Home / Berita / Nasional / Bersama RZ, Mari Ringankan Duka Palestina

Bersama RZ, Mari Ringankan Duka Palestina

Relawan RZ, Syauqi Mujahid Rabbani bersama warga Gaza.  (Titin Latifah/RZ)
Relawan RZ, Syauqi Mujahid Rabbani bersama warga Gaza. (Titin Latifah/RZ)

dakwatuna.com – Bandung.  Kamis, (10/7/14) adalah hari keempat sejak Israel secara resmi mengumumkan serangannya terhadap Jalur Gaza, Palestina. Selama itu pula, serangan yang diberi nama “Operasi Protective Edg” ini telah melakukan 751 kali gempuran udara.

Info yang didapat melalui twitter Komisi Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menyebutkan sebanyak 103 masjid dan rumah hancur, lebih dari 700 warga luka-luka serta 75 orang telah syahid.

Tidak seperti negara-negara lain di dunia yang relatif aman, Jalur Gaza memang tak pernah mengalami masa tenang. Zionis Israel terus menerus melancarkan ancaman dan gempurannya setiap saat.

Suasana mencekam masih meliputi Jalur Gaza hingga saat ini. Pesawat-pesawat Zionis menyerang lahan-lahan pertanian, rumah-rumah warga juga pos-pos perlawanan. Sebagian korban serangan Israel tersebut adalah perempuan dan anak-anak yang tak berdosa. Hal tersebut tentu menimbulkan reaksi dari berbagai pihak di belahan dunia. Bahkan dikabarkan dari Maan News, Dewan Keamanan PBB akan segera melaksanakan pertemuan darurat terkait dengan serangan Israel ke Palestina.

“Serangan Israel di bulan Ramadhan seperti ini merupakan kekejaman yang luar biasa. Sesama muslim itu bagai satu tubuh, sudah sepantasnya kita yang ada di Indonesia juga turut merasakan sakitnya. Karena itu RZ membuka rekening donasi untuk meringankan beban duka warga Palestina,” ungkap Nur Efendi, CEO RZ.

Efendi juga memaparkan, bahwa bukan kali ini saja RZ memberikan bantuan ke Palestina. Tahun 2011 silam, melalui salah satu relawannya Syauqi Mujahid Rabbani yang tergabung bersama beberapa NGO lain telah berhasil memasuki Gaza dan menyalurkan donasinya langsung kepada muslim di sana. Sehingga bantuan saat ini juga akan meneruskan program yang sudah berjalan sejak lama.

“Kondisi Gaza saat itu sangat memprihatinkan, bangunan hancur di mana-mana, mulai dari tempat ibadah sampai fasilitas umum seperti Rumah Sakit,” Syauqi menceritakan pengalamannya.

Sekarang bekerja sama dengan KNRP, Kedubes Palestina serta NGO internasional lain, RZ akan memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan serta bantuan ekonomi.

“Meski saat ini belum memungkinkan jika harus menembus Gaza, tapi kami akan terus menghimpun donasi untuk Gaza. Sebab duka Palestina adalah duka kita juga, mari kita bantu bersama,” pungkas Nur Efendi.  (titin/rz/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta