Home / Berita / Nasional / Tulis Surat Terbuka ke Jokowi, Putri Amien Rais Dicaci Maki Pendukung Jokowi

Tulis Surat Terbuka ke Jokowi, Putri Amien Rais Dicaci Maki Pendukung Jokowi

Putri Amien Rais, Tasniem Fauzia (facebook.com/republika.co.id)
Putri Amien Rais, Tasniem Fauzia (facebook.com/republika.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Putri mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais, Tasniem Fauzia, membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Jokowi. Dia menuliskannya dalam sebuah catatan di akun Facebook pribadinya, Tasniem Fauzia, sebagaimana diberitakan Republika (27/6/2014).

Dalam artikel yang ditulisnya dari Kota Nijmegen, Belanda itu, Tasniem mempertanyakan mengapa Jokowi yang dihormatinya begitu dipuja-puja Amerika Serikat. Tiba-tiba saja, kata dia, Jokowi dimuat di majalah Fortune. Karena itu, ia mempertanyakan, bagaimana nantinya Jokowi bisa duduk berdiplomasi dengan petinggi negeri Paman Sam itu.

Nyatanya, tulisan putri keempat Amien itu mendapat banyak komen negatif dari para pendukung Jokowi. Hal itu terlihat dari foto profil pemberi komentar yang rata-rata bergambar angka 2 dengan warna merah di sebelahnya.

Bahkan, tidak sedikit yang mencaci-maki ayah Tasniem gara-gara ia menulis surat kepada capres yang diusung PDI Perjuangan itu. Hingga kini, sedikitnya lebih 500 komentar dan 900 akun pertemanan yang menyukai artikel tersebut.

Berikut isi surat terbuka Tasniem:

Jika anda, siapa saja yang membaca ini kenal dengan Bapak Jokowi, Mohon sampaikan surat ini kepada beliau.

Suratku untuk Yang Terhormat Bapak Jokowi,

Yang saya hormati Bapak Jokowi calon presiden Indonesia,

Dear Pak Jokowi, ini adalah surat dari salah satu anak bangsa Indonesia, yang ingin menyatakan beberapa hal kepada Bapak, semoga ketika Bapak membaca surat ini, Bapak sedang sendiri, dan bisa menggunakan surat ini untuk perenungan Bapak secara pribadi.

Yang terhormat bapak Jokowi, ketika anda mengucapkan sumpah di bawah Al-Quran untuk menjadi gubernur DKI Jakarta, apakah anda masih ingat itu Pak? Mengapa bapak seolah-olah lupa dengan janji bapak kepada masyarakat dan juga janji bapak kepada Tuhan YME untuk melaksanakan tugas bapak hingga Jakarta beres? Saya hanya berharap Bapak masih ingat janji dan sumpah itu. Sebuah sumpah dan janji bukankah harus ditepati Pak…

Yang terhormat bapak Jokowi, apakah menurut Bapak, menurut hati nurani Bapak yang paling terdalam, Bapak mampu memimpin 250juta manusia dan rakyat Indonesia? Sedangkan tanggung jawab di Jakarta saja belum terpenuhi, Bapak malah mau mencoba mengemban tanggung jawab yang lebih berat lagi? ِِِApakah anda yakin MAMPU mengemban amanat 250 juta rakyat Indonesia yang kebanyakan masih kelaparan ini Bapak?

Saya mohon Bapak bisa menggunakan hati nurani Bapak, pikiran jernih Bapak, bertanya kepada diri sendiri, “Apakah saya mampu? Apakah saya punya kapabilitas untuk menjadi pemimpin dari tugas dan amanah yang tidak main-main ini?”

Yang terhormat Bapak Jokowi, saya mohon anda mau menanyakan kepada batin bersih dan batin suci Bapak, untuk bertanya kepada diri sendiri, apakah jika nanti anda terpilih menjadi presiden, tidak akan ada lagi pengaruh dari Ibu Megawati di mana Bapak punya keterikatan yang sangat besar dengan beliau, bahkan kita semua tahu ketika beliau menyuruh anda menjadi capres, anda pun harus nurut kepada Ibu Megawati, dan melanggar sumpah Bapak ketika menjadi Gubernur Jakarta?

Bapak, mohon tanyakan kepada sanubari Bapak yang terdalam, dari mana anda dan team Anda akan mendapatkan dana yang begitu besar untuk melakukan program-program yang nanti akan Anda implementasikan jika menjadi presiden, semua program yang Bapak sebutkan ketika debat beberapa waktu silam, seperti pembelian drone, program kesehatan, pendidikan, dan lainnya itu semua, butuh dana, dan dari mana asalnya selain dari menaikkan pajak Pak?

Kalau dari Pak Prabowo sudah sangat jelas, akan diamankannya kekayaan alam bangsa Indonesia yang bocor yang nilainya ribuan triliun itu pertahunnya untuk dijadikan modal program-program kebaikan pendidikan dan kesehatan. Kalau dari Bapak, dari mana Pak dananya? Sedangkan sekarang APBN kita sudah dalam kondisi defisit?

Pak Jokowi, mohon Anda tanyakan ke lubuk hati Anda yang paling terdalam pertanyaan ini, “Apakah saya bisa berjanji kepada diri saya sendiri dan Tuhan YME untuk membela NKRI dari penjajahan asing dalam bentuk penguasaan kekayaan alam kita, sumber daya minyak, gas, tembaga, emas,semua tambang mineral kita, kekayaan darat, laut, udara Indonesia?” dan “Apakah saya sanggup dan punya keberanian untuk melakukan renegosiasi dengan pihak asing yang mengklaim pulau-pulau Indonesia sebagai daerah wilayah mereka?Apakah saya yakin saya punya kemampuan untuk memimpin dan mempertahankan keutuhan bangsa kita ini?”

Bapak Jokowi yang saya hormati, anda begitu disanjung-sanjung oleh Amerika, Anda dimasukkan di majalah Fortune misalnya, dan kita tahu kebanyakan penguasa kekayaan alam di Indonesia ini adalah negara Amerika yang selalu memuji-muji anda. Apakah jika nanti Anda harus duduk berdiplomasi dengan negara amerika atau negara adidaya mana pun yang telah menguasai hajat hidup kami orang banyak ini, anda bisa LEBIH mengutamakan kepentingan kami sebagai rakyat Indonesia?

Pak Jokowi, ada satu hal yang Amerika lupa, Founding Father kita pernah berpesan kepada kita semua bangsa Indonesia: “Ingatlah…ingatlah…ingat pesanku lagi: Jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, atau dicacimaki asing, karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuja-puja asing, karna ia akan memperdayaimu”

Bapak Jokowi yang terhormat, ada satu pertanyaan yang sangat mengganjal batin kami, dalam karir Pak Jokowi beberapa tahun terakhir ini, Bapak sering blusukan ke tempat-tempat, dan sering diikuti dan diliput oleh wartawan. Pak Jokowi juga sempat masuk got dalam suatu acara, dan di situ banyak sekali wartawan meliput.

Yang ingin saya tanyakan Pak, dan ini mohon di jawab dengan hati nurani saja, apakah tidak terbersit sama sekali, Bapak kemana-mana, sering ada wartawan yang meliput termasuk ketika masuk got ini, apakah ini ikhlas seutuhnya, atau karna di situ ada media supaya bisa jadi bahan cerita Pak? Bukankah akan lebih terpuji Pak jika blusukan-blusukan itu tidak perlu diliput dan disiarkan di semua media massa?

Bapak Jokowi yang saya hormati, kemarin di debat terakhir tentang pertahanan bangsa, Bapak bilang, “Akan kita bikin rame kalo ada yang mau ngeklaim wilayah kita jadi wilayah mereka”, dengan bapak bilang seperti ini, mohon tanyakan kepada hati bapak : “Apakah saya sanggup untuk mengorbankan jiwa dan raga saya sendiri untuk tumpah darah Indonesia seperti yang telah Pak Prabowo lakukan berkali-kali dalam jejak hidupnya?”

Bapak Jokowi, semoga bapak mau merenungkan pertanyaan-pertanyaan, semoga Anda berkenan menjawab surat ini dengan hati nurani Bapak. Surat ini tidak perlu dibalas, surat ini hanya untuk perenungan pribadi Anda sebagai bangsa Indonesia yang tentunya ingin Indonesia ini menjadi negara yang bermartabat, berdaulat, adil, makmur, dan rakyatnya tidak terjajah lagi oleh bangsa asing. Sekali lagi, tanyakan kepada diri sendiri “Apakah saya mampu?”

Surat tulus dari anak bangsa Indonesia,
Nijmegen,
26 Juni 2014
Tasniem Fauzia

(facebook/republika/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (389 votes, average: 9,14 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.
  • Generasi Sukses Mandiri

    Ulasan cerdas dan mrncerdaskan… semoga Allah sll melindungimu. Kami yg di Indonesia tidak pasrah tp yg perlu mbak ketahui bahwa Islam terpecah krn ada klpk Islam yg mulai meninggalkan Al Qur’an dan Hadist demi melanggengkan maksud kekuasaannya. Susah memang mereka tlh terperdaya gemerlap dunia. Alwi Shihab salah satunya dia terus sesumbar menggelikan sprt pernyataan Jokowi sanggup memerdekakan Pakestina, apakah Arab sudah mati pukuhan tahun diperjuangkan tak pernah jadi.. Alwi lupa lawan terberat Palestina adlh Islam sendiri, yahudi dan Amerika bersama sekutunya, kl model Alwi byk di Indonesia mungkin kita akan malah menjadi Palestina ke – 2, dari merdeka menjadi Merana… maafkan kami wahai Pahlawan Kemerdekaan… atas kebodohan bangsa ini.

  • Aristokrat

    kasian kamu nak…ketika kasus penculikan taun 98 bapak mu teriak2 “PRABOWO harus di MAHMILKAN”,tp sekarang justru bela mati2an dukung PRABOWO,coba berpikir lah cerdas sebelum kritik orang lain kritik dulu bapak mu sendiri.

    • wafa NOER

      lebih kasian lagi ente….. yg tak tahu sejarah….

      • Alex Raharjo

        ente tau sejarahnya?coba ente tulis disini sperti apa kronologinya..
        paling rferensi ente dr prspektif murabbi ente..

    • Fansuri Al Fatih

      ane lebih kasian sama enteh yg nggak tau sejarah,dan nggak tau fakta…
      ente kayak ngomonng di depan cermin

      • Alex Raharjo

        ente tau sejarahnya?coba ente tulis disini sperti apa kronologinya..

    • Bukan Aswaja Biasa

      Kalo orang kaya amien rais udah tabayyun kelleeess makanya dia skarang dukung Prabowo, ga kaya loe yg cm liat negative nya trus ga mau cari kebenaran…

    • mas_unggul

      Mega pernah berkata ketika mengandeng Prabowo jadi wakilnya :”Saya dan Prabowo adalah korban thaun 1998″ – melawan lupa

  • Gembozh Eddy

    dulu aku bangga dgn perjuangan Beliau(amin rais)………..ah …..itulah politik mas dab…….saiki wis kelihatan mana yg demi untuk kemajuan bangsa dan mana yg menghalalkan segala cara……ndisek musuh saiki konco……ra je las…kabeh mergo nafsu dunia……

    • wafa NOER

      bismillah…. pokoke ojokuwi…… prabowo bae….. merdeka…

    • Bukan Aswaja Biasa

      dudu ndisek musuh mas brow, karna ndisek urung tabayyun, yen saiki ndukung berarti wis tabayyun lan wis ngerti permasalahane…

      • nadia ahmad

        haddeeeaaahhh…bullshit.

