Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Bagaimana Membangun Rumah Islami yang Kecil dan Mungil?

Bagaimana Membangun Rumah Islami yang Kecil dan Mungil?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 1dakwatuna.com

 

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum wrwb

Pak Andan di dakwatuna.com , saya ingin membangun rumah tingkat. Kecil saja dan tidak terlalu besar. Namun tetap memiliki konsep rumah Islami, walaupun kecil mungil. Di lantai bawah 1 kamar tidur saja. Lalu di lantai atas 1 ruang tidur juga.

Lokasi rumah ada di Bogor, hingga pemandangan gunung ingin saya jadikan daya tarik utama. Karena rumah ini rencananya akan saya jual. Saya akan bangun 2 unit di kiri dan kanan. Dengan model yang sama.

Demikian Pak Andan, terima kasih atas perhatiannya.

Wassalaamu’alaikum wrwb

Abdurrahman

 

Jawaban:

Wa’alaikum salam wrwb

Pak Abdurrahman yang saya hormati, kendala membuat rumah mungil sering kali mengabaikan kaidah – kaidah arsitektur Islami. Hingga kenyamanan menjadi berkurang dan keluarga kita yang menggunakan hijab sering terganggu.

Netters dakwatuna sekalian, bagian muka rumah saya buat dengan 2 pintu masuk. Pintu ke dapur dan pintu ke ruang keluarga. Dengan konsep ini keluarga akan merasa nyaman. Jika ada tamu yang berkunjung, keluarga tetap memiliki pintu samping.

Tukang gas yang mengirim gas atau air mineral juga mudah akses nya. Karena dapur langsung memiliki pintu menghadap carport. Jika ada perbaikan service area juga akan memudahkan jalur sirkulasi.

Untuk ruang tidur saya letakkan di belakang semua. Agar lebih nyaman dan tenang. Hingga segenap kegaduhan di jalanan tidak terdengar ke dalam ruang tidur. View ruang tidur juga menjadi lebih indah dan lega, karena menghadap taman belakang yang hijau sejuk segar.

Ruang tidur utama memiliki area yang paling luas. Untuk itu ia saya tempatkan di atas. Karena di atas saya bisa membuat desainnya dengan optimal. Pemandangan gunung di sekitar Bogor dapat ditangkap dengan jelas melalui kamar di lantai atas ini.

Netters sekalian, balkon saya letakkan di belakang. Hingga privacy keluarga lebih terjaga. Karena view depan sebenarnya adalah area publik yang selayaknya di nikmati oleh publik saja. Dengan pola seperti ini aurat keluarga akan terjaga dengan baik.

Alhamdulillah, selesai sudah desain kita kali ini. Bagi netters sekalian yang berminat membeli rumah ini, silakan hubungi langsung Pak Abdurrahman.

Akhirul kalam,

Wassalaamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST

Kirimkan email pertanyaan / order desain / pelaksanaan ke: [email protected]

abdur rahman - tipe 1 - denahABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 1ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 2ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 3ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 4ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 5ABDURRAHMAN - TIPE 1 VIEW 6

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,89 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Mengulik Hal Sangat Kecil untuk Bunda