Home / Berita / Nasional / Ustadz Arifin Ilham: Mari Dukung Jokowi Pimpin Jakarta dan Dukung Prabowo Pimpin Indonesia

Ustadz Arifin Ilham: Mari Dukung Jokowi Pimpin Jakarta dan Dukung Prabowo Pimpin Indonesia

Prabowo Subianto dan Arifin Ilham. (ist)
Prabowo Subianto dan Arifin Ilham. (ist)

dakwatuna.com Konstelasi politik menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia semakin meningkat. Beberapa tokoh mulai menyuarakan dukungannya kepada salah satu pasangan Capres-Cawapres yang ikut serta dalam Pilpres 2014 ini.

Salah satu di antaranya adalah Ustadz Arifin Ilham. Da’i yang dikenal dengan majelis Dzikir ini memberikan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Pernyataan dukungan tersebut belakangan beredar melalui pesan singkat maupun media sosial. Berikut ini teks dukungan Arifin Ilham terhadap Prabowo-Hatta yang beredar tersebut:

Subhanallah…  Jangan jadikan pemilu ajang perseteruan..! Prabowo dan Jokowi adalah saudara kita juga, kedua-duanya orang baik.. Satu merakyat, satu tegas berwibawa.. Sama-sama memiliki jiwa pemimpin. Mereka cocok menjadi pemimpin. Karena itu mari kita dukung kedua-duanya untuk menjadi pemimpin yang baik..
– Kita dukung Jokowi untuk memimpin Jakarta, dan
– Kita dukung Prabowo untuk memimpin Indonesia

Jika dukungan kita seperti ini, dengan seizin Allah Ta’ala, keduanya pasti menjadi pemimpin, dan kita tidak perlu berseteru apalagi berpecah belah.

K.H. Muhammad Arifin Ilham
(Pimp. Majelis Az-Zikra)

Widi Keswianto, Divisi Dakwah Hubungan Luar Negeri Majelis Az-Zikra, membenarkan bahwa teks tersebut merupakan pernyataan dari Arifin Ilham.

“Ustadz (Arifin Ilham) berpendapat, semua ada kelebihan dan kekurangan, yang terpenting adalah siapa yang paling kecil risikonya buat umat dan membuka jalan dakwah,” ujar Widi Keswianto kepada redaksi dakwatuna.com, Ahad (8/6/2014).

Ustadz Arifin Ilham memiliki banyak anggota jamaah pada majelis Dzikirnya. Arifin Ilham juga memiliki akun Facebook yang saat ini telah memiliki 2 juta fans, dan akun Twitter yang merelay isi dari Facebooknya yang difollow oleh 485 ribu follower. (dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (198 votes, average: 8,85 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • lucky77

    Subhanallah walhamdulillah walailahaillahu wallahuakhbar…insya Allah..berkah..amin ya rabb..

  • Alhamdulillah.. #SelamatkanIndonesia

  • Taufik Adiguna

    Prabowo Subianto memang untuk Indonesia..

  • Widodo Ssr

    Bp. Ustadz Arifin Ilham. Itu namanya tidak adil dan justru opini anda akan menimbulkan pertentangan … coba kalau dibalik Bp. Prabowo Jadi Gubernur dan Bp. Jokowi sebagai Presidennya. Sebagai Dai/ulama, sebagai contoh dan panutan, seharusnya bersikap netral demi menjaga kerukunan, keutuhan umat beragama. Tentukan pilihan anda saat pencoblosan saja, tak perlu beropini yang dapat memecah belah, menimbulkan pertentangan.

    • Gie Sh

      kamu nggak ngerti, Pak Ustad itu mengingatkan bahwa Jokowi sudah disumpah diatas Al-quran untuk memimpin Jakarta selama 5 tahun. Pak Jokowi memang bagus tp ingat ketika kita telah bersumpah atas nama Allah SWT. Ini memang peluang sangat besar, tp memang hidup itu penuh pilihan. dan Pak Jokowi harus memilih mau menjadi pemimpin yang amanah atau tidak. Lebih baik kita berdo’a semoga Allah memberikan pemimpin yang baik dan amanah kepada kita semua. amin…..

      • Widodo Ssr

        Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden bukan berarti mengingkari amanah/janji pada rakyat. Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden itupun bukan kehendak Bp. Jokowi sendiri. Beliau ditunjuk/dicalonkan oleh rakyat lewat partai pemenang pemilu 2014 dan koalisi.
        Anggapan bahwa Bp. Jokowi mengingkari amanah/janji pada rakyat ini sangat menyesatkan dan fitnah.

        Bp. Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta dgn sumpah jabatan 5 Tahun sebagai Gubernur, itu pertagungjawaban kepada Presiden yang mengangkat dan memberhentikan Gubernur bukan janji dengan rakyat Jakarta. Gubernur boleh berhenti atau mengundurkan diri dan itu tidak melanggar janji/sumpah jabatan. Kalau berhentinya karena dipecat itu namanya gubernur mengingkari Janji/sumpah jabatan.

        Tidak ada larangan/tidak melanggar hukum kalau Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden, dan sekali lagi saya tekankan itu bukan kehendak Bp. Jokowi Sendiri tapi kehendak Rakyat.

        Jika Bp. Jokowi jadi Presiden beliau akan lebih mempunyai kewenangan dan keleluasaan melanjutkan menyelesaikan rencana dan ide2nya untuk membenahi dan membangun Jakarta. Sehingga harapan warga Jakarta akan bisa tercapai. Bahkan bukan hanya Jakarta saja, Propinsi2 yang lain se-Indonesia akan ikut maju dan berkembang merasakan kebijaksanaan Bp. Jokowi.
        Bp. Jokowi tidak lari dari amanah tapi melanjutkan amanah mengemban amanah dan tanggungjawab yang lebih besar untuk seluruh rakyat Indonesia.

        • Ina Rostina

          Bener banget mba tapi letak permasalahannya bukan disitu aj sistem pemerintahan kita tidak melarang itu. Bp. Ustadz Arifin Ilham tidak sembarangan mengutrakan pendapat pasti beliau telah memikirkan matang2. sekarang misal bpk jokowi jadi presiden secara UUD otomatis wakilnya naik jadi Gubernur sebenarnya disini letak permasalahannya. Tidak ada yg salah dengan Bpk Ahok beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa tapi kita selaku muslim harus inget didalam Al-Qur’an ada ayat yg menerangkan kalo seorang pemimpin yg mayoritas warganya muslim itu harus berasal dari warga muslim juga. Disini letak permaslahannya kebenaran Al-Qur’an sudah tidak terbantahkan lagi dari dahulu smpe sekarang. biarpun sistem negara kita tidak mempermasalahkan seorang pemimpin berasal dari luar islam. Allah Swt pasti punya maksud tersembunyi dengan ayat tsb “kadang apa yg menurut kita itu baik belum tentu baik buat kita akan tetapi kalo menurut Allah baik pasti juga baik buat kita dan negara kita”. Demi Indonesia, demi warga jakarta dan demi Bpk Jokowi yg kita cintai kita selaku muslim sebaiknya mengikuti langkah yg diambil oleh Bp. Ustadz Arifin Ilham…
          sukseskan Prabowo jadi RI 1 dan Bpk Jokowi tetep jadi Gubernur DKI jkt.

          • F.4

            Ina Rostina: Menurut saya argumen ini kurang rasional. Apakah untuk kemaslahatan yang lebih besar skalanya, kemudian kita “mengharuskan” Jokowi untuk meneruskan pekerjaan dalam skala lebih kecil. Pada saat di Solo, Jokowi juga tidak menyelesaikan term dia yang kedua dan Gerindra membujuk Jokowi untuk menjadi Gubernur Jakarta. Gerindra juga menarik Ahok yang belum habis masa kerjanya sebagai anggota DPR. Malah pada saat itu Ahok merupakan anggota DPR dari Golkar yang ditarik oleh Gerindra untuk menjadi cawagub Jakarta. Alangkah lebih tidak amanahnya Prabowo dengan membujuk Jokowi dan Ahok untuk tidak menyelesaikan pekerjaannya. Jadi menurut saya ini hanya argumen politik tanpa substansi nyata. Kecuali kalau Jokowi meninggalkan Indonesia dan menjadi sekjen PBB, toh Jakarta merupakan bagian dari Indonesia dan untuk memperbaiki Jakarta perlu mendapatkan support yang kuat dari pemerintah pusat.
            dan ini kata teman saya, sekarang banyak Ustad calo ayat,
            berkedok ustad dan menjual ayat Al-Quran…, Mereka “ustad calo ini’ gak rela kalo pejabat jadi bersih. Jasa utama mereka dalam “membuat surat pengampunan dosa” bakal gak laku kalo gak ada koruptor.Bukan rahasia umum sekarang ustadz bergelimang harta karena “hadiah” dari pejabat korup.Kasihan jamaah mereka yang ditipu habis-habisan oleh mereka yg mengaku “ustadz”

          • eiduy

            Ujung-ujungnya SARA basi trik ini

          • iwan66rokot

            ketika P. Ahok jadi Bupati Belitung Timur, beliau cukup berhasil membangun kesejahteraan Rakyat Belitung Timur, disana juga mayoritas agamanya islam, makanya kalau kita sepakat mencari pemimpin dari warganegara yang beragama islam, seharusnya ahklak nya juga islami jangan seperti sekarang, pemimpin dari partai islam justru banyak menjadi tersangka korupsi, Korupsi dana Haji, Korupsi Sapi Impor, Korupsi Hambalang, pemimpin ini semuanya orang islam, Anas Urbaningrum, mantan ketua HMI. di indonesia banyak yang pemimpinnya sebetulnya dari kaum munafik..berapa banyak walikota, bupati, gubernur, menteri dan anggota DPR yang sudah ditangkap KPK…karena yang mereka kejar kesenangan Dunia, bukan sebagai amalan untuk bekal mereka di Akhirat..jadi kita harus bisa membedakan antara pemimpin yang islami dan kaum Munafik.

        • ArthPa Arthpa

          saya setuju sekali untuk Widodo!…..bahwasannya pak Jokowi tidak serta merta meninggalkan jakarta melainkan Bapak Jokowi membemban Amanah dari Allah untuk menjadi Presiden Indonesia dan Jakarta yang termasuk di dalam nya. gak ada yang salah kan toh jakarta masih pak Jokowi perhatikan, bahkan lebih karena jakarta adalah Ibukota. Tapi Jangan dilihat di ruang lingkup jakarta saja coba lihat daerah yang perlu diperhatikan lain nya. Kalimantan misalnya, Jawa Misalnya, daerah saya sendiri misalnya(Palembang), Padang Misalnya, Makasar Misalnya,,,, Mereka Punya semangat yang tinggi terhadap Bapak JOKOWI. untuk Indonesia Lebih baik.

          dan Kita jangan lupakan, Orang orang yang Korupsi!…..berbondong bondong mereka korupsi, seolah olah mereka lupa dengan JANJI DAN SUMPAH yang Fakta nya masih banyak Masyarakat Miskin di negri ini….

          Apa kalian tidak melihat Orang orang yang KORUPSI mereka masih bisa tersenyum dan tertawa seolah olah mereka tidak berdosa, dan Senyum Pak Jokowi jau lebih indah dari pada Senyum dan tawa para KORUPTOR tersebut.

          Saya yakin dan percaya disaat kalian Melihat betapa banyak yang korupsi di pemerintahan sekarang pasti di hati kalian Marah, Benci, Bahkan ada yang menghujat sana sini.

          dengan sistem pemerintahan seperti apa, dengan partai partai seperti apa!…kalian sudah tahu itu…

          Ayolah jangan kalian mencoba menutup mata bahkan membutakan mata dengan keadaan yang ada!…..Ini Indonesia negri kaya bukan untuk dinikmati oleh orang/kelompok yang mau Korupsi. Luas dari pada itu Masyarakat Miskin lah yang harus diperhatikan Oleh para petinggi negri ini. Agar mereka merasa ada yang merangkul, mengayomi, dan sebagai tempat mengadu keadaan..

          karena Fakta adalah bukti nyata dan tidak seharusnya menjadi buram….
          dan bukti tidak nyata, kenapa harus memaksakan menjadi Nyata….

    • Imron Asnawi

      Sdr. widodo… sebagai seorang da’i bukan soal memihak atau tidak. Da’i adalah pembawa pesan walaupun itu pahit harus disampaikan. saya berpikir justru komentar-komentar beliau sangat menyejukkan berbagai pihak, tinggal bagaimana kita semua menafsirkannya. Jgn juga sdr. widodo membatasi Fungsi dan tugas seorang da’i dalam mendakwahkan apapun hal dalam hidup dan kehidupan ini.

    • Mukhlis Harahap

      Pak ustad blh berbicara itu haknya selama tidak menyalahi syari’at.malah saudara sendiri tidak adil melarang org lain berbicara

      • Tony Haryanto

        memilih ya memilih bukan menyuruh,,,, apa nya yg mendukung jokowi jadi pemimpin jakarta tohhh dia kan udah jadi gubernur jakarta,,,sekarang dia mencalonkan jadi presiden,,,coba aja pernyataan itu di balik,,,gak usah muna jadi orang

        • persatuan

          maaf, jangan bilang munafik kalo anda sendiri memang bukan munafik bang,
          #bukan pro joko ato bowo kwak :v

    • Ejhon Argen’t Waihaong

      sdr widodo ini harus banyak belajar cara pemahaman yg baik….!!!
      ustad sampaikan seperti itu krn jokowi sdh bersumpah di atas alquran..akan meminmpin jakarta selama 5 thn kedepan….!!!
      apa yg di katakan sdr Gie Sh itu benar…tinggal milih aja…mau jd pemimpin yg amanah atau tidak itu aja….!!!!

    • Aristhara Iccuhari

      kalau berhubungan dengan kepentingan UMAT ISLAM Ulama harus mengarahkan dan menganjurkan untuk memilih calon presiden yang tetap MEMBERIKAN JALAN BAGI KEPENTINGAN DAKWAH BAGI ISLAM bila kelak menjadi presiden

    • agoezta

      jadi orang serakah itu gak baik. apalagi serakah dgn kekuasaan. . .?
      saya sependapat dgn ust. Arifin.
      emban amanah 5th pimpin jakarta.

    • Widodo Ssr

      Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden bukan berarti mengingkari amanah/janji pada rakyat. Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden itupun bukan kehendak Bp. Jokowi sendiri. Beliau ditunjuk/dicalonkan oleh rakyat lewat partai pemenang pemilu 2014 dan koalisi. Anggapan bahwa Bp. Jokowi mengingkari amanah/janji pada rakyat ini sangat menyesatkan dan fitnah.
      Bp. Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta dgn sumpah jabatan 5 Tahun sebagai
      Gubernur, itu pertagungjawaban kepada Presiden yang mengangkat dan memberhentikan Gubernur bukan janji dengan rakyat Jakarta. Gubernur boleh berhenti atau mengundurkan diri dan itu tidak melanggar janji/sumpah jabatan. Kalau berhentinya karena dipecat itu namanya gubernur mengingkari Janji/sumpah jabatan.

      Tidak ada larangan/tidak melanggar hukum kalau Bp. Jokowi mencalonkan sebagai Presiden, dan sekali lagi saya tekankan itu bukan kehendak Bp. Jokowi Sendiri tapi kehendak Rakyat.

      Jika Bp. Jokowi jadi Presiden beliau akan lebih mempunyai kewenangan dan keleluasaan melanjutkan menyelesaikan rencana dan ide2nya untuk membenahi dan membangun Jakarta. Sehingga harapan warga Jakarta akan bisa tercapai. Bahkan bukan hanya Jakarta saja, Propinsi2 yang lain se-Indonesia akan ikut maju dan berkembang merasakan kebijaksanaan Bp. Jokowi. Bp. Jokowi tidak lari dari amanah tapi melanjutkan amanah mengemban amanah dan tanggungjawab yang lebih besar untuk rakyat Indonesia. Maaf dan terimakasih.

      • Kiki Ronoadi

        1. Menyesatkan dari mana ? Fitnah ?

        2. Apakah sudah selesai masa jabatan pak Joko sbg Gubernur DKI Jakarta ?
        Berapa orang rakyat Jakarta yang berharap Pak Joko piimpin Jakarta ? Saya termasuk, anda orang Jakarta bukan ? Saya coblos Joko di pilgub. Kalau mau selesaikan dulu 5 tahun. Baru nyapres. Inikah yang dimaksud Fitnah ? Kalau saya merasa terkhianati boleh dong ? dan memang fakta di khianati suara pilGub saya. Ini namanya Khianat.

        3. Ustad kok ngga boleh ngomong? kenapa? Anda aja boleh ngomong.

        Mohon maaf dan terimakasih.

        • Dyah Ayu

          Saya sependapat dengan Widodo Ssr saya tinggal di Cilandak KKO, Pasar Minggu,Jaksel.

          Sumpah janji jabatan Bp. Joko Widodo 5 Tahun sebagai Gubernur
          pertanggung-jawaban kepada Presiden bukan pada rakyat.
          Dan amanah yang diemban Bp. Joko Widodo dari rakyat Jakarta adalah untuk membenahi dan membangun Jakarta.
          Saya sebagai warga Jakarta justru sangat berharap Bp. Joko Widodo menang dalam Pilpres Nanti. Kewenangan Presiden tentu lebih luas dibanding kewenangan seorang Gubernur. Dengan begitu Bp. Joko Widodo bisa lebih leluasa melanjutkan amanahnya untuk membenahi dan membangun Jakarta. Saya bangga dengan kinerjanya yang bagus, program-programnya inovatif dan sesuai kebutuhan rakyat.

          Kita warga Jakarta juga jangan egois, Bp. Joko Widodo hanya untuk warga Jakarta saja, biarkan Bp. Joko Widodo memimpin untuk Indonesia (membangun membenahi tuk seluruh Indonesia).

          Saya berharap Bp. Joko Widodo jadi Presiden RI 2014 ini, dan semoga orang-orang yg berusaha untuk menjatuhkan beliau diberi kesadaran, dibukakan hatinya, menyadari akan ketulusan dan kerja nyata Bp. Joko Widodo selama ini untuk rakyat. Amin.

          Menuduh Bp. Joko Widodo mengingkari janji amanah rakyat Jakarta adalahfitnah, menjelekkan orang lain untuk tujuan tertentu adalah menyesatkan.

          Saya sebagai warga Jakarta tidak merasa dikhianati, justru saya berterima kasih atas kerja nyata Bp. Joko Widodo yg sudah saya rasakan. Relokasi PKL, penerapan Kartu Jakarta Sehat (KJS) & Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kampung Deret, dsb.
          Kalau kita tidak menutup mata tentu kita bisa melihat kenyataan.

          Saya sebagai warga Jakarta tidak merasa dikhianati, justru saya bangga karena beliau mencalonkan sebagai Presiden untuk mengemban amanah dan tanggung-jawab yang lebih besar untuk Indonesia.

          • Fajri Sidik

            si sumpah jabatan jokowi :
            “Demi Allah saya bersumpah akan
            memenuhi kewajiban saya sebagai
            Gubernur DKI Jakarta dengan sebaik-
            baiknya dan seadil-adilnya. Memegang
            teguh UUD Negara RI 1945 dan
            menjalankan segala UU dan peraturannya
            dengan selurus-lurusny a serta berbakti
            pada masyarakat, nusa dan bangsa”
            belum selesai masa jabatan udah
            ngacir, apakah itu sebaik-baiknya dan
            seadil-adilnya?
            masa jabatan di UUD 45 berapa tahun ? –”
            katany memegang teguh UUD

    • Candra Dave

      Anda itu aneh, profile picture nya muslimah yang menyejukkan tapi malah ngotot mendukung pemimpin yang berasal dari partai pendukung prostitusi dan partai yang menentang UU pornografi … #useyourbrain

    • Erma Hermawati

      pernahkah tersirat dalam hati saudara,, kenapa untuk pilpres kali ini para Ulama terpaksa terjun langsung. mulai dari ulama ahlussunah waljama’ah sampai mereka ulama ulama syi’ah? yuk direnungkan… kalau seandainya ada bahaya besar yang sedang mengintai ummat muslim di Indonesia, apakah patut mereka sebagai para Ulama diam dan tidak mengingatkan? tidakkah mereka was-was jika seandainya ummat salah dalam memilih yang kemudian akan mengubah aqidahnya?

