Home / Berita / Internasional / Afrika / Mantan Jaksa Agung Inggris Akui Ikhwanul Muslimin Organisasi yang Demokratis

Mantan Jaksa Agung Inggris Akui Ikhwanul Muslimin Organisasi yang Demokratis

Ken Macdonald (telegraph.co.id)
Ken Macdonald (telegraph.co.id)

dakwatuna.com – Inggris. Mantan Jaksa Agung Inggris, Ken Macdonald, menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin (IM) adalah organisasi yang demokratis, hanya saja (dalam kondisi yang tidak menguntungkan) karena menjadi korban kudeta militer di Mesir.

Sebagaimana diberitakan Memo Islam (2/7), dalam artikelnya yang dimuat dalam harian Inggris Telegraph, Macdonald menentang langkah PM David Cameron dan Pemerintah Inggris untuk menginvestigasi prinsip-prinsip gerakan IM dan menyebutnya sebagai langkah ‘konyol’ yang akan menciptakan bibit-bibit pelaku kekerasan yang baru.

Macdonald menegaskan bahwa investigasi terhadap kekuatan politik yang dipilih secara demokratis oleh rakyat Mesir menyampaikan pesan-pesan yang ‘blunder’ di tengah-tengah pemuda Islam.

Dia mengingatkan hal tersebut bisa menjadi kebijakan standar ganda seperti yang dimainkan AS dan sekutunya di Irak, yang kemudian menyebabkan konflik yang tidak berkesudahan di negara tersebut.

“Sewaktu langkah ini membidik orang-orang yang demokratis bahkan orang muslim, maka kamu harus memakai ‘pakaian anti peluru’ ketika berkampanye di Bradford dan kawasan timur London (kawasan mayoritas muslim di Inggris) tentang nilai-nilai demokrasi yang kamu usung,” kritik Macdonald terhadap Cameron.

Macdonald mengakhiri tulisannya bahwa sepanjang sejarahnya IM menyerukan perubahan yang damai di kawasan Timur Tengah, dan akhirnya memenangkan kesempatan untuk memimpin secara demokratis.

“Seharusnya kita ikut mendukung apa yang telah dipilih rakyat Mesir secara terbuka dan demokratis melalui kotak suara,” tegasnya.

Ken Macdonald adalah Director of Public Prosecution of England and Wales periode 2003-2008. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

turki terluka

Turki (Kembali) Dilukai