Home / Berita / Opini / Masa Depan Indonesia

Masa Depan Indonesia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Pilpres 2014 - ilustrasi (Foto: beritadewan.com)
Pilpres 2014 – ilustrasi (Foto: beritadewan.com)

dakwatuna.com – Sebentar lagi kita akan merasakan titik kulminasi pentas politik nasional. 9 Juli 2014. Menjadi penentu ke mana arah Indonesia 5 tahun ke depan.

Akankah Indonesia dengan struktur demografi yang kuat, dapat menciptakan masyarakat yang produktif? Akankah Indonesia dengan kekayaan alam yang berlimpah, dapat menjadi negara pengekspor sumber daya strategis? Akankah Indonesia dengan luasnya lautan yang ada, dapat membangkitkan pesona baharinya? Akankah Indonesia dengan keberagaman etnis, suku, dan bahasanya, dapat menjadi taman wisata dunia yang diidam-idamkan banyak orang?

Banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk di dalam kepala ini. Untuk menentukkan yang terbaik, diantara dua pilihan yang ada.

Kita membutuhkan pemimpin yang berpengetahuan luas. Agar Indonesia selalu berada di atas tantangan zaman. Kita juga membutuhkan pemimpin yang berani. Agar Bangsa Asing tidak dapat bertindak semena-mena terhadap rakyat Indonesia. Kita juga membutuhkan pemimpin yang ikhlas. Agar kinerjanya jauh dari kata keserakahan. Dan segudang narasi kepemimpinan lainnya, yang sepertinya bisa menyelesaikan seluruh permasalahan bangsa.

Pada intinya, kita harus peka terhadap kompetisi politik yang ada. Mana pemimpin yang asli, dan mana pemimpin yang digerakkan orang lain. Karena pilihan kita berdampak. Begitu juga dengan calon Presiden yang kita perjuangkan. Dampaknya besar terhadap perkembangan zaman.

Semoga Allah memberikan pemimpin yang amanah, dan ikhlas dalam bekerja. Membawa Indonesia menjadi role-model negara mayoritas muslim yang berakhlak dan berkemajuan.

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Ridwan Akbar
Mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP UIN Jakarta.

Lihat Juga

Islam di Indonesia, Jangan Ibarat Air Susu Dibalas Air Tuba