    • Sonco Tengge

      aneh juga ini uztad…baru kali ada uztad yg ngomong harus memilih pasangan…ngga ada uztad lain yg kayak dia

  • Imron Asnawi

    Alhamdulillah……. Pencerahan politik yang menyejukkan buat kita semua. Saya sepakat bahwa Prabowo dan Jokowi adalah pemimpin-pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat. mereka layak untuk memimpi Republik ini dan Ibukota Republik saat ini, suatu kombinasi yang ideal. semoga kita menjadi teduh dibuatnya karena pencerahan dari almukarrom ust. Arifin ilham (semoga diberkahi dan dirahmati oleh Allah). jadilah pemilih dengan tidak menggunakan emosi dan buta hati, Nyok bangun bangsa ini secara profesional dan Proporsional. Semoga kita semua diberi hidayah dan rahmat-Nya. aminnnn yaa robbal alamin

    • Wibowo

      Sebaiknya pilihlah pemimpin yang dicalonkan, jangan memilih yang mencalonkan diri seperti hadits berikut, (terjemahan bebasnya):

      “Wahai Abdurrahman, janganlah kamu meminta jabatan, sebab jika engkau diberi (jabatan) karena meminta, kamu akan menanggung tanggungjawab atasnya, namun jika kamu diberi (jabatan) dengan tidak meminta(nya), kamu akan ditolong (oleh Allah),
      dan jika kamu melakukan sumpah atas sesuatu, kemudian kamu melihat suatu yang
      lebih baik, penuhilah kaffarat sumpahmu dan lakukanlah yang lebih baik.
      (terjemahan ditranslate dari English, bukan dari Bhs Arab) (diriwayatkan oleh :
      Sahih al-Bukhari 7146)”.

      Bagi saya seorang mualaf bukan masalah.. Tapi maaf yang perlu & harus kita ketahui, sebagai calon pemimpin yg akan kita pilih, apakah keislamannya karena sekedar syarat
      utk jadi menantu (alm) H.M. Soeharto atau memang hidayah sehingga benar-benar
      melaksanakan syariat islam, menegakkan amalan baik dan yg hak, serta menjauhi nahi mungkar dan kebatilan?

      Kita sebagai warga negara Indonesia dihadapkan pada 2 pilihan Capres-Cawapres. Sy sendiri dari dulu tidak tertarik dg kubu-kubuan dan segala hiruk pikuk perpolitikan.. Bagi saya semua pihak punya “kepentingan”. Tetapi semakin hari saya ‘gerah’ dg dunia sos-med yg saling hujat dan saling menebar ghibah serta Fitnah.. Astagfirulloh. Dari apa yg saya lihat, dengar, dan telusuri link berita (bukan tulisan blogg, tulisan sendiri yg tdk ada pertanggun jawaban atas kesahihan sumber) yg tentunya setidaknya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dari penulis. Saya sebagai umat muslim yg bertanggung jawab atas pilihan saya diakhirat kelak, .. berkesimpulan :

      Saya dukung Pemimpin yg mampu memimpin Keluarga lengkap,SAMARA (Sakinah, Mawardah, Warahmah). Pemimpin yg meniti karir dari bawah.. Setidaknya sudah teruji pernah ‘berkiprah’ mengabdikan dirinya kepada bangsa, memimpin Kota (Walikota Solo) bahkan menjadi Walikota Solo dua periode tdk spt yg dibicarakan di sosmed, Mampu memimpin Ibu Kota (Gubernur DKI Jkt), pemimpin yg berciri-ciri : tidak ada beban moral dan tanggung jawab masa lalu (walaupun masih dalam proses investigasi
      dari Komnas HAM dan KONTRAS), Jujur, Sederhana, Berdedikasi, jelas berkomitmen pada Rakyat dan Amanah… Semoga Ir. H. Joko Widodo diberikan kesehatan, keselamatan dan umur panjang. Amiin…

      Hormati pilihan orang lain dan pilihan sesama muslimin dan muslimat walaupun berbeda, hindari kedengkian, ghibah dan fitnah. Satukan UKUWAH ISLAMIAH, jangan mau diadu domba sesama muslim !! Para uztadz & uztadzah berlakulah BIJAK dan menentramkan, jangan justru memberikan contoh perpecahan kedengkian.. Naudzubillah Minzalik !!

      Ayo Gunakan Hak Pilihmu utk Indonesia yg lebih baik. Siapapun yg menang itulah amanah Rakyat yg harus kita hormati. itulah mengapa masyarakat dunia yg sedang menyaksikan proses suksesi Kepemimpinan bangsa ini mengatakan org Indonesia begitu HEBAT? Karena sejak ribuan tahun lalu kita saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain walaupun kita berbeda!! INDONESIA HEBAT !!

      • Elang Bari

        setuju

      • ArthPa Arthpa

        saya sangat setuju sekali pak!….bagi saya kalau sudah ada yang InsyaAllah baik di mata Allah dan banyak penilaian yang baik di mata manusia karena Air mata dari rakyat miskin yang merasakan karena merasa ada yang merangkul,menjadi sandaran dan tumpuan bagi keluhan saya rasa itu adalah air mata kejujuran…. dengan keluarga yang penuh kesederhanaan seperti halnya Rasulullah yang dalam kesederhanaan dan menjadi pemimpin yang banyak di cintai….

        saya orang Palembang Asli,,,,! saya suka Pak Hatta tapi saya lebih suka Pak Jokowi-JK untuk memimpin Indonesia…….bagi saya Indonesia bukan hanya untuk 9 juli 2014…. tapi untuk 5 tahun kedepan.
        karena Fakta adalah bukti nyata dan tidak seharusnya menjadi buram….
        dan bukti tidak nyata, kenapa harus memaksakan menjadi Nyata….

