Home / Berita / Nasional / Situs LKBN Antara Sulsel Diretas Hingga Memuat Berita “Rakyat Palestina Doakan Jokowi”

Situs LKBN Antara Sulsel Diretas Hingga Memuat Berita “Rakyat Palestina Doakan Jokowi”

Ilustrasi. (fbnstatic.com)
Ilustrasi. (fbnstatic.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara menyatakan tidak pernah menyiarkan berita berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi” meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com”.

Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa portal www.antara-sulawesiselatan.com diretas (spoofing) orang yang mengunggah sebuah berita seolah-olah mengutip siaran pers dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi.

“Spoofing” adalah penggunaan akses tidak sah kepada sistem portal Antaranews Biro Sulawesi Selatan.

Dalam siaran pers itu Dubes Fariz seolah-olah menyatakan bahwa rakyat Palestina sangat menyayangi calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mendoakan keberhasilannya memenangkan Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Hal tersebut disampaikan Fariz bertepatan dengan ulang tahun Jokowi pada 21 Juni 2014.

“Wartawan LKBN Antara tidak pernah membuat berita berjudul itu, tidak pernah menyiarkannya, dan tidak pernah mewawancarai Dubes Palestina,” kata Kusaeni seperti dikutip dari situs AntaraNews.com, Senin (23/6/2014).

Menurut Kusaeni, pihaknya sudah melacak jejak berita tersebut dan memastikan ada pihak-pihak tertentu di luar LKBN Antara yang membuat dan menyiarkannya secara ilegal.

“Sekali lagi, kami menyatakan tidak pernah membuat dan menyiarkan berita tersebut. Kepada pihak-pihak yang dirugikan terkait berita ilegal tersebut kami menyampaikan maaf sebesar-besarnya,” katanya.

Ia mengaku sudah memberikan klarifikasi atas berita tersebut dan meminta maaf langsung kepada Dubes Palestina Fariz N Mehdawi.

“Kami juga mengimbau mitra media massa dan pengguna media sosial untuk tidak menyebarkan berita ilegal tersebut untuk kebaikan negara sahabat Indonesia, Palestina dan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Akhmad Kusaeni.

Berdasarkan pantauan redaksi dakwatuna, berita hasil aksi spoofing tersebut sempat dimuat oleh beberapa media online, di antaranya situs Kompas.com. Kompas.com memuat berita tersebut dengan judul “Ternyata Duta Besar Palestina Dukung Jokowi Jadi Presiden” pada hari Ahad (22/6/2014).

Sementara itu situs merdeka.com memuat berita senada dengan judul “Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden” pada hari Senin sore (23/6/2014) dengan label “Advertorial”. Situs Liputan6.com juga memuat berita senada dengan judul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi Jadi Presiden” pada hari Senin sore (23/6/2014) dengan label “Advertorial”. Namun berita pada situs Liputan6.com ini tidak menyebutkan bersumber dari Antara.

Advertorial adalah bentuk periklanan yang disajikan dengan gaya bahasa jurnalistik, dengan kata lain ada pihak ke-3 yang memesan ke merdeka.com dan Liputan6.com untuk memuat konten tersebut secara premium.

Sedangkan berita pada situs Antara yang merupakan hasil aksi spoofing tersebut telah dihapus. Berdasarkan penelusuran redaksi, berita hoax tersebut juga sempat juga dimuat pada situs jogja.antaranews.com dengan judul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi“. Namun ketika berita ini diterbitkan, konten tersebut juga telah dihapus. (dakwatuna/hdn)

Update (23/6/2014, 21:28 WIB): Kompas.com Hapus Berita “Ternyata Duta Besar Palestina Dukung Jokowi Jadi Presiden”.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General