Home / Berita / Daerah / Bantuan Rumah Untuk Rakyat Miskin

Bantuan Rumah Untuk Rakyat Miskin

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada pembukaan rakor bantuan teknis, sosialisasi, fasilitasi dan stimulasi perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin tahun 2014 pada Kamis (3/7) di Hotel Basko, Padang. (erwin fs)
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada pembukaan rakor bantuan teknis, sosialisasi, fasilitasi dan stimulasi perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin tahun 2014 pada Kamis (3/7) di Hotel Basko, Padang. (erwin fs)

dakwatuna.com – Sumbar.  Pembangunan rumah swadaya merupakan program pemerintah untuk membantu warga miskin agar memiliki rumah yang layak huni. Program ini menjadi salah satu program unggulan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), yang memang ditugaskan Presiden untuk menangani masalah perumahan.

Program ini pada dasarnya merupakan stimulan atau pendorong bagi warga miskin agar bisa memperbaiki rumahnya yang rusak, baik rusak ringan maupun rusak berat sehingga menjadi layak huni.

Dengan bantuan dan stimulan dari pemerintah, diharapkan masyarakat secara bersama-sama bisa turut membantu memperbaiki rumah warga miskin, baik dalam bentuk material bangunan, dana, tenaga dan lain sebagainya. Dengan kata lain, pembangunan rumah swadaya juga turut membangun budaya gotong royong di masyarakat agar kembali kuat.

Untuk Sumatera Barat Tahun 2014 memberikan bantuan perbaikan rumah kepada masyarakat miskin sebanyak 1.187 unit dengan dana dari APBD di sumbar sebesar Rp.10.39 M dan akan diberikan pada tiap rumah sebesar Rp. 7,5 juta. Untuk membantu pemerintah dalam mendata rumah-rumah yang dirasa perlu diberikankan bantuan akan dibantu oleh Tim PKK yang memilki data-data lengkap dilapangan, Dinas-Dinas terkait yang ada di Kab/ Kota di Sumbar serta tokoh masyarakat dan atau masyarakat itu sendiri.

“Kemiskinan itu memiliki bebrapa indikator, salah indikatornya adalah rumah, rumah itu terdiri dari atap, lantai, dinding, MCK dan air bersih/minum. Jika kelima hal tersebut sudah dapat ditangani dan diatasi permasalahannya maka tidak akan ada lagi masyarakat miskin, misalnya ada 1.000 disuatu daerah dan akan bantu 100 rumah, itu artinya akan mengurangi angka kemiskinan sebanyak 10 % didaerah tersebut, dan ini sangat efektif karena pemerintah tidak bekerja sendiri tapi dibantu oleh masyarakat juga” ujar Irwan Prayitno pada pembukaan rakor bantuan teknis, sosialisasi, fasilitasi dan stimulasi perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat miskin tahun 2014 pada Kamis (3/7) di Hotel Basko, Padang dengan peserta terdiri dari kepala dinas prasarana jalan dan tata permukiman se-sumbar dan Tim PKK se-sumbar dan juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Sumbar Ibu Nevi Irwan Prayitno dan Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Permukiman Prov. Sumbar Suprapto.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga berharap dengan adanya program seperti ini akan terus mengurangi angka kemiskinan di Sumbar, untuk tahun 2014 angka kemiskinan di Sumbar adalah sebesar 8,1 % dan setiap tahun angka kemiskinan ini terus menurun. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Rumah Impian