Home / Berita / Internasional / Asia / Warga Asing di Saudi Harus Hormati Syiar Ramadhan

Warga Asing di Saudi Harus Hormati Syiar Ramadhan

Suasana buka puasa bersama di Riyadh (alriyadh.com)
Suasana buka puasa bersama di Riyadh (alriyadh.com)

dakwatuna.com – Riyadh. Departemen dalam negeri Arab Saudi meminta warga asing non Muslim yang berada di wilayah Saudi untuk menghormati ibadah Ramadhan yang akan segera dilaksanakan oleh umat Islam. Di antaranya dengan tidak makan dan minum di tempat-tempat umum. Bagi yang melakukannya, sangat mungkin akan mendapat penindakan dari pihak yang berwenang

Hal itu disebutkan dalam sebuah keterangan yang dipublikasikan oleh kantor berita Saudi, Kamis (26/6/2014) hari ini. Dalam keterangan itu disebutkan wajibnya bagi warga asing non Muslim untuk turut menjaga fenomena umum bulan puasa, misalnya dengan tidak makan dan minum di tempat-tempat umum di siang hari bulan Ramadhan saat mayoritas penduduk Saudi melaksanakan ibadah puasa.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dihormati dan dimuliakan umat Islam sepanjang zaman. Fenomena umum pada siang hari bulan ini adalah menahan makan dan minum bagi umat Islam. Oleh karena itu jika orang yang makan dan minum di tempat-tempat umum, hal itu termasuk perbuatan yang menyakitkan umat Islam, walaupun yang melakukannya itu bukan pemeluk Islam,” demikian disebutkan dalam keterangan itu.

Selain itu, diterangkan juga, “Kontrak-kontrak kerja dengan warga asing di antaranya berisi kewajiban untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan, dan menjaga peraturan-peraturan yang berlaku. Oleh karena itu sangat mungkin orang yang melanggarnya akan terancam pemutusan kontrak atau pengusiran dari wilayah Arab Saudi.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Jalan Terjal RUU Larangan Minuman Beralkohol