Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Diskon 100% untuk Umat Islam

Diskon 100% untuk Umat Islam

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (amoudy.com)
Ilustrasi. (amoudy.com)

dakwatuna.com Malioboro sebagai pusat perbelajaan di kota Yogyakarta. Salah satu mall terbesar di sana memberikan diskon sebesar  90%. Semua orang berbondong-bondong menuju tersebut untuk mendapatkan barang dengan diskon 90%. Apakah orang yang tetap berada di rumah akan mendapatkan diskon tersebut? Ataukah hanya orang yang menghampiri mall tersebut dan masuk ke dalamnya yang akan mendapatkan diskon sebesar itu?

Ilustrasi singkat yang dikaitkan dengan bulan suci Ramadhan. Pada bulan Ramadhan, Allah telah memberikan diskon 100% untuk umat Islam dengan limpahan pahala yang tak terkira. Bagaimanakah reaksi kita sebagai umat Islam ketika mengetahui ini? Apakah hanya berdiam diri? Ataukah bergegas mengerjakan ibadah-ibadah yang telah dianjurkan di bulan Ramadhan?

Seperti halnya, mall yang memberikan diskon besar-besar, tentu orang-orang akan ramai mengunjungi mall tersebut untuk mendapatkan diskon. Mengapa pada saat bulan Ramadhan tiba dengan limpahan pahala berupa diskon 100% langsung dari Allah disia-siakan?

Diskon besar dengan beraromakan dunia, kita akan cepat-cepat menghampiri. ini bukan lagi beraromakan dunia tetapi beraromakan akhirat yang balasannya ada surga-Nya. Mengapa kita tak mau menghampiri-Nya?

Ramadhan adalah salah satu sarana bagi umat Islam untuk semakin menghampiri-Nya dengan melakukan serangkaian ibadah di bulan Ramadhan. Dari sejak sahur, shalat subuh, mendengarkan kuliah subuh, tilawah, mendirikan shalat berjamaah, berbuka puasa, bersedekah, shalat tarawih dan sebagainya.

Dengan pahala yang berlimpah itu tak cukupkah membuat diri kita berlama-lama mendekati-Nya?

Mungkin hati kita sudah terkunci. Jika semua itu tak cukup membuat diri ini mendekati-Nya. Padahal, pahala yang berlimpah Dia curahkan kepada umat Islam yang senantiasa mendekatkan dirinya dengan berbagai amal ibadah dan kebaikan sebagai wujud taqwa dan mengharapkan keridhaan-Nya.

Diskon 100%, mengapa tak kita ambil peluang emas ini yang sangat jarang ditemui. Itulah Ramadhan. Bulan nan penuh limpahan rahmat, kasih sayang, cinta dan pahala dari-Nya. Akankah kita sia-siakan begitu saja?

Bulan yang setiap kebaikan akan berlipat ganda balasannya dan pahala yang diberikan. Sungguh, malu diri ini jika tak mampu menghiasi hari-hari di bulan Ramadhan dengan berbagai aktivitas ibadah dan kebaikan yang bernilai besar jika dibandingkan dengan ibadah dan kebaikan yang dilakukan di luar bulan Ramadhan.

Bulan yang sangat diharap-harapkan kedatangannya bak diskon besar yang sangat dinanti-nantikan agar bisa mendapatkan barang yang diinginkan. Pada bulan ini Allah curahkan 100% kebaikan, kasih sayang, rahmat, ampunan, pahala bahkan tak terhingga bagi orang-orang yang mengisi bulan ini dengan berbagai ibadah dan kebaikan.

Bayangkan, 100% dicurahkan semuanya. Mengapa kita hanya berdiam diri saja? Mulailah bergerak dari sekarang sebab waktu yang berlalu tidak akan pernah kembali walaupun hanya sedetik saja.

Sungguh beruntung bagi kita yang menemui kembali bulan Ramadhan pada tahun ini. Tak semua orang mampu menemuinya. Kita pun tak tahu apakah bulan Ramadhan tahun depan akan menyapa kembali?

Hanya segelintir orang-orang yang merugi yang menyia-nyiakan kehadiran bulan Ramadhan. Bulan ditaburkannya 100% diskon langsung dari Allah dan lipatan pahala yang tak terhingga hitungannya.

Bukanlah selama sebelas bulan diri ini sering lupa bahkan jauh dari-Nya? Inilah momentum yang indah untuk bersama-sama memperbaiki diri dalam sebuah perubahan menuju kebaikan yang hakiki yakni kebaikan yang berlandaskan mengharap keridhaan Ilahi.

Begitu banyak rahasia-rahasia yang ada di bulan Ramadhan yang tak mampu diketahui oleh manusia. Bulan yang sangat mulia yang di dalamnya terdapat limpahan kemuliaan pula bagi yang menghampirinya. Namun, bulan ini hanya terjadi satu kali dalam dua belas bulan.  Kita akan berjumpa kembali satu tahun kemudian jika diperkenankan menghirup nafas hingga Ramadhan selanjutnya.

Diskon 100% hanya diberikan pada saat bulan Ramadhan. Di luar bulan Ramadhan, pahala, rahmat, kasih sayang, cinta, ampunan tetap diberikan tapi tidak dengan diskon 100%, hanya di bulan mulia inilah khusus dipersembahkan untuk umat Islam diskon 100% semuanya dari Sang Khaliq.

Seandainya diskon 100% ini terjadi di mall Malioboro maka tentu orang-orang akan berebutan untuk mendapatkannya sebab dibagikan secara gratis dan cuma-cuma. Kini, bukan barang-barang dunia yang dibagikan cuma-cuma tapi semuanya untuk dunia dan akhirat dibagikan kepada umat Islam asalkan mereka mendekati Sang Pemberi.

Mumpung masih di awal Ramadhan, kita maksimalkan meraup diskon yang telah dilimpahkan. Dengan cara memaksimalkan diri dalam beribadah dan melakukan kebaikan lainnya di bulan nan mulia ini.

Semakin awal kita meraup diskon tersebut semakin berlimpah pula hasil yang akan diperoleh dengan tetap istiqamah menjalankan segala ibadah dan kebaikan di bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kelak.

Diskon ini hanya berlaku bagi orang-orang yang sadar akan keberadaan bulan nan penuh pahala dan mereka pun turut menghiasi hari-harinya dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Ilahi. Bagaimana dia akan menghiasi hari-hari dengan ibadah dan kebaikan, jika dirinya tak menyadari keberadaan bulan nan indah ini?

Mari kita azzamkan bersama-sama untuk menjalankan segala aktivitas dan ibadah di bulan Ramadhan ini hanya semata-mata mengharapkan keridhaan-Nya.  Semoga kita pun diberikan keistiqamahan dalam menjalankan serangkaian ibadah tersebut dari awal hingga akhir tanpa harus terputus sehari pun.

Marhaban Ya Ramadhan. Marhaban Syahru Shiyam.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Aulia Rahim
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. Disela-sela menuntut ilmu sebagai mahasiswa diberikan amanah oleh dekanat menjadi reporter Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan.

Lihat Juga

PKS Ucapkan Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh