Home / Berita / Internasional / Afrika / Pemerintah Kudeta Mesir Perketat Syarat I’tikaf Ramadhan di Masjid

Pemerintah Kudeta Mesir Perketat Syarat I’tikaf Ramadhan di Masjid

Menteri Wakaf Mesir, Muhammad Mukhtar Jum'ah (almasryalyoum.com)
Menteri Wakaf Mesir pendukung kudeta, Muhammad Mukhtar Jum’ah (almasryalyoum.com)

dakwatuna.com – Mesir. Kementerian Wakaf (Agama) Mesir mengeluarkan (14/6/2014) persyaratan baru terkait i’tikaf di Mesir pada sepertiga terakhir Ramadhan yang biasa dilakukan sebagian besar rakyat Mesir setiap tahunnya.

Berbeda dengan sebelumnya, i’tikaf di berbagai masjid pada Ramadhan ini harus di bawah pengawasan imam masjid atau penceramah yang mengantongi izin dari Kementerian, dan i’tikaf hanya terbatas pada masjid-masjid besar yang digunakan untuk shalat Jumat.

Para peserta i’tikaf tidak boleh pendatang dari daerah lain, mesti bermukim di sekitar masjid, dan harus mendaftarkan secara resmi ke pengurus masjid sebelum i’tikaf dimulai.

Kementerian kudeta memperingatkan warga Mesir untuk menjaga kesucian masjid serta memerangi ideologi dan pemikiran-pemikiran yang dituduhnya menyimpang.

Keputusan kementerian kudeta Mesir tersebut tampak menjadi bagian dari langkah-langkah yang diambil rezim As-Sisi untuk mengambil alih panggung ceramah dan masjid-masjid dari kelompok islamis, khususnya Ikhwanul Muslimin. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Ilustrasi. (huffingtonpost.com)

Muhasabah Ramadhan