        • Erma Hermawati

          yang terbaik bagi ummat adalah mengikuti para ulama. terutama Ulama ahlussunah wal jama’ah. karena mereka yang akan mendatangkan rahmat Allah pada bumi kita. bukankah Allah membagi hambanya dalam tiga golongan. yang pertama golongan muttaqin. yang kedua golongan munafiqun dan yang ketiga fasik. Muttaqin adalah mereka yang mau menerima kebenaran suka ataupun tidak suka karena kepatuhan kepada Allah. dengan mengenyampingkan hawa nafsunya.
          wallahu’alam
          yuk semua yang mengaku hamba Allah berlomba lomba menjadi hamba muttaqin dengan mengikuti para Ulama

  • abu marsya

    dengan kita memilih prabowo menjadi presiden RI berarti kita menolong saudara jokowi memenuhi amanahnya sebagai gubernur Jakarta, mari kita tolong jokowi memenuhi sumpahnya sebagai gubernur jakarta dengan memilih prabowo hatta no 1 sebagai presiden RI

  • Uda Bajeng

    semoga indonesia bisa lebih baik ke depannya,…di tangan pak prabowo….

  • Ragil Kenes

    pengennya sih Bp. Prabowo (capres) & Bp. Jokowi (cawapres) :D #ngayal dikit enggak apa2 kan :)

    • mochammad ridwan

      dari semua komen, kayak e aq sreg sama yang satu ini deh.. :D
      ALLAH selalu memberikan “yang terbaik” untuk hambanya, bukan “yang diinginkan” hambanya. biarpun kadang keduanya gak selaras.
      bagi para pendukung, baik itu no 1 ato no 2… mari kita do`a kan bersama para “jagoan” kita. dan kita lihat ALLAH memberikan kita “siapa” untuk memimpin negeri ini.
      dan mari kita hormati pendapat sesama dengan tidak saling menjelekkan satu sama lain.

      • Ragil Kenes

        :) Salam sepuluh jari yang saling menggenggam untuk persahabatan dan kebersamaan.

  • sukarman

    SAYA SANGAT SETUJU DG PERNYATAAN UST ARIPIN ILHAM

  • Ali Mencintaimu

    Alhamdulillah….
    semakin menguatkan pilihan saya… maju terus Prabowo-Hatta utk indonesia
    kami mendukung & mendoakanmu…….

  • PUGUH

    elektabilitas pak prabowo mulai naik,,yes

  • Prabowo For RI1 and Jokowi For DKI1 !

    Mari kita dukung dua-duanya

  • okabasi doma

    Sebaiknya Ustadz Arifin Ilham NETRAL.
    TEKS anda ini sepertinya KELIRU dalam wujud nyatanya. Bagaimana mungkin mendukung JOKOWI menjadi GUBERNUR DKI kalau saat ini JOKOWI sudah menjadi CAPRES.

    TEKS semacam ini, secara langsung, tanpa anda sadari, telah menyinggung UMAT ISLAM -baik yg awam maupun yg ulama/pakar- yg mendukung CAPRES JOKOWI.

    Betul apa yg disabdakan Rasulallah SAW, umat nya akan mengalami KONDISI umat Islam yg tercerai berai, dan lebih CELAKA dan NESTAPA/KELAM, umat Islam saat ini KALAH disegala lini dengan umat non Islam: IPTEK, sosbud, ekonomi/perdagangan dan lainnya.

    PILPRES RI 2014 , menggunakan METODE ini yg mampu membentur benturkan kepala umat Islam, saling melecehkan, salin mengkutuk sesama umat, dan lain sebaagainya, dan sudah barang tentu tidak mengherankan saya,sebab METODE hasil pikir(an) musuh musuh Islam. yg nota bene METODE ini hanya COCOK untuk mereka, tetapi justru umat Islam ikut ‘menyantapnya” akibatnya : lihat sekarang di Indonesia, umat Islam saling bermusuhan yg hanya sekedar sosok JOKOWI dan PRABOWO SUBIYANTO.

    • StopFanatik

      Sudah tugas ustad/kyai/ulama menyampaikan mana yang baik, mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Walaupun mungkin yang akan disampaikan ada sebagian yang pro atau kontra, Bila ada umat yang bertanya tidak mungkin mereka menjawab netral dalam hal ini, apalagi hal yang menyangkut nasib umat ke depan. Yang harus bersikap netral adalah PNS, TNI/Polri. Stop fanatik buta please…Mohon maaf bila kurang berkenan. Salam.

      • Sonco Tengge

        kalo anda konsisten….kenapa ustad ini ngga bahas kejahatan Prabowo thn ’98 dan tumpulya hukum ditangan seorang Hatta Rajasa di kasus anaknya…seorg uztad hrs fair dong

  • Ampoen Pon

    Subhanallah’ amin

  • Replianto Arifin

    widodo Ssr sok pintar

  • Tatik Aswanto

    Makin memantapkan saya dalam memilih Prabowo- Hatta.

  • Ardy Wibowo

    Menuduh Bp. Jokowi mengingkari janji amanah rakyat Jakarta adalah fitnah, menyudutkan, menjelekkan orang lain untuk tujuan tertentu adalah menyesatkan.
    Saya sebagai warga Jakarta tidak merasa dikhianati, amanah Bp. Jokowi adalah membangun dan memperbaiki Jakarta.
    Kalau anda memojokkan Bp. Jokowi dengan Sumpah jabatan Gubernur 5 tahun dan harus diselesaikan dulu, itu namanya tidak benar, tidak adil dan egois … mempolitisir untuk kepentingan anda/golongan anda sendiri.
    Bp. Jokowi maju sebagai capres juga bukan keinginannya sendiri tapi keinginan rakyat, amanah rakyat membangun jakarta membangun untuk Indonesia.
    Bp. Jokowi bukti Kerja nyata bukan sekedar orasi iklan di TV.

  • Rahmat Diansyah DBrown

    Buat yang kekeh soal Jokowi tidak apa2 meninggalkan Sumpahnya untuk jadi Gubernur DKI selama 5 tahun, coba camkan ini, si Jokowi itu memangnya bersumpah kepada Siapa ? Atas nama siapa ??
    Tingkatan Presiden dengan ALLAH/TUHAN lebih tinggi mana ???
    memangnya akan lebih gampang beliau menuntaskan Jakarta jika menjadi presiden ??
    bisa2 beliau lupa untuk mengurusin jakarta karena sudah jadi Presiden,karena tingkatan managerialnya sudah lebih luas lagi yaitu Negara.
    Dah Banyak kok orang2 bilang jikalau Jokowi menyelesaikan tugasnya selama 5 tahun di Jakarta dan minimal bisa memperbaiki Jakarta. Jokowi OTOMATIS naek jadi Presiden di tahun 2019 TANPA ada LAWAN !!!.

    Wassalam.

    • Tony Haryanto

      ada sebab ada akibat ,,,,gak usah muna jadi org,,,,, presiden berjanji/bersumpah 5 tahun membenahi indonesia,,baru 2 thn turun jabatan atau mengundurkan diri itu bisa karena tak sanggup lagi membenahi indonesia ini,,,,dan sebaliknya,,,jadi jgn di besar”kan. suami istri aja bisa cerai walau sudah bersumpah,,,,intinya ada sebab ada akibat…

      • persatuan

        maaf bang, kalo soal MUNAFIQ atau apalah jangan di bahas ya bang,
        kalo kita tak tau mana yg MUNAFIQ mana yang tidak mendingan diam
        dan ada kemungkinan kita ini MUNAFIQ juga bang…..

