Home / Berita / Nasional / Plt. Gubernur DKI: HUT ke-487 DKI Jakarta, HUT dengan Pil Pahit

Plt. Gubernur DKI: HUT ke-487 DKI Jakarta, HUT dengan Pil Pahit

Plt. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (republika.co.id)
Plt. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (republika.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan Hari ulang tahun (HUT) ke-487 DKI Jakarta kali ini merupakan HUT dengan pil pahit, sebagaimana diberitakan Republika (22/6/2014).

“Ini HUT pil pahit (karena) tidak dapat Adipura, (penilaian laporan keuangan) Wajar Dengan Pengecualian (WDP sesuai penilaian BPK),” kata Ahok saat memimpin upacara HUT DKI di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Ahad (22/6).

Seperti diketahui tahun ini DKI Jakarta gagal meraih Piala Adipura seperti tahun sebelumnya. Meski begitu, Ahok menyadari Jakarta memang belum pantas menyandang piala tersebut karena Jakarta belum seluruhnya bersih.

Dikatakan Ahok, masih banyak persoalan sampah di DKI Jakarta yang belum tuntas. “Enggak usah malu, ini kenyataan. Malah saya heran kenapa tahun lalu kita bisa dapat Adipura, mungkin yang dinilai Thamrin Sudirman,” ujar Ahok.

Selain itu, Jumat (20/6) lalu kepahitan ibu kota didapat setelah Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI melaporkan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau turun dari tahun sebelumnya yang dinilai Wajar Tanpa Pengecualian.

Dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional, DKI Jakarta tahun ini juga hanya mendapat peringkat keenam. Meski begitu, Ahok tetap bangga karena peserta MTQ Jakarta saat ini asli dari Jakarta bukan luar Jakarta.

Meski mendapat serangkaian kenyataan pahit, Ahok berkeyakinan DKI akan lebih baik ke depannya. Pasalnya, saat ini dia tengah konsenstrasi memperbaiki sistem birokrasi di jajaran Pemprov DKI.

“Saya optimistis setelah pertemuan beberapa kali dengan PNS, saya yakin mereka bisa melakukan Jakarta Baru, Jakarta Maju. Jangan sampai PNS kita terpengaruh dengan segelintir PNS DKI,” lanjut Ahok. (republika/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Ulama Minta Umat Islam Kawal Kasus Ahok