Home / Berita / Daerah / PKPU dirikan Dapur Air di Desa Sangeang kecamatan Wera, NTB

PKPU dirikan Dapur Air di Desa Sangeang kecamatan Wera, NTB

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Dapur air PKPU di desa Sangeang, Kecamatan Wera, NTB.  (apn/pkpu)
Dapur air PKPU di desa Sangeang, Kecamatan Wera, NTB. (apn/pkpu)

dakwatuna.com – NTB.   Desa Sangeang termasuk desa yang paling dekat dan terkena imbas langsung dari letusan gunung Sangeang. Desa yang termasuk dalam kecamatan Wera ini hanya berjarak sekitar 8 km dari gunung Sangeang.

Setidaknya, ada 7 desa di kecamatan Wera yaitu Desa Toitoi, Sangeang, Tadewa, Ranggasolo, Bala, Kalagena, dan Paipai. Total penduduk di kecamatan ini sebanyak 7.328 jiwa atau 1.748 KK. Untuk menuju kecamatan Wera dari kota Bima berjarak kurang lebih 70 km atau sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan.

Berdasarkan assessment relawan DRM (Disaster Risk Management) PKPU, dampak dari erupsi termasuk kategori ringan, kecuali yang berada tepat di kepulauan Sangiang. Seluruh lahan pertanian diperkirakan ludes. Selain itu, ribuan ternak juga diperkirakan mati.

Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa, tidak ada kerusakan rumah, para warga sudah beraktivitas seperti biasa. Tinggal dampak dari debu yang tersisa yang diterbangkan angin terasa mengganggu warga.

Wilayah kepulauan Sangeang sendiri sebenarnya tidak dihuni oleh masyarakat secara permanen. “Mereka hanya tinggal sementara sekitar 3 sampai 4 bulan atau musiman saja. Hanya untuk mengurus ternak dan pertanian mereka,” ujar tokoh masyarakat setempat.

PKPU memberikan berbagai bentuk bantuan, seperti mendirikan dapur air bagi masyarakat, membagi-bagikan air mineral, roti, masker dan obat tetes mata. Sementara untuk masker tersendiri dikirim via Lombok karena bandara di Bima baru dibuka pada tanggal 4 sore dan baru satu maskapai yang beroperasi yaitu Wings air.(apn/kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, Kampung Sindang Asih, Bogor, Ahad (13/11/2016). (Dita/Putri/PKPU)

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor