Home / Berita / Nasional / Hina Benyamin, KPI Hentikan Tayangan YKS

Hina Benyamin, KPI Hentikan Tayangan YKS

Tayangan di program YKS ini di protes karena menghina seniman legendaris betawi, Benyamin.  (teraspos.com)
Tayangan di program YKS ini di protes karena menghina seniman legendaris betawi, Benyamin. (teraspos.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengambil keputusan tegas pada program variety show Trans TV, Yuk Keep Smile (YKS).

KPI Pusat menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara pada YKS. Keputusan itu tercantum dalam laman resmi KPI Pusat, Kamis (26/8/2014).

Disebutkan, “Berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan langsung KPI dan hasil analisa, KPI menemukan adanya pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI tahun 2012 pada program `Yuk Keep Smile` yang ditayangkan Trans TV pada 20 Juni 2014 pukul 19.22 WIB.”

Anda tentu tahu momen apa yang dimaksud. Kejadiannya bermula saat program `YKS` pada Jumat (20/6/2014) kala pesulap Ferdians Setiadi melakukan hipnotis kepada Caisar yang takut terhadap anjing. Ferdians memberi sugesti kepada Caisar jika melihat anjing akan terlihat seolah-olah hal yang lucu seperti Benyamin. Usai dihipnotis Caisar langsung menertawakan anjing yang dilihatnya sambil memanggil nama Benyamin.

Hal itu sontak membuat semua fans Benyamin geram karena merasa tokoh idolanya dilecehkan. Keluarga Benyamin pun tak tinggal diam dan berniat menuntut secara hukum. Sementara itu, kantor Trans TV juga didemo penggemar seniman serba bisa Betawi itu.

Bagi KPI, apa yang dipertontonkan YKS merupakan “pelanggaran terhadap pasal 24 ayat (1) Standar Program Siaran yang melarang program siaran menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun nonverbal, yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia.”

Ditambahkan pula, dalam laman KPI Pusat disebutkan, Ketua KPI Pusat, Judhariksawan menjelaskan, keputusan ini diambil KPI setelah melewati proses klarifikasi dengan jajaran direksi Trans TV, termasuk Direktur Utamanya Atiek Nur Wahyuni, kemarin, Rabu (25/6/2014). Trans TV mengakui adanya kelalaian di pihak mereka, dan meminta maaf atas tayangan yang melukai perasaan masyarakat Betawi ini.

Sepanjang pelaksanaan sanksi administratif, Trans TV tidak boleh mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya, sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran.  (liputan6/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (92 votes, average: 9,21 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Dindin Herdiansah, S.E., M.M.

    ALHAMDULILLAH AKHIRNYA TAYANGAN MONOTON DAN TAK EDUKATIF DI HENTIKAN JUGA…. BRAVO KPI

  • iyah , yang dulunya jam set 1 baru selesai , saya nyadar kok tumben jam 11 udah kelar , sebenarnya kalo menurut saya , bikin variety show itu tidak perlu yg terlalu humoris , karna apa , jika kita terlalu humoris , yg berasal dari mengjek lawan main , itu akan menjadi hal yg lumrah , merendahkan , dg mengubah sebutan / nama panggilan , tdk ingatkah orang tua membuatkan nama yg terselip do’a didalamnya lalu sudah dewasa kita acukan sebagai bahan lelucon dan agar mampu membuat org lain tertawa , yg normal” sajalah , tak usah yg terlalu lebay , kalau bsa tayang”an indonesia ini bisa jadi PANUTAN , karna smakin hari alat dan kemampuan org itu smakin canggih , jika sejak kecil mereka diberi tontanan yg saling ejek mengejek , tak khayal jika nanti dikemudian hari mereka dg mudahnya mencemooh, menghardik , merendahkan orang lain , :) Keep Calm and Be Smart Indonesia

  • Amru

    Harusnya penghentian permanen…..dan ciptakan tanyangan baru yang lebih bersifat edukasi. Humor boleh tp sisipkan nilai-nilai pendidikan dan norma.

  • rairamegumi

    mustinya dihentikan secara permanen tuh

  • Adi Jun

    SANGAT BERTENTANGAN DENGAN NILAI2 ISLAM..PELAWAK2 MODEL GITU SANGAT DICELA DAN DILARANG. JADI REZEKINYAPUN JADI HARAM

  • Herry Purnomo

    Aminnnnnnnn…………… Alhamdullilah…………………, walaupun aku bukan orang betawi, karena asalku dari suroboyooooooooooo…………aku muak dengan cara-cara yks, apalagi sampai melecehkan seorang tokoh………….?????????????
    dan aku sangat mendukung penutupan program YKS, yang intinya tidak mendidik sama sekali ………………………………….
    dan seharusnya ditutup secara permanen.
    masak gak bisa bikin acara yang bermutu sedikit,…………………????????????

  • Edo Silver

    Akhirnya tidak perlu menyaksikan kekonyolan orang2 ini selama ramadhan. Alhamdulillah..

  • ZACK

    KAPOK

  • Muri An-nur

    Harusnya dari dulu diSTOP, karena tidak mendidik.
    Mau generasi Penerus Bangsa nantinya jadi generasi tidak berMoral…? Peduli dong sama kelangsungan hidup masa depan Bangsa.!!!

  • Yuki

    syukur alhamdulillah YKS distop…. beberapa bulan lalu dia telah mengejek Ulama/Ustadz, sekarang menghina sang legenda, kalau tdk distop pasti akan menghina yang lain…!!! Sungguh acara sampah dan tdk ada nilai edukatifnya sama sekali….

  • eko wibowo

    tontonan gak mendidik, isinya cuma menghina

  • ikah

    alhamdulillah sy enga perna nonton tayangan itu.. tp kmrn sy liat cuplikan nya .. bener2 tidak mendidik dan tidak berpendidikan orangnya…

    jd alhamdulillah kl YKS di tutuup selamanya…. lbh baek ganti aja dengan tayangan si UNYIL

  • Ordan Radiori, S.Si

    Alhamdullilah, semoga diganti dengan Bioskop Trans TV hehehehehe,…

  • Andri Nopriwansyah

    Seharusnya KPI juga memberhentikan sinetron2 tv yg gk jelas n tidk mendidik sma se x pa lg plagiat malu2in bangsa aja..! Yg vampir lh yg kecil2 dh diajarin pcaran, blom lg yg ngajarin kurang ajar ma org tua hanya cz lebih cinta ma kekasih pilihannya..truz pilihan org tua tu salah gtu brandalan gtu, itu secara tidak langsung mendidik anak agar tidk mendengarkan org tua dan rela memusuhi org tua cz pilihannya lebih tepat..tentu saja cz itu di sinetron bgaimna klo tidak..kita lihat z realita yg ada rata anak nya malah hamil duluan malah nikah ma brandalan kyak beli kucing dlem karung…tlong lebih cerdas KPI dlam menyaring setiap tontonan yg merusak moral faktanya generasi muda saat ini bnyak yg lebay n menjijikkan serta rusak moralnya dgn tontonan yg setiap hari mereka tonton..trimakasih..

  • Odenk

    KPI Pusat menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara pada YKS. Keputusan itu tercantum dalam laman resmi KPI Pusat, Kamis (26/8/2014).

    loh kok dihentikan sementara….kami maunya dihentikan seterusnya tanpa diganti dengan acara dengan konsep atau format program yang sama….

