Home / Berita / Internasional / Asia / Nuri Al-Maliki Ancam Hukum Mati Militernya Karena Kalah di Mosul

Nuri Al-Maliki Ancam Hukum Mati Militernya Karena Kalah di Mosul

Kendaraan militer terbakar di Mosul (Memo Islam)
Kendaraan militer terbakar di Mosul (Memo Islam)

dakwatuna.com – Baghdad. Perdana menteri Irak, Nuri Al-Maliki, mengancam akan menghukum mati pasukan militernya setelah mereka kalah di Mosul. Sehingga kini Mosul dikuasai oleh pasukan revolusi. Hukuman itu, menurutnya, sampai pada hukuman mati.

Seperti dilansir Memo Islam, Selasa (10/6/2014) kemarin, bahwa penasihat perdana menteri, Ali Al-Musawi, mengatakan, “Angkatan bersenjata Irak telah mengeluarkan instruksi untuk menindak keras semua personil yang terbukti telah kurang optimal dalam melaksanakan tugasnya. Hukuman itu, pada kasus tertentu, sampai pada hukuman mati.”

Sebelumnya, Al-Maliki telah mengumumkan status waspada di seluruh Irak setelah para pejuang revolusi berhasil menguasai kota Mosul di provinsi Niniwe, Irak bagian utara. Al-Maliki juga meminta PBB dan Liga Arab untuk memberikan dukungan padanya dalam memerangi apa yang disebutnya sebagai terorisme. Sedangkan di dalam negeri, Al-Maliki meminta agar rakyat pun dipersenjatai agar bisa kondisi di Niniwe kembali normal.

Sementara itu, Lembaga Ulama Muslimin Irak, menyatakan bahwa pasukan Al-Maliki tidak kuasa menghadapi serangan bertubi-tubi dari pasukan revolusi di kota Mosul. “Pasukan Al-Maliki dan juga koalisi politiknya kabur, seperti biasanya. Hal ini membuktikan kepada semua orang bahwa mereka bukanlah negarawan. Mereka hanyalah alat untuk melaksanakan agenda tuan-tuannya di luar Irak, demi mendapatkan sesuap makanan. Mereka kabur dengan meninggalkan persenjataan berat, menengah dan ringan, termasuk pesawat, tank dan meriam. Semua itu akan berpindah kepada pihak yang layak memegangnya. Mereka juga meninggalkan penduduk Mosul begitu saja, padahal sebelumnya telah berjanji untuk melindungi mereka.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • ThaifahManshurah

    sial betul jadi tentara syiah di Iraq
    kalo kalah perang, hukumannya mati
    tapi kalo terus maju berperang melawan mujahidin, sama aja mati juga

Lihat Juga

Tidur Miniatur Kematian