  • Sunoto Toto

    Surat yg menggugah…semoga capres jokowi mau instropeksi..demi kebaikan bangsa ini..amiiin

  • Nofianti Reski

    sesungguhnya tidak ada manusia yang sempurna., jika semua pertanyaan saudara ingin terjawab, maka jika anda berkenan pilih no.2 untuk bapak JOKOWI presiden RI 2014-2019. Terima kasih….., salam dua jari.

    • Johan Lucu

      maka HANCURLAH NEGARA INDONESIA INI..<<dont forget about that..

      • nadia ahmad

        trus kalo pilih no 1 akan hebat negri ini??? haadddeeaahhh….g akan ada bedanya ma skrng bung?liat aja programnya g ada yg baru,masih ttep bagi” kursi mentri g tranparant…..#mikirrr

  • okabasi doma

    Coba juga dikritik abahmu AMIN RAIS. bagaikan kelapa habis tuntas santannya, bagaikan ular yg berlidah ganda, tiap sisi kepalanya bertopeng.
    Singkat kata:
    Ir.,Haji Joko Widodo > JOKOWI > CAPRES JKW, masih lebih UNGGUL dan BERBOBOT kualitas dan kapasitasnya, lebih bernyali besar, Siap BERLAGA disegala tataran, Lebih unggul unggah ungguhnya selaku wong jowo, siap LAPAR sebelum rakyatnya kenyang, Istri dan anak-anaknya terdidiki dan terpelajar dan sederet lainnya, D I B A N D I N G K AN
    dengan AMIN RAIS.

    JKW is the BEST one to be number one.

    • hasta ziyad

      waw luar biasa bener jokowi kek gitu,,,,kayaknya jakarta belum beres aja dia lebih milih ninggalin yah??? aneeh banget,, mana bukti kalo siap LAPAR sebelum rakyatnya kenyang,,, Istri dan anaknya terdidik dan terpelajar,,, heyyy istri dan anak amin raispun terpelajar,,, bahkan istrinya amin rais buat sekolahan BUDI MULYA,,, sekarang sudah cukup tren,,, sekarang mana istri JOKO WIDODO buktinya,, mana sumbangsihnya,,,

      • okabasi doma

        ENTE BENAR, JOKOWI luar biasa!!!. Singkat kata. AMIN RAIS tidak mampu muncul dipermukaan untuk belaga sebagai CAPRES, sebaliknya JOKOWI mampu MUNCUL diantara sesaknya manusia yg 250 juta, yg pada dirinya pasti ada kekeurangannya dan kelebihannya,
        Facta : Amin Rais masih jauh dibandingkan JOKOWI, yg insya Allah akan menjadi PRESIDEN RI VII tahun 2014.

        89% manusia “akar rumput” dari seluruh partai/ormas/komunitas, semua sudah merapat “di dermaga” JOKOWI,
        Inilah sosok JOKOWI yg rendah hati, apa adanya, tidak adi gang adi gung adi gono(sombong dn SOK), facta : sumbangan untuk JKW dan JK, sudah hampir menembus 80 milyard. cukup untuk membuka mata dan menyadarkadiri siapapun insannya, bahwa JOKOWI pantas menjadi PRESIDEN RI VII2014, dan wakilnya JK.

        Soal Jabatan, kalau ada yg jauh lebih tinggi dengan tanggung jawab yg lebih mengglobal, boleh dan tidak berdosa, kecuali untuk berbuat maksiat.

        • muhamad azhar

          Untuk teman2 semua, apakah anda yakin dengan perkataan anda semua itu adalah fakta?
          Jika anda tahu semua tentang yang anda bicarakan hanya dari media, wah sungguh sangat disayangkan, sesungguhnya jika kita menelaah banyak sekali media tv mengandung fitnah. Watak asli seorang manusia akan terbukti jika mereka melakukan sebuah kebaikan bukan di depan media, ingat pepatah tangan kanan memberi tangan kiri tak tahu, jika anda tidak memiliki kapabilitas dalam menilai para pemimpin alangkah lebih baiknya kita bertanya kepada ahlinya terutama bagi yang muslim, anda muslim? Tanya lah kepada Al quran, asssunah dan para ulama yang jauh dari perbuatan bidah atau pemikir liberal, jangan suka berkoar tentang apa yang kita tidak ketahui ilmunya, karena apa yang kita katakan itu akan diminta pertanggung jawabannya.

      • Abah Gie Thea

        yes..maLah beliau adaLah anggota kehormatan Rotary CLub, 100% yahudi tulen…

  • Komenkz

    Hahhaha Tidak baik merendahkan orang lain…. pake suruh bertanya mampu atau tidak???? Kutipan Suratmu “semoga ketika Bapak membaca surat ini, Bapak sedang sendiri, dan bisa menggunakan surat ini untuk perenungan Bapak secara pribadi” Nah Loh Ko di Postingnya ke Umum Kalau Mau Tulis Surat pribadi dan tidak di konsumsi rakyat…. sesuai dengan surat nya.. Kalau ini ada UDANG DI BALIK BAWAN ckckckkckck

    • nadia ahmad

      manuukkk… eh masook brow.

  • Andry Bachtiar

    Terimakasih atas usaha n pencerahannya mbak. Semoga kamu menjadi orang besar seperti ayahmu “Sang Lokomotif Reformasi Indonesia”
    Tabik n Wassalam…

    • nadia ahmad

      RALAT “penunggang lokomotif reformasi”

  • nadia ahmad

    lha ini emang blog anti jokowi… pantesan isi nya black campain semua…hadddeeeaaahhh.

  • Dimas Andriyanto IP

    ini namanya ada udang di balik piring, surat pribadi untuk jokowi tapi di posting di media social yang di baca semua orang

  • Sugeng Shiji

    Dulu
    wktu ikut gerakan mahasiswa 1996 s.d 1998, saya kagum dng bpk Amin
    Rais, stiap beliau ber orasi smngat saya terpupuk dan bangkit,
    Perlawanan nya melawan diktaktor, dwi fungsi Abri beserta pmimpin yang
    otoriter begitu luar biasa, smpai beliau disebut Bapak Reformasi, lain
    tahun lain pula cerita, bgi saya saat ini Bapak Reformasi Itu Telah Mati

  • Alex Raharjo

    kenapa pertanyaan2 yg ada di surat mbak Tasniem ini hanya ditujukan kpada Jokowi??bgaimana dg Prabowo??apa dia jg sdah teruji kepemimpinannya??sdangkan Prabowo ini jd Imam dlm kluarga saja kacau balau…fair play please…
    #UlasanGamang

  • Bendrizalspi

    Jgan terlalu jauh deh pandangan dan angan2nya…..lait dulu diri qt sendiri baru nilai or lain…contoh bapak anda amien rais…apa yg di perjuangkan dan dengung2kan tentang reformasi…apa ada hasil….malah kehancuran yg didapat oleh bangsa ini….sekarang siapaun presidennya qt sama2 mendukung dan bersatu untuk mewujudkan cita2 qt bebas dari korupsi dan nepoliatisme….

  • NGANTUKK

  • Saiful

    Kasian nih anak, baru memang benar pepatah yang mengatakan buah jatuh ngk jauh dari pohonnya,
    kita jangan lupa apa yang pernah dikatakan ama bapak penulis surat ini yang mengatakan bahwa Pilpres 2014 adalah ibarat Perang Badar artinya bahwa Perang antara kaum Quraisy dan Kaum Muslim dan akhirnya di menangkan oleh kaum Muslim dalam Peperang itu.
    kita tunggu saja tanggal 22 Juli 2014 hasil Pleno KPU Pusat sapa yang memenangkan Peperang ini, artinya jika hasil tersebut di menangkan oleh Jokowi berarti bapak menulis surat ini adalah lawan Kaum Muslim di jaman sekarang.

Lihat Juga

AKBP Guntur

Ibu Iyah Memasak Batu Agar Putrinya yang Kelaparan Tertidur