Home / Berita / Internasional / Asia / 145 Ribu ‘Janda’ Suriah Harus Penuhi Kebutuhan Keluarganya

145 Ribu ‘Janda’ Suriah Harus Penuhi Kebutuhan Keluarganya

Seorang pengungsi wanita Suriah menyelamatkan diri dari mesin pembunuh di negerinya (raialyoum.com)
Seorang pengungsi wanita Suriah menyelamatkan diri dari mesin pembunuh di negerinya (raialyoum.com)

dakwatuna.com – Amman. Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) memperingatkan adanya ribuan wanita Suriah yang saat ini sangat menderita karena harus mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarganya sendirian. Layaknya janda, mereka harus menjadi kepala keluarga setelah suami-suami mereka menjadi korban meninggal, ditawan, atau terpisah karena sebab mengungsi.

Dalam laporannya, Selasa (8/7/2014), ketua UNHCR, Antonio Guterres, menyatakan, “Lebih dari 145 ribu wanita pengungsi Suriah di Mesir, Libanon, Yordania, dan Irak, saat ini terpaksa harus mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarganya sendirian. Berarti saat ini satu di antara empat keluarga dipimpin oleh seorang wanita.”

Menurut Guterres, para wanita itu hidup dengan sangat menderita. Oleh karena itu diperlukan tambahan bantuan untuk para pengungsi Suriah ini. Saat ini UNHCR masih kekurangan US$ 200 juta (RP 2.5 trilyun) untuk bisa memberikan bantuan langsung kepada mereka hingga akhir tahun ini. Bantuan itu juga hanya diberikan kepada keluarga yang sudah sangat membutuhkan. (msa/dakwatuna/ raialyoum)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Bashar Al-Assad. (arabi21.com)

Assad Klaim Dirinya Masih Berkuasa Hingga 2021