        #bukan joko ato bowo lover

    • ArthPa Arthpa

      hahaha!…bang Rahmat keep smile dong! Jokowi jadi PRESIDEN menari Ramai Ramai….

  • susanto joko

    dan alangkah baiknya klo kita memilih dari hati nurani kita msing2.
    tak perlu ajak orang untuk pilih sana sini
    setiap orang punya pandangan sendiri terhadap masing2 capres.
    krna bla km mndukung cpres yg 1 n km mnjlek2an cpres yg laen
    ituu jga perbuatan yg d lrang dlm syariat agama islam.

    • Muhyidin Kamil

      Negative Campaign boleh kok…negative campaign itu bukan menjelekkan…tapi mengungkap fakta sebenarnya…supaya rakyat itu tahu kualitas pemimpinnya seperti apa…kl nyapres…resikonya harus siap untuk dibongkar…yang baik kita bilang baik…yang jelek kita bilang jelek…itulah faktanya…jangan membeli kucing dalam karung….

      • Sonco Tengge

        gmana kasus Bossmu apa udah beres apa belom

  • Chusnul Mukadar

    mantaaaaapp ustadz…mulai sekarang saya pindah dukungan dari jokowi ke prabowo.

  • Tony Haryanto

    anggota jamaah sebanyak apapun klo memang salah tak akan di pilih,,,anggota gerindra aja pada dukung jokowi,,,masih kalah follower sama artis”,,,gak ngaruh klo masalah jumlah mah

  • Wahya Fals

    iya biarkan jokowi menjadi pemimpin jakarta yg amanah…….

  • Wibowo

    Sebaiknya pilihlah pemimpin yang dicalonkan, jangan memilih yang mencalonkan diri seperti hadits berikut, (terjemahan bebasnya):

    “Wahai Abdurrahman, janganlah kamu meminta jabatan, sebab jika engkau diberi (jabatan) karena meminta, kamu akan menanggung tanggungjawab atasnya, namun jika kamu diberi (jabatan) dengan tidak meminta(nya), kamu akan ditolong (oleh Allah),
    dan jika kamu melakukan sumpah atas sesuatu, kemudian kamu melihat suatu yang
    lebih baik, penuhilah kaffarat sumpahmu dan lakukanlah yang lebih baik.
    (terjemahan ditranslate dari English, bukan dari Bhs Arab) (diriwayatkan oleh :
    Sahih al-Bukhari 7146)”.

    Bagi saya seorang mualaf bukan masalah.. Tapi maaf yang perlu & harus kita ketahui, sebagai calon pemimpin yg akan kita pilih, apakah keislamannya karena sekedar syarat
    utk jadi menantu (alm) H.M. Soeharto atau memang hidayah sehingga benar-benar
    melaksanakan syariat islam, menegakkan amalan baik dan yg hak, serta menjauhi nahi mungkar dan kebatilan?

    Kita sebagai warga negara Indonesia dihadapkan pada 2 pilihan Capres-Cawapres. Sy sendiri dari dulu tidak tertarik dg kubu-kubuan dan segala hiruk pikuk perpolitikan.. Bagi saya semua pihak punya “kepentingan”. Tetapi semakin hari saya ‘gerah’ dg dunia sos-med yg saling hujat dan saling menebar ghibah serta Fitnah.. Astagfirulloh. Dari apa yg saya lihat, dengar, dan telusuri link berita (bukan tulisan blogg, tulisan sendiri yg tdk ada pertanggun jawaban atas kesahihan sumber) yg tentunya setidaknya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dari penulis. Saya sebagai umat muslim yg bertanggung jawab atas pilihan saya diakhirat kelak, .. berkesimpulan :

    Saya dukung Pemimpin yg mampu memimpin Keluarga lengkap,SAMARA (Sakinah, Mawardah, Warahmah). Pemimpin yg meniti karir dari bawah.. Setidaknya sudah teruji pernah ‘berkiprah’ mengabdikan dirinya kepada bangsa, memimpin Kota (Walikota Solo) bahkan menjadi Walikota Solo dua periode tdk spt yg dibicarakan di sosmed, Mampu memimpin Ibu Kota (Gubernur DKI Jkt), pemimpin yg berciri-ciri : tidak ada beban moral dan tanggung jawab masa lalu (walaupun masih dalam proses investigasi
    dari Komnas HAM dan KONTRAS), Jujur, Sederhana, Berdedikasi, jelas berkomitmen pada Rakyat dan Amanah… Semoga Ir. H. Joko Widodo diberikan kesehatan, keselamatan dan umur panjang. Amiin…

    Hormati pilihan orang lain dan pilihan sesama muslimin dan muslimat walaupun berbeda, hindari kedengkian, ghibah dan fitnah. Satukan UKUWAH ISLAMIAH, jangan mau diadu domba sesama muslim !! Para uztadz & uztadzah berlakulah BIJAK dan menentramkan, jangan justru memberikan contoh perpecahan kedengkian.. Naudzubillah Minzalik !!

    Ayo Gunakan Hak Pilihmu utk Indonesia yg lebih baik. Siapapun yg menang itulah amanah Rakyat yg harus kita hormati. itulah mengapa masyarakat dunia yg sedang menyaksikan proses suksesi Kepemimpinan bangsa ini mengatakan org Indonesia HEBAT? Karena sejak ribuan tahun lalu kita saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain walaupun kita berbeda!! INDONESIA HEBAT !!

    • Muhyidin Kamil

      Jangan fanatik berlebihan dengan seseorang tanpa mengetahui siapa yg ada di belakang orang tsb dan maksud mereka…Jokowi merakyat?? Buktinya angka kemiskinan dan pengangguran di Solo dan Jakarta meningkat…rakyat miskin dan yang menganggur bertambah…(ini fakta)…Jokowi bersih??? Kasus korupsi dana hibah KONI dan BPMKS di Solo dan bus transjakarta yg merugikan negara…(ini fakta)…Jokowi sederhana??? Di solo berdasarkan keterangan stafnya sendiri…jokowi itu selalu pake jas dan berdasi…(ini fakta)…ketika mau pilgub jakarta baru pake baju kotak2 dengan celana biasa…ada apa ini??? kalo bukan pencitraan…Jokowi jujur??? Semua pencitraan dan settingan…semua pembentukan opini oleh media.(ini fakta)….bukankah ini kebohongan terbesar??? PDIP bersih dari korupsi??? Berdasarkan data ICW dan KPK…ada 113 politisi PDIP yang terlibat korupsi..knp kita tidak banyak tahu??? Karena tidak di ekspose oleh media…Jokowi religius??? Baca al Fatihah aja berantakan…ditegur wudhu nya salah eh sekda nya dimarah2i…setiap sholat difoto..di rekam…bukankah itu riya’????

