Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Asyiknya Membincang Asmara

Asyiknya Membincang Asmara

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Ah, cinta

 

Begitu banyak syair digubah,

untuk menyanjung keindahannya

 

Betapa banyak puisi dirangkai,

untuk melukiskan tentangnya

 

Alangkah banyak lagu disenandungkan,

untuk meluapkan nuansa rasa karenanya

 

Namun, cinta.

 

Sedikit sekali yang menyadari perangkapnya

Cinta bisa menjadi racun

Cinta bisa menjadi virus

 

Melumpuhkan tempatnya menjangkit

Mematikan tekad para pengumbarnya

 

Tetapi, para pecinta sejati tak sama

Mereka punya cerita sendiri

 

Sejarah perjalanan cinta mereka menakjubkan

Membuat yang menyaksikan terpana

 

Kabar baiknya, rahasia mereka bisa dipelajari

Sadar rambu; ini rahasianya

 

Bagi mereka, kesigapan itu pasti

Ketika hati telah merasai, maka akal bekerja

 

Akal berpikir

Akal menahan emosi nan meluap-luap

Akal menahan lisan tuk bercuap-cuap

 

Dalam suasana merah jambu ini,

Mereka segera kembali

Meniti jalan tuntunan Ilahi

Menjalankan sunnah sang Nabi

Inilah mereka; pecinta sejati

 

Mereka tak mengumbar cinta

Mereka tak halalkan segala

Mereka tahankan rasa

 

Sampai tiba masanya

Mereka jabatkan tangan dan ucapkan akad

Disanalah cinta menancapkan akarnya

 

Kelak, cinta kan tumbuh

Cinta kan terbangun

Namun, tak sia-sia

 

Karena cinta itu karunia

Karunia itu harus bersambutkan syukur

Syukur itu menambah iman

Iman itu mendorong gerak

Gerak itu pembuktian

 

Pembuktian status hamba, tentu

 

Beginilah cinta

Betapa ajaibnya

Betapa indahnya

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 4,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mhd Rois Almaududy
Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan USU. Ketua Al-Fatih Club. Murid. Penulis. Beberapa karyanya yang sudah diterbitkan; Istimewa di Usia Muda, Beginilah sang Pemenang Meraih Sukses, Cahaya Untuk Persahabatan, dan lain-lain

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Surat Cinta dari Mahasiswa untuk MUI