Home / Berita / Nasional / Liputan6.com Hapus Berita Hoax “Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden”

Liputan6.com Hapus Berita Hoax “Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden”

Cuplikan situs Liputan6.com yang memuat berita hoax berjudul "Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden" pada Senin Sore (23/6/2014) dengan label "advertorial". (dakwatuna/hdn)
Cuplikan situs Liputan6.com yang memuat berita hoax berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden” pada Senin Sore (23/6/2014) dengan label “advertorial”. (dakwatuna/hdn)

dakwatuna.com Senin (23/6/2014), LKBN Antara telah merilis mengenai adanya tindakan peretasan terhadap situs Antara biro Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam rilis tersebut dinyatakan bahwa LKBN Antara tidak pernah menyiarkan berita berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi” meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com”.

Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa portal www.antara-sulawesiselatan.com diretas (spoofing) orang yang mengunggah sebuah berita seolah-olah mengutip siaran pers dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi.

Terkait dengan hal tersebut, situs Liputan6.com menghapus berita senada yang berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden”. Berita yang sempat dimuat hari Senin sore (23/6/2014) tersebut kini sudah tidak ada. Jika link dibuka mana akan diredirect ke halaman depan “indonesia-baru.liputan6.com”. Liputan6.com memuat berita hoax itu dengan label “Advertorial”. Tidak ada pernyataan apapun dari Liputan6.com dengan penghapusan berita hoax tersebut.

Advertorial sendiri merupakan bentuk periklanan yang disajikan dengan gaya bahasa jurnalistik, dengan kata lain ada pihak ke-3 yang memesan ke Liputan6.com untuk memuat konten hoax tersebut secara premium.

Sebelumnya, situs Kompas.com juga telah meralat berita berjudul “Ternyata Duta Besar Palestina Dukung Jokowi Jadi Presiden”. Berita yang sempat dimuat hari Ahad (22/6/2014) tersebut kini berganti judul menjadi “Ralat: Website Antara Diretas, Berita Dubes Palestina Dukung Jokowi Tidak Benar“.

Kompas.com menyatakan “Dengan klarifikasi ini, Kompas.com yang sempat mengutip informasi tersebut memutuskan menghapus seluruh isi konten sesuai pedoman pemberitaan media siber. Dengan ini, redaksi Kompas.com memohon maaf atas tersiarnya informasi yang tidak benar.”

Sementara itu, ketika berita ini dipublikasikan, situs merdeka.com masih memuat berita hoax senada dengan judul “Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden”. Berita tersebut dimuat pada hari Senin sore (23/6/2014) dengan label “Advertorial”. Pada berita tersebut disebutkan bahwa sumber berita dari Antara. (dakwatuna/hdn)

Cuplikan situs merdeka.com yang memuat berita hoax berjudul "Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden" pada Senin Sore (23/6/2014) dengan label "advertorial". (dakwatuna/hdn)
Cuplikan situs merdeka.com yang memuat berita hoax berjudul “Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden” pada Senin Sore (23/6/2014) dengan label “advertorial”. (dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 6,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • Nunung

    ahhh biasa itu mah kerjaan media yg PRO SAMA seseorang atau organisasi……ya wartawany isinya
    orang2 DIA SEMUA…YA JELAS APA JUGA DI BUAT BERITA, MW BENER KEQ MW NGGA KEQ JUDULNYA POSTING AJA…BIAR RAKYAT BACA

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina