Home / Berita / Nasional / KH Maimoen: Pak Prabowo dan Pak Hatta mampu menjadikan Indonesia baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur

KH Maimoen: Pak Prabowo dan Pak Hatta mampu menjadikan Indonesia baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur

KH Maimuen Zubair (Mbah Moen).  (fatihululum.com)
KH Maimuen Zubair (Mbah Moen). (fatihululum.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Bagi para kiai Nahdlatul Ulama (NU), Pemilihan Presiden 2014 merupakan momentum politik yang sangat istimewa.

Kiai sepuh yang sangat dihormati di kalangan umat Islam khususnya di Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair, menyampaikan berharap dari pesta demokrasi lima tahunan itu lahir pemimpin yang bisa mewujudkan Indonesia menjadi negeri yang subur dan makmur, adil dan aman alias baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

“Insya Allah Pak Prabowo dan Pak Hatta mampu menjadikan Indonesia baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” ujar Kiai Haji Maimoen Zubair,” ungkap Mbah Moen, panggilan akrab Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar itu kepada wartawan di Sarang, Rembang (Rabu, 12/6).

Mbah Moen mengakui dirinya banyak mendapat telepon dari ulama-ulama NU yang mengatakan mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa pada Pilpres 9 Juli mendatang.

“Di mata para kiai NU, Prabowo adalah figur yang ikhlas dan tegas, serta mampu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, makmur dan aman sebagaimana yang diperjuangkan selama ini oleh Nahdlatul Ulama,” beber Ketua Majelis Syariah DPP PPP ini.

Lebih lanjut dikatakan dia, Pilpres 9 Juli mendatang merupakan peristiwa politik nasional yang istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

“Pilpres mendatang ini sangat istimewa karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, sama dengan peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI dulu, dan tentu peristiwa turunnya Al Quran,” katanya.

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 9,38 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • okabasi doma

    Sebagai Umat Islam. sebaiknya ulama atau para kiyai dan ustadz dan juga para mursid, dalam acara PILPRES 2014, n e t r a l, atau dalam kata lain TIDAK USAH memberikan PENILAIAN terhadap CAPRES-CAPRES, sebab dua duanya berakidah(beragama Islam),
    K e c u a l i kalau si CAPRES akidahnya/agamanya bukan Islam.
    Buruk baik akidahnya, buruk baik hatinya seseoarang, hanya DIA yg bersemayam diatas ARSYI yg maha mengetahui.

    • Andi

      Lho, nggak papa toh para ukama’, para kiai dan para tokoh masyarakat memberikan pandangan pada umatnya…
      Bukankah udah jelas bahwa sosok” beliau merupakan pewaris Nabi???
      Dan bukankah anjuran Rasulullah untuk memilih pemimpin yg adil dan mampu amar ma’ruf nahi munkar???

    • zorro

      logika stupid…!!!!…lho kalo bicara islam seeh…hampr 90% orang indonesia yo islam……ini kyai sedang bicara “MAQOM”..biacara “KUALITAS”…..piye to mas..mas…mbok ya mikir titik…

    • Irkhamov

      Syukurlah kalo panasbung nya Jokuwi baca media umat macam Dakwatuna ini. Tapi jangan lupa bro, kita hidup di negara demokrasi, jadi mo kyai, ustadz, santri ato cantrik bebas dunk menentukan pilihan dan membicarakannya di ruang publik. Apalagi kapan hari pernah baca kalo timses JKW berani lancang mengatur2 mbah Moen waktu JKW mampi ke Sarang. Sesama kyai aja ga brani lancang kek gitu, ini sekelas timses aja sok2an

    • phvnthom007

      jika saudara tidak suka dengan pernyataan dari para kiyai dan ustadz monggo pendapat anda di pertahankan,,kami sebagai org islam yg menghargai para kiyai dan ustadz tetap akan mengikuti nasehat beliau,,karena bagi kami mereka adalah pewaris setelah NABI dan nasehat beliau akan menjadi pegangan bagi kami sebagai seorang muslim…

  • Abu Hasan Mubarok

    KYAI WAJIB MEMBERIKAN PENILAIAN TERHADAP CAPRES.

Lihat Juga

anggota Komisi VIII DPR Nasir Djamil. (ANTARA/Yudhi Mahatma/bb)

Nama “Muhammad” Tidak Lolos Autogate Bandara di Luar Akal Sehat

Organization