Home / Berita / Nasional / Jokowi Bicara Berantas Premanisme, Massa PDIP Segel Kantor TV One

Jokowi Bicara Berantas Premanisme, Massa PDIP Segel Kantor TV One

Seorang anggota kepolisian mengecek kerusakan yang terjadi di kantor TV One Biro Yogyakarta, Rabu (2/7) malam (antara/republika)
Seorang anggota kepolisian mengecek kerusakan yang terjadi di kantor TV One Biro Yogyakarta, Rabu (2/7) malam (antara/republika)

dakwatuna.com – Bandung. Capres Jokowi memiliki gagasan dalam menghilangkan tindak premanisme di Indonesia, yakni dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kalau semua kerja nggak ada preman, nggak ada kriminal. Kalau semua kerja, pulang kerja ya capek semua, nggak ada begitu-begitu (premanisme). Sekarang begini karena ada orang-orang yang tidak punya kerjaan,” kata Jokowi saat menghadiri silahturahim dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Jawa Barat, di Bandung Convention Center, Rabu (2/7) malam WIB, sebagaimana diberitakan Republika (3/7).

Capres PDIP tersebut mengatakan, salah satu cara menciptakan peluang lapangan kerja yang luas dapat dimulai dari pembangunan jaringan listrik yang menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

“Kalau listrik dibenahi, industri akan berkembang pesat sekali. Tentunya juga kita bangun pelabuhan, jalan, rel kereta ganda, serta mengatasi masalah perizinan sehingga semua orang senang berinvestasi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Jokowi.

Dia mengatakan seluruh rencana itu bisa dibiayai melalui APBN dan investasi pihak swasta. Dengan perizinan yang mudah, pihak swasta menurut dia, akan bersedia berinvestasi. “Makanya nanti bapak-ibu kalau punya duit jangan disimpan di bantal, tapi investasi,” seloroh dia.

Sementara itu, tidak berselang lama setelah pidato Jokowi, massa PDIP melakukan aksi demo di depan kantor redaksi TV One di Pulogadung, Jakarta Timur, dan menyegel kantor TV One Biro Yogyakarta.

Salah seorang dari massa PDI Perjuangan, Foki Ardiyanto, di Yogyakarta, Kamis, mengatakan kekesalan massa memuncak setelah melihat tayangan berita di TV One yang menyebutkan kader PDI Perjuangan adalah anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Atas pemberitaan tersebut, massa PDI Perjuangan menginginkan ada klarifikasi dari TV One serta meminta maaf kepada seluruh kader PDI Perjuangan,” kata Foki.

Selain penyegelan, massa tersebut juga melakukan aksi vandalisme atau mencorat-coret bangunan kantor TV One dengan tulisan berisi kekesalan. Tulisan corat-coret itu antara lain “Kader PDIP bukan PKI”.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari sejumlah anggota Polri serta TNI. Aksi massa itu tidak sampai anarkis, dan kantor TV One Biro DIY dalam keadaan sepi, tidak ada penghuninya. (republika/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 7,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.
  • Ibnu Kencana

    Tidak menyelesaikan masa jabatan kok ITU SAJA yg di ributin?

    Yg mengkhianati SUMPAH prajurit bagaimana? Kok gak diributin.
    Yg menculik dan membunuh aktifis 98 (sebagian besar umat islam juga), bagaimana? kok gak diributin.
    “MEMBUNUH SATU ORANG TAK BERDOSA SAMA SEPERTI MEMBUNUH SELURUH UMAT MANUSIA”

    • Mutaqin Bin Bachrodin

      emg yg bunuh aktifis siapa? bisa buktikan? dosa ghibah adalah 53x dosa zina ente tw ga hal itu?

      • Ibnu Kencana

        emang prabowo dipecat dari TNI karena apa sih?

        Karena terlalu berprestasi?
        Mikir.
        gitu aja nanya..

        • Eagle Lubis

          IBNU Kencana, seharus nya kamu yang mikir, kenapa probowo di pecat, jangan suruh orang pikir, kalau pikiran mu picik, kamu akan melihat suatu masalah dari sebelah sisi, kalau pikiran mu bijak kamu akan melihat masalah dari ke duabelah sisi, itulah kenapa kami memilih dan membela probowo.

          • Ibnu Kencana

            silakan tutup mata hati dan pilih prabowo.
            tapi surat keputusan DKP sudah jelas dan terang benderang. mau bicara apa lagi?

        • Achmad Khambali

          lihat pic anda dgn peci putih trnya ane salah sangka ternyata pola pikir ente bertolak belakang dgn kesan aente di pic….. jgn menyebar luaskan fitnah klo ngk punya bukti yg kuat mas bro

        • Mutaqin Bin Bachrodin

          selamat karena anda yg tidak tahu fakta dan SOK TAHU fakta…kl anda tahu apa itu ghibah segeralah bertobat..malu ente sama agama ente. dosanya sungguh besar.. wallahualam..

        • Mutaqin Bin Bachrodin

          1x zina dosanya seperti membunuh 1 orang, ghibah dosanya 53x dosa zina.. skrg MIKIR

    • Restya puspa pertiwi

      hmm .. maaf , menurut Anda bagaimana dengan Dosa orang yang mengkhianati Sumpah AL-Quran ??

      • Ibnu Kencana

        Sumpah mana yang dilanggar?

        “Demi Allah saya bersumpah/saya berjanji. Akan memenuhi kewajiban saya, sebagai Gubernur/Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya, dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa. Semoga Tuhan menolong saya.”

        Ada kata-kata “harus sampai selesai masa jabatan”?
        Ada kata-kata “tidak akan mengundurkan diri”?

        • Eagle Lubis

          Ibnu kencana, berapa lama jabatan yang di emban seorang Gubernur, dan kamu lihat dulu youtube nya apa yang dia ucapkan selama menolak pencalonan dirinya menjadi peresiden.

          • Ibnu Kencana

            Kepala daerah yg meninggalkan jabatan utk mengabdi ke jenjang lebih tinggi itu banyak.

            – Alex Nurdin (gubernur Sumsel) pernah ikut pilkada DKI.
            – Gamawan Fauzi meninggalkan jabatan gubernur Sumbar utk jadi Mendagri.

            Tapi karena mereka bukan Jokowi, gak pernah ada yang ribut kan?
            Berarti kesalahan Jokowi dicari-cari HE HE.

    • Jancox13

      Nama islami tapi pola pikir tidak mencerminkan islam.
      Saya akan malu jika jadi anda

      • Ibnu Kencana

        anda harus biasakan tidak menilai orang dari kulitnya (nama, penampilan, propic).

        tanya diri sendiri, kenapa prabowo dipecat dari TNI?
        Krn memerintahkan pasukan melakukan penculikan dan pembunuhan aktifis atas inisiatif sendiri.

        Ini bukan kata saya, tapi kata DKP dan komnas HAM.

        • Jancox13

          Berarti anda bukan muslim toh..
          pantas lah jika berpikir seperti itu…

          Ga pernah lihat TV berita ya ?
          Kan sudah jelas diperlihatkan bukti-bukti suratnya jika Prabowo tidak bersalah. Kalo anda tidak percaya datangi saja Mahkamah Agung, KPU, dan badan-badan hukum terkait. Jangan hanya menuduh tanpa bukti. Fitnah itu namanya

          Dan sudah udah jelas itu hanya kampanye hitam. Kalo pelaku mana mungkin di dukung korban ?
          Kalo tersangka mengapa dulu di ajak Megawati jadi wakil presiden ?
          Kalo bersalah kenapa lolos Uji KPU 3x berturut-turut ?

          • Ibnu Kencana

            Surat keputusan DKP sudah beredar luas.

            Prabowo sendiri di beberapa kesempatan mengakui hal ini, tapi berdalih “disuruh atasan” = tidak tegas dan pengecut.

            Panglima TNI waktu itu (WIRANTO) sudah memberikan klarifikasi bahwa penculikan itu inisiatif Prabowo sendiri. Prabowo hanya diam sampai saat ini.

            YANG TERPENTING: Dari 13 aktifis yg masih hilang sampai sekarang, sebagian besar adalah muslim. Mikir sampai situ gak?

          • Jancox13

            Anda tidak menjawab pertanyaan saya ?
            Karena memang anda mengarang bebas.

            Anda ga baca surat penting yg dibawa elza syarief ya ?
            disitu tertulis tegas kalo Prabowo tidak terlibat sama sekali dengan kasus tersebut dan di nyatakan oleh Wiranto .