  • milchi

    Bila perlu hari ini gk usah di tayangin lg itu acara yg gk ada manfaat’nya…

  • Kang Bony

    kok sementara sih….?? tegas dung…aku sdh muak liat YKS nya juga

  • Wa Dena

    Setuju tayangan di hentikan YKS tak berkualitas dan tak mendidik, tayangan cuma cari rating dan keuntungan tanpa memperhatikan dampak negatif pada masyarakat. Saatnya KPI untuk menghentikan banyak tayangan di TV yang tidak edukatif termasuk sinetron2. Jangan racuni bangsa dengan tayangan konsumtif dan bergaya bebas menghina dan melecehkan orang lain demi popularitas dan keuntungan perseorangan.

  • Renny Lestiani

    haha di bilang acara alay gitu YKS di film comics 8

  • hana

    Alhamdulillah….akhirnya YKS di hentikan…klo perlu SELAMANYA, acara sahur jg ga perlu ada

  • dwi

    Reformasi yg kebablasan

  • Budi Arianto

    maka dari itu siaran televisi indonesia bnyak yang tidak berbobot, malas gw liat tv kalo siarannya cuma siaran yg monoton n cinta cintaan sinetron…
    #cuiiiih…

    gud luck KPI…

  • juanda

    Artis2 YKS, cari nafkahnya bukan suatu pekerjaan, tapi suatu pembodohan dan gak bermoral. uang yg dihasilkan bersumber dari jalan yg tidak benar bisa disebut uang haram. Hati-hati mencari nafkah y.. harus di ratifikasi dlu.. wass

  • Karyudi Doank

    ALHAMDULILLAH…, akhirnya YKS dittup meski sementara, kami berharap kpd KPI, YKS dttup permanen mayoritas masyarakat pasti setuju krn sangat tdk mendidik dan membodohi masyarakat dg lawakan yg tdk bermoral. Kepada KPI untuk menyeleksi stiap tyangan tv yg sdg berlangsung dan akan siap tayang, secara ketat. Apalagi sinetron/ftv yg kadang tdk menghargai norma agama, budaya adat istiadat dan byk lgi. Semoga kedepan TV Indonesia semakin lbih berwawasan tdk hy cari untung semata….

  • Beemz Brown Chocolates

    palingan entar jadi “bukan YKS”… :D kaya acaranya tukul.. kapan pesboker di stop juga?

  • Apuy

    Hal yg paling jelek…untuk memancing orang lain tertawa dengan menghina orang, pasti akan menyakiti keluarga dan kerabat yang dihina dan yg pasti akan menambah dosa

  • Gita Nova Pratiwi

    Udah seharusnya tayangan ini dihentikan soalnya semakin lama tayangan ini semakin gak ada positifnya malah yg justru yg ada jeleknya mmh

  • Mas Kumambang

    Buat Bpk/Ibu yang ada di KPI,..kami hanya saran 1 lg,..siaran yang fulgar atau hiburan yang terdapat karakter” tidak mendidik tolong di cekal,..karena SDM Indonesia belum siap untuk mengikutinya,…itu sangat berpangaruh terhadap perilaku khusunya anak 18 thn kebawah… terimakasih

  • Hartati Agung

    Alhamdulillah semoga KPI juga menghentikan tayangan sinetron GGS yg tdk mendidik buat remaja.

  • Inu Fajar Nugraha

    bagus lah….akhirnya ga perlu nonton biarpun sekilas tayangan yang ga mendidik, monoton, dan membodohi masal ini. pantau terus…KPI

  • Purbowo Wahyu

    YKS = Program Acara LIVE yg paling tak mutu blas alias TAK BERKUALITAS sama sekali.. Tak punya esensi blas!!

  • Ad Samsay Erdisnara

    bagus tuh di di putus acara nggak berkwalitas, bikin bete nontonnya yang monoton lebih baik acara tayangan edukatif seperti Laptop si unyil dan dunia binatang itu contoh lebih baik buat mendidik.

Lihat Juga

Tuah Aulia Fuadi, Mahasiswa UIN Mendan menghina Rasul dan mencampakkan Alquran. (tribunnews.com)

Oknum Mahasiswa UIN Sumut ini Hina Nabi dan Campakkan Alquran