comTinggal jauh dari tanah air tentu membuat setiap muslim Indonesia akan kangen dengan suasana Ramadhan di tanah air. Suasana yang khas yang tidak akan ditemukan di manapun juga. Untuk menjaga suasana dan memotivasi ibadah di bulan Ramadhan tentu diperlukan cara tersendiri bila kita tinggal jauh dari tanah air.

Seperti yang dilakukan oleh saudara-saudari muslim kita yang tinggal di kota Perth, Australia Barat. Ramadhan di musim dingin (winter) tahun ini tidak menghalangi mereka untuk melaksanakan aneka macam kegiatan sebagai pesantren Ramadhan 1435 H. Berbagai macam kegiatan mereka laksanakan untuk menghidupkan suasana Ramadhan dan saling memotivasi satu sama lain untuk terus beribadah kepada Allah SWT. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan oleh ibu-ibu, bapak-bapak, dan anak-anak mereka.

Pesantren Ramadhan ala ibu-ibu dilaksanakan setiap hari dengan nama Kajian Muslimah (Ka-Mus). Ka-Mus dilaksanakan setiap hari senin sampai Jum’at selama bulan suci Ramadhan. Ka-Mus ibu-ibu muslimah di Perth ini membahas berbagai macam topik meliputi Al Quran, Hadits, Fiqih, Sirah shahabiyah, dan Tarbiyatul Aulad. Pemateri pada kegiatan Ka-Mus adalah Ustadz dan Ustadzah yang diundang langsung dari Indonesia seperti Ustadz Adin Nurhaidin, Lc., dan Ustadzah Dr. Faizah Ali.

Ramadhan tahun ini juga bersamaan dengan jadwal libur sekolah anak-anak sehingga ketika ibu-ibu mereka melaksanakan Ka-Mus, anak-anak dan remaja juga mempunyai kegiatan sendiri berupa kajian Islam dan permainan (games). Sedangkan bapak-bapak mengadakan kegiatan tersendiri di akhir pekan berupa Kajian Dhuha.

Selain itu, kegiatan buka puasa bersama (Buk-Ber) dan Tarawih Keliling (Tarling) yang diadakan setiap hari secara bergantian di berbagai tempat juga mampu menghidupkan suasana Ramadhan walaupun jauh dari tanah air. (dakwatuna/NH/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Muslimah yang tinggal di Australia

Lihat Juga

Demonstrasi menentang kemenangan Trump di Amerika. (aljazeera.net)

Demonstrasi Menentang Kemenangan Trump, Satu Warga Amerika Meninggal Dunia