Home / Berita / Daerah / Jaringan Mahasiswa Kaltim Percayakan Mandat Ke Prabowo-Hatta

Jaringan Mahasiswa Kaltim Percayakan Mandat Ke Prabowo-Hatta

Jaringan Mahasiswa Kaltim saat memberikan mandat kepercayaan kepada Prabowo-Hatta, Selasa 1/7/14.  (Izzul/jarma kaltim)
Jaringan Mahasiswa Kaltim saat memberikan mandat kepercayaan kepada Prabowo-Hatta, Selasa 1/7/14. (Izzul/jarma kaltim)

dakwatuna.com – Samarinda. Dukungan untuk Prabowo-Hatta dari mahasiswa kembali bertambah. Giliran jaringan mahasiswa di Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan mandat kepercayaan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia tersebut. Mandat kepercayaan ke Prabowo-Hatta mereka sampaikan dalam aksi simpatik di depan Taman Makam Pahlawan, Jalan Pahlawan, Samarinda, Selasa (01/07/14).

Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Kalimantan Timur (Jarma Kaltim) tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim. Nampak di antara para peserta aksi pentolan tokoh aktivis pergerakan mahasiswa Kaltim dari Unmul, STAIN, STIKES Muhammadiyah, STMIK Wicida, Polnes Samarinda, IKIP PGRI, Uniba Balikpapan, Unikarta Tenggarong, dan beberapa sekolah tinggi lainnya.

Menurut Koordinator Jarma Kaltim, Izzul Islami, perhelatan pesta Pemilihan Umum Presiden-Wakil Presiden (pilpres) Indonesia yang baru telah menyedot perhatian dari seluruh elemen masyarakat bangsa ini tak terkecuali mahasiswa Kaltim sebagai  elemen pemuda merasa terpanggil turut berpartisipasi dalam proses perhelatan pilpres ini. “Partisipasi kami untuk mensukseskan agenda pilpres ini adalah bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara kita ini,” ucap Izzul.

Diketahui bersama, pilpres 2014-2019 diikuti dua pasang calon pemimpin yang diyakini memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah bangsa dan negara. Namun pada akhirnya hanya ada satu pasang pilihan yang akan terpilih. Melihat kondisi kekinian bangsa Indonesia pada umumnya dan daerah Kaltim pada khususnya, Jarma Kaltim meyakini penting untuk menilai setiap pasangan calon kandidat.

“Kami pelajari mulai dari track-recordnya, membedah visi-misinya, mengkaji rencana program kerjanya, menggali informasi tentang mereka lalu memutuskan menjatuhkan pilihan. Karena diam, kami yakini, bukanlah solusi terbaik untuk daerah dan bangsa kita hari ini,” jelas Izzul.

Izzul menambahkan, kebutuhan mendesak daerah Kaltim hari ini adalah penyelamatan lingkungan hidup dan pengelolaan limpahan SDA untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat Kaltim. Kondisi itulah yang mendorong mahasiswa Kaltim memilih untuk memberikan kepercayaan kepada pasangan yang menurut mereka mampu memenuhi harapan tersebut.

“Sejak awal deklarasi kedua pasang calon, kami mengikuti betul perhatian yang diberikan keduanya kepada Kaltim. Hingga hari ini, pasangan yang tegas nyatakan ikrar selamatkan lingkungan hidup Kaltim, nasionalisasi Blok Mahakam, komitmen pemanfaatan batu bara dan SDA alam lain untuk  kemakmuran rakyat Kaltim khususnya dan Indonesia pada umumnya, adalah pasangan Prabowo-Hatta,” ungkap Izzul.

Salah satu agenda reformasi yang jadi perhatian utama Prabowo-Hatta yang sering disampaikan dalam berbagai kesempatan adalah tekad penyelamatan lingkungan hidup dan komitmen pembangunan kedaulatan SDA Indonesia. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan utama Jarma Kaltim percaya kepada Prabowo-Hatta. Tekad mulia Prabowo-Hatta itu pula menurut Jarma Kaltim membuat pasangan nomor urut 1 tersebut mendapat kepercayaan yang semakin banyak dari berbagai kalangan. Dukungan telah mengalir dari pemuka agama, para guru bangsa, tokoh pemuda, kalangan swasta, buruh, petani,  dan lain-lain.

“Dengan ini kami Jaringan Mahasiswa Kalimantan Timur memberikan kepercayaan dan mandat kepada pasangan Prabowo-Hatta untuk menyelamatkan lingkungan hidup dan membangun kedaulatan SDA Indonesia,” ucap Izzul dalam orasinya.

Jarma Kaltim juga menyerukan kepada seluruh mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Kaltim untuk turut memberikan kepercayaan kepada Prabowo-Hatta memimpin Indonesia.

“Apabila di kemudian hari, Prabowo-Hatta mengkhianati kepercayaan ini, kami terdepan bergabung bersama barisan lain bisa menarik kembali kepercayaan dan mandat yang telah kami berikan. Merdeka!!” tegas Izzul.

Surahman Al Malik, mantan Presiden Mahasiswa BEM Universitas Mulawarman, ditemui di lokasi aksi menambahkan agar seluruh elemen gerakan mahasiswa tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar kondisi daerah tetap kondusif. “Di sana nyatakan dukungan ke A, di sini nyatakan dukungan ke B. Ini adalah pilihan. Harapannya kawan-kawan mahasiswa yang berbeda dukungan tetap saling menghormati. Arah dukungan yang ditempuh memang berbeda tapi tetap satu tujuan yang sama untuk Indonesia kita tercinta,” pesannya.

Anggota Tim Penggalangan Dukungan Pemuda Prabowo-Hatta Teritorial Kalimantan, Bambang Prayitno, yang juga mantan Ketua PP KAMMI territorial Kalimantan, dihubungi terpisah menyampaikan kebahagiaannya. “Kita di tim pemenangan semakin bersemangat dengan tambahan dukungan rekan mahasiswa dari Kaltim. Kami akan sampaikan langsung mandat ini kepada bapak Prabowo-Hatta,” ucap Bambang.

Aksi ratusan mahasiswa ini berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Berbagai spanduk tuntutan kepada presiden terpilih mereka bentangkan. Para tokoh mahasiswa bergantian menyampaikan orasi sikap politiknya. Beberapa peserta aksi juga membagikan selebaran sikap Jarma Kaltim ke pengguna jalan yang melintas.

Untuk diketahui, deklarasi dukungan gerakan mahasiswa Indonesia untuk Prabowo-Hatta semakin gencar. Dimulai dari Aceh di Sumatera, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan kota lain di Jawa, Samarinda, Balikpapan, dan kota lain di Kalimantan, serta beberapa gerakan mahasiswa di Sulawesi mulai menyatakan dukungan ke Prabowo-Hatta.  (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (Ria Amani)

Jihad Mahasiswa di Era Modern

Organization