            Jadi jelas Wiranto yg plin plan dan pengecut. Jangan jadi korban media sekuler bung.

            Hidup anda akan terombang-ambing dalam kesesatan. Kalo maun informasi yg jelas datangi langsung baca surat yg asli dari badan hukum atau instansi terkait. Jangan cuma denger di media yg katanya dan katanya.

          • Ibnu Kencana

            sumber informasi jangan elza syarief, memang dia siapa? pengacara para koruptor!

            kalau mau cari sumber status hukum Prabowo ya dari komnas HAM, lembaga negara yang resmi dibiayai oleh APBN utk menyelidiki kasus-kasus pelanggaranan HAM.
            Baca laporan resminya berjudul: RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL PENYELIDIKAN TIM AD HOC PENYELIDIKAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA YANG BERAT PERISTIWA PENGHILANGAN ORANG SECARA PAKSA PERIODE 1997 – 1998. Nama prabowo disebut disitu, dan komnas HAM telah SECARA RESMI meminta jaksa agung untuk menyidangkan kasus ini.

            Kertas yg dibawa2 Elza syarief jadi patokan, ada-ada aja…

            Kertas bungkus nasi tuh.

        • Eagle Lubis

          kalau itu bukan kata anda kenapa anda ikut campur dalam urusan itu, media tugasnya hanya memberitakan, kenapa anda yang sewot.

          • Ibnu Kencana

            Saya tidak sewot hanya konsisten menjalankan ajaran Islam.

            Kalo mau memilih pemimpin, pilih yg kualitas Islam dan akhlak yang bagus.

            Jangan cuma jago ngaku2 muslim (sekali tiap 5 tahun) dan retorika.

            Sayangnya banyak umat yg masih bodoh dan mau ditipu.

    • Eagle Lubis

      Probowo tidak pernah menghianati sumpah prajurit, masalah 1998 itu tidak ada kaitannya denga Bapak Probowo, di hanya korban cucitangan para jenral. dan saya yakin bahwa dibalik kerusuhan 1998 itu ada GPK yang sampai sekarang mereka akan terus berusaha merebut NKRI dan menghakimi Para yang berkaitan dengan Orde baru, Karena musuh bebuyutan GPK itu orang-orang ordebaru, yang mana ordebaru telah menghakimi mereka sampai anak-cucu mereka, keturunan mereka tidak di bolehkan menjadi pegawai pemerintahan, dan tidak di bolehkan menjadi TNI. semoga anda bisa memaklumi, jika anda adalah bahagian dari mereka, maka anda pasti berkomentar anarkis.

      • Ibnu Kencana

        di surat keputusan DKP jelas disebut “Prabowo melanggar Sumpah Prajurit dan Sapta Marga..” mau bicara apa lagi?

  • Wl Man

    SALING MEMBURUK2KAN,,,BAGAIMANA KALAU LAWAN MU YG MENANG APAKAH KAMU AKAN HILANG RASA PERSAUDARAAN ,,, INGAT INI SEBUAH KOMPOTISI,,,SIAPAPUN PRESIDEN NYA KITA HARUS BISA BERSATU MEMBAWA INDONESIA KE JALAN YG LEBIH BAIK

    • Eagle Lubis

      ini bukan memburukkan, tapi ini berita untuk menentukan pilihan, agar ummat tidak salah pilih, kami tidak mengajak anda berpihak pada salah satu capres dan juga tidak melarang anda untuk berpihak pada salah satu capres,

  • Bisma Aji Manggala

    Maaf sebelumnya disini saya belum punya hak pilih tapi di sini saya mau tanya ke Bapak2 sama Ibu2 disini ya sebagai bimbingan buat anak2, tolong dijawab dengan kepala dingin!
    “Bagaimana cara membedakan orang partai satu dengan partai yg lain? bajunya? kata-katanya? Apa yang ditulis?”

    • Eagle Lubis

      kamu gak usah membeda-bedakan, ikuti aja anjuran nabi, bahwa para ambiya dan ulama lah yang akan meneruskan ajarannya, maka ikutilah mereka

      • Ibnu Kencana

        BAgaimana kalau faktanya ulama juga terbelah, mendukung kedua calon presiden tapi salah satu pihak mengaku2 “kamilah yg didukung SELURUH ulama!!” ?

Lihat Juga

Bubarkan Metro TV, TV One dan Tempo