Home / Berita / Nasional / Kampanye di Monas, Jokowi-JK Kembali Dilaporkan ke Bawaslu

Kampanye di Monas, Jokowi-JK Kembali Dilaporkan ke Bawaslu

Pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (okezone.com)
Pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pasangan capres cawapres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) kembali dilaporkan ke Bawaslu, sebagaimana diberitakan Okezone (24/6/2014).

Kali ini, Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang dipimpin oleh Habiburokhman mempermasalahkan tindakan mantan Wali Kota Solo itu yang melakukan kampanye di dua lokasi publik yaitu di area Tugu Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Padahal, menurut Undang-Undang Pemilu area publik dilarang untuk dijadikan lokasi kampanye.

“Kedatangan kami ke Bawaslu terkait dugaan pelanggaran kampanye dengan menggunakan fasilitas negara oleh kubu nomor urut dua, yakni Jokowi-JK,” ucapnya saat memberikan konfrensi pers di Gedung Bawaslu, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2014).

Habib membawa serta foto yang menunjukkan Jokowi sedang melakukan kampanye di depan sekira 10 ribu massa di area Tugu Monas.

“Kami membawa bukti gambar Jokowi sendiri yang sedang berkampanye, berdasarkan praturan ada tempat-tempat yang harus steril dan salah satunya adalah Tugu Monas juga Bundaran HI,” bebernya.

Habib menjelaskan, dalam Pasal 41 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tercatat tentang larangan berkampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah.

“Ada juga daerah-daerah yang dilarang dilakukan kampanye berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta, berisi juga tentang lokasi yang dilarang untuk dipasang alat peraga kampanye,” tukasnya.

Surat Keputusan (SK) yang dimaksud Habib adalah SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 1389/07.17 tanggal 18 Juli 2008. Selain itu peraturan dari KPU DKI Nomor 39 Tahun 2013 tentang ketentuan lokasi kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye di DKI Jakarta pada pemilu 2014. (okezone/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Sebelum Kampanye Ahok Ajak Duel Satu Lawan Satu Warga yang Tolak Dirinya