    • Muhyidin Kamil

      Teruji??? Kok Solo dan Jakarta makin parah??? Kasus mobil esemka…ini mobil rakitan…pake onderdil berbagai macam merk..cuma chasis sama body nya aja bikin sendiri…Jokowi sendiri pake mobil toyota inova…mana mobil esemka itu skrg??? Mobil esemka hanya digunakan untuk melambungkan nama jokowi…kami tidak bodoh dan tidak mau di bodohi dengan pencitraan palsu dan rekayasa…pemilih itu harus cerdas…bukan fanatik berlebihan sehingga menutup akal pikiran dan hati kita…PDIP itu partai satu2nya yang menolak penutupan dolly…partai apa ini?? Kok mendukung kemaksiatan???? Mikir doong…

  • DianSati Matondang

    Lebih seru baca comment daripada beritanya… hehehehe.. ^_^
    Terimakasih atas pandangan yang diberikan teman2 semua…

    • Herman Ku Susilo

      setuju

  • Elang Bari

    terima kasih ustad atas dukunganya terhadap jokowi utk memimpin jakarta, ustad berkata jujur krn seorang ustad tdk mungkin berkata bohong, ustad jujur mengatakan jokowi merakyat meski yg lain mungkin bilang tidak, ustad jujur mengatakan prabowo tegas berwibawa meski yg lain mungkin bilang tidak. namun mengenai keinginan semua org punya hak, jutaan rakyat dan relawan jokowi menginginkan beliau tdk hanya memimpin jakarta namun juga ingin jokowi memimpin negara ini. namun semua keputusan mengenai siapa yg jadi presiden kelak Allah swt yg mengatur, semoga Allah swt mengabulkan keinginan jutaan rakyat dan relawan agar jokowi yg memimpin negara ini pada tahun 2014-2019, amin. salam dua jari

  • Elang Bari

    Jokowi maju jadi gub DKI bukan keinginanya namun krn desakan2 para tokoh yg menginginkan DKI dipimpin seorang yg anti korupsi,

    kesuksesanya memimpin solo dikenal dunia sampai2 beliau mendapatkan penghargaan dr luar sbg salah satu walikota terbaik.

    krn hal inilah jokowi didesak meminpin jakarta utk membersihkan para koruptor. hal yg sama terjadi ketika beliau maju ke RI 1,

    ini bukan krn keinginanya namun desakan dari seluruh para rakyat dan relawan yg tersebar diseluruh ndonesia, lalu kemudian terjadi dukungan dr internal pdip yg dikenal dg projo yg menginginkan beliau dicapreskan,

    melihat fitnah dan kampanye hitam yg ada skrg baru saya paham knapa ibu megawati menginginkan pengumuman capres setelah pileg.

    ibu megawati telah membayangkan fitnah, hinaan, dan hujatan thdp jokowi. resikonya begitu besar jika pengumuman capres setelah pileg dipastikan suara pdip akan jatuh, krn dr dalam maupun dr luar (rakyat dan relawan) sudah memastikan tdk akan mencoblos pdip jika jokowi tdk dicapreskan sebelum pileg.

    setelah pertimbangan yg sgt matang akhirnya ibu megawati memutuskan memberi mandat kpd jokowi utk maju pilpres dan siap dg resiko yg ada..

    reaksi jokowi setelah menerima mandat bukanlah gembira atau senang namun beliau menangis sambil mencium bendera pusaka krn menerima amanah yg sangat besar.

    saya yakin hampir seluruh rakyat indonesia yg mendukung jokowi melakukan sujud sukur atas berita gembira ini.

    kita perjuangkan jokowi menuju RI 1 kita harus berjuang sekuat tenaga meraih suara swing voter yg sangat menentukan kemenangan.

    salam dua jari

  • susi

    alhamdulillah,sy setuju dengan pak ustad,pilih no1

  • Elang Bari

    bandingkan dg prabowo yg sudah merintis niatnya menjadi presiden RI sejak 2009, akibat kalah suara prabowo hanya bisa maju sbg cawapres megawati dg perjanjian batu tulis bahwa megawati mendukung pencapresan prabowo pada tahun 2014.

    setelah kalah dlm pilpres 2009 prabowo mulai aktif mengiklankan dirinya selama lebih kurang 5 tahun sampai 2014 agar dirinya dikenal rakyat indonesia dg pencitraan sosok dirinya yg tegas, meskipun sosok tegas ini belum terdengar apa prestasi ataupun perbuatan yg menunjukkan ketegasanya. kecuali iklan di tv yg menampilkan seolah2 beliau tegas.

    biaya iklan prabowo yg dimulai dari 2009 sd 2014 tentulah tidak sedikit yg pasti miliaran rupiah. ini menjelaskan knapa timses prabowo akan melakukan cara apapun demi kemenangan prabowo.

    dalam setiap orasi dipanggung prabowo selalu menyebut jokowi capres maling, capres boneka, capres klemar klemer dan lain-lainya. akibatnya bukan dukungan yg didapat namun banyaknya kubu prabowo yg membelot mendukung jokowi dari tingkat pusat sampai kedaerah.

    melihat fenomena pembelotan ini pada kampanye yg terakhir2 prabowo menyebut dg jujur dan iklas bahwasanya jokowi-jk adalah patriot sejati dg harapan meraih simpati rakyat..

    namun tipu daya prabowo ini sudah terlambat krn rakyat sudah paham. prabowo yg dlm setiap orasi selalu meneriakkan jgn mau dipimpin capres maling, capres boneka, capres klemar – klemer. sekarang berbalik memuji jokowi-jk.

    semua yg diatas bukanlah fitnah atau rekayasa namun itulah faktanya yg bisa ditelusuri dan dicari kebenaranya.

    salam dua jari

  • Mas Karso

    Pemimpin masa depan 2014-2019 Prabowo-Hatta

  • Achmad Syajari

    Alhamdulillah ustad… mudah2an semua muslim bisa mengerti. dua-duanya (Prabowo dan Jokowi) adalah saudara kita. sehingga klo satu dapet satu ngga, berarti yg satu serakah, oleh karena itu yg adil adalah Prabowo Presiden Negara Republik Indonesia dan Jokowi Presiden Ibukota Negara Republik Indonesia…

  • eiduy

    Sebaiknya pilihlah pemimpin yang dicalonkan, jangan memilih yang mencalonkan diri seperti hadits berikut, (terjemahan bebasnya):

    “Wahai Abdurrahman, janganlah kamu meminta jabatan, sebab jika engkau diberi (jabatan) karena meminta, kamu akan menanggung tanggungjawab atasnya, namun jika kamu diberi (jabatan) dengan tidak meminta(nya), kamu akan ditolong (oleh Allah),
    dan jika kamu melakukan sumpah atas sesuatu, kemudian kamu melihat suatu yang
    lebih baik, penuhilah kaffarat sumpahmu dan lakukanlah yang lebih baik.
    (terjemahan ditranslate dari English, bukan dari Bhs Arab) (diriwayatkan oleh :
    Sahih al-Bukhari 7146)”.

    Bagi saya seorang mualaf bukan masalah.. Tapi maaf yang perlu & harus kita ketahui, sebagai calon pemimpin yg akan kita pilih, apakah keislamannya karena sekedar syarat
    utk jadi menantu (alm) H.M. Soeharto atau memang hidayah sehingga benar-benar
    melaksanakan syariat islam, menegakkan amalan baik dan yg hak, serta menjauhi nahi mungkar dan kebatilan?

    Kita sebagai warga negara Indonesia dihadapkan pada 2 pilihan Capres-Cawapres. Sy sendiri dari dulu tidak tertarik dg kubu-kubuan dan segala hiruk pikuk perpolitikan.. Bagi saya semua pihak punya “kepentingan”. Tetapi semakin hari saya ‘gerah’ dg dunia sos-med yg saling hujat dan saling menebar ghibah serta Fitnah.. Astagfirulloh. Dari apa yg saya lihat, dengar, dan telusuri link berita (bukan tulisan blogg, tulisan sendiri yg tdk ada pertanggun jawaban atas kesahihan sumber) yg tentunya setidaknya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dari penulis. Saya sebagai umat muslim yg bertanggung jawab atas pilihan saya diakhirat kelak, .. berkesimpulan :

    Saya dukung Pemimpin yg mampu memimpin Keluarga lengkap,SAMARA (Sakinah, Mawardah, Warahmah). Pemimpin yg meniti karir dari bawah.. Setidaknya sudah teruji pernah ‘berkiprah’ mengabdikan dirinya kepada bangsa, memimpin Kota (Walikota Solo) bahkan menjadi Walikota Solo dua periode tdk spt yg dibicarakan di sosmed, Mampu memimpin Ibu Kota (Gubernur DKI Jkt), pemimpin yg berciri-ciri : tidak ada beban moral dan tanggung jawab masa lalu (walaupun masih dalam proses investigasi
    dari Komnas HAM dan KONTRAS), Jujur, Sederhana, Berdedikasi, jelas berkomitmen pada Rakyat dan Amanah… Semoga Ir. H. Joko Widodo diberikan kesehatan, keselamatan dan umur panjang. Amiin…

    Hormati pilihan orang lain dan pilihan sesama muslimin dan muslimat walaupun berbeda, hindari kedengkian, ghibah dan fitnah. Satukan UKUWAH ISLAMIAH, jangan mau diadu domba sesama muslim !! Para uztadz & uztadzah berlakulah BIJAK dan menentramkan, jangan justru memberikan contoh perpecahan kedengkian.. Naudzubillah Minzalik !!

    Ayo Gunakan Hak Pilihmu utk Indonesia yg lebih baik. Siapapun yg menang itulah amanah Rakyat yg harus kita hormati. itulah mengapa masyarakat dunia yg sedang menyaksikan proses suksesi Kepemimpinan bangsa ini mengatakan org Indonesia begitu HEBAT? Karena sejak ribuan tahun lalu kita saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain walaupun kita berbeda!! INDONESIA HEBAT !

  • nanangrusmana

    hadeuh pada dapet apa sih dari jokowi sama prabowo ? emang kalau dua orang tu sdh jadi presiden, bakal peduli sama lo pade ? listrik bakalan naik terus, tol naik terus, bbm bakal naik terus…!! saiapapun yg jd presidennya , prabowo atau Jokowi , Lo pade ngapain pd berantem ? sadar ey sadar…….
    Sudah tinggal tunggu saja tgl 9 .

  • Anton Akong

    ustadz aje tauuuuu

  • abu jundullah

    Astaghfirullahal’adzim…. ktnya ustadz??
    Tp kok gak adil…..
    Ktnya tau hukum syari’at…???
    Tp kok dukung demokrasi….
    Ktnya faham al-Qur’an…???

    Tlng pahami ma’nanya dg benar….
    Renungkan… amalkan….

    Jg cm pake busana serba putih tp
    Aqidahnya melenceng…

    Wallahu a’lam bish showwab

  • Erma Hermawati

    saya tahu dan sadr bapak Prabowo bukanlah yang terbaik . tapi setidaknya beliau memiliki mudarat yang lebih kecil untuk ummat. mungkin itulah yang ada dibenak para Ulama saat mendukung beliau. bapak jokowi mungkin orang baik, tapi justru karena kebaikan beliau mendatangkan mudarat yang banyak. dilegalkannya perkawinan sejenis menurut rujukan HAM. menghapuskan kolom ktp demi diskriminatif. menolak penutupan situs pornograpi karena “kreatifitas”. beliau terlalu baik, terlalu takut menyakiti, terlalu takut … seperti orang tua yang mendidik anak dengan kebaikan tanpa ilmu. semua diberi atas nama kebahagiaan, segala dituruti, asal anak senang… maka anak akan tumbuh tanpa arah tidak jelas yang akan menghancurkannya dikemudian kelak…

    wallahu’alam, setidaknya saat bersama para ulama apa yang kita pilih tidak membeeratkan di yaumal hisab nanti

  • hudzaifah

    allah sudah punya…jawaban siapa yg menjadi presiden..indonesia selanjutnya….dan setiap orang punya hak memilih….pilihannya masing2 termasuk ustad arifin ilham, jd sah aja jika pak ustad berkomentar…selagi tidak menjekkan2 yg lain….saya yakin pak ustad punya alasan dengan pilihannya….termasuk saya…saya pilih no 1 dengan alasan yg sudah saya pikirkan baik2 walau jujur saja…saya suka karakter jokowi …pas banget, namun ada hal lain di belakang ini yg harus kita pikirkan masak2 namun apapun pilihan kalian…..semoga kita saling menghormati..krn keduanya….orang2 hebat…yg ingin memajukan bangsa indonesia.

  • Sonco Tengge

    hahaha ngedukung kok capres kasus HAM 98 yg wakilnya punya masalah hukum kasus anaknya yg bebas dari penjara setelah menabrak org…koalisinya parah…

  • The Nurr

    Moga” ajah go ribut dechhhh..,.

Lihat Juga

Islam di Indonesia, Jangan Ibarat Air Susu Dibalas Air Tuba