Home / Berita / Nasional / Demi Kebaikan Bersama, Masjid Dilarang Pakai Pengeras Suara Selama Ramadhan

Demi Kebaikan Bersama, Masjid Dilarang Pakai Pengeras Suara Selama Ramadhan

Pengeras Suara Masjid (ilustrasi).  (lintas.me)
Pengeras Suara Masjid (ilustrasi). (lintas.me)

dakwatuna.com – Pamekasan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Jawa Timur, mengeluarkan larangan kepada seluruh takmir masjid dan mushalla untuk menggunakan pengeras suara atas dalam melaksanakan kegiatan selama bulan Ramadhan. Larangan itu disebarkan kepada seluruh masyarakat Pamekasan melalui selebaran.

Ketua MUI Pamekasan, KH Ali Rahbini Abdul Latif mengatakan, larangan itu semata-mata agar tidak mengganggu masyarakat yang sedang istirahat setelah melakukan ibadah shalat tarawih dan ibadah lainnya. Sebab ada kebiasaan masyarakat di Madura umumnya, kegiatan Ramadhan seperti tadarus Al-Quran, dilaksanakan melewati pukul 22.00 Wib.

“Tadarus boleh sampai jam berapa pun. Tetapi jangan mengganggu orang lain. Oleh sebab itu, dilarang membunyikan pengeras suara atas,” kata Ali Rahbini, Rabu (25/6/2014).

Rahbini menambahkan, kalaupun mau menggunakan pengeras suara, cukup di dalam masjid saja. Tidak sampai dikeraskan sampai di luar lingkungan masjid agar tidak mengganggu orang lain.

Larangan menggunakan pengeras suara atas itu berlaku sampai pukul 03.00 Wib dini hari. Pada jam itu, masyarakat sudah mulai beraktivitas dengan beribadah sahur sehingga disarankan menggunakan pengeras suara atas untuk membangunkan masyarakat untuk sahur.

Jika ada yang melanggar, Rahbini menegaskan, karena pelarangan itu sifatnya hanya himbauan, maka diserahkan kepada takmir masjid dan mushalla masing-masing.

Namun, pihaknya yakin semua masjid dan mushalla akan mematuhinya karena imbauan itu sudah disampaikan secara masif. Menurut Rahbini, tidak menggunakan pengeras suara tidak akan menghambat aktivitas ibadah.

“Yang tidak boleh kan hanya pengeras suaranya saja, sementara ibadah lainnya tetap bisa dilanjutkan,” ungkapnya. (kompas/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (change.org)

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk