Home / Berita / Nasional / Kronologi Kebakaran Rumah Uje, Pipik: Saya Bangun Karena Dengar Suara Kaca Pecah

Kronologi Kebakaran Rumah Uje, Pipik: Saya Bangun Karena Dengar Suara Kaca Pecah

Kondisi Rumah Ustadz Jefri (Uje) setelah kebakaran, Jumat (20/6/14).  (detik.com)
Kondisi Rumah Ustadz Jefri (Uje) setelah kebakaran, Jumat (20/6/14). (detik.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kebakaran melanda kediaman Ustadz Jeffri Al Buchori di kawasan Perumahan Bukit Mas Bintaro, Rempoa, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Januari 2014. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat peristiwa terjadi penghuni rumah sedang tertidur.

Istri Uje, Pipik Dian Irawati, tidak menyangka musibah yang melandanya dan keluarga terjadi begitu cepat.

“Kebetulan saya pasang alarm karena pagi ada syuting. Saya kebangun. Saya dengar suara kaca pecah dan itu kencang banget. Saya pikir siapa yang pecahin kaca,” kata Pipik saat ditemui di depan kediamannya, Jumat, 20 Juni 2014.

Dikatakan Pipik, saat itu ia belum terpikir jika rumahnya terbakar. Namun, kamarnya terasa panas dan bau asap. Saat mengetahui rumahnya dilalap api, Pipik langsung berteriak minta tolong.

“Saya coba buka pintu dekat balkon. Supaya ada hawa. Saya keluar dan teriak minta tolong. Saya bangunin pembantu dan sopir saya dari lantai atas. Saya balik ke dalam kamar udah nggak mungkin, karena ruangan udah gelap,” ungkapnya.

Diakui Pipik, saat itu, ia tak memikirkan apapun kecuali langsung membangunkan anak-anaknya.

“Udah nggak mikir apa-apa yang penting saya dan anak-anak masih dikasih kekuatan untuk menyelamatkan diri,” ujar Pipik dengan mata yang sembab. (umi/viva/sbb/dakwatuna).

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (33 votes, average: 9,15 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sambudi, seorang Guru yang jadi pesakitan setelah dilaporkan orang tua muridnya ke polisi akibat mencubit. (tribunnews.com)

Kasus Guru Dipolisikan, Ketidakselarasan Peran Rumah dan Sekolah