Home / Berita / Nasional / Prabowo: Saya Berutang Budi pada Petani dan Nelayan

Prabowo: Saya Berutang Budi pada Petani dan Nelayan

Prabowo Subianto, Capres Koalisi Merah Putih pada Pilpres 2014.  (rmol.com)
Prabowo Subianto, Capres Koalisi Merah Putih pada Pilpres 2014. (rmol.com)

dakwatuna.com – Malang. Dengan menumpang helikopter, calon presiden Prabowo Soebianto menghadiri Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XIV di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan berutang budi pada petani dan nelayan saat masih menjadi tentara.

“Waktu muda saat menjadi tentara, saya berutang budi pada nelayan dan petani,” kata Probowo yang hadir sebagai Anggota Dewan Kehormatan KTNA di Malang, Jawa Timur, Jumat (6/6/2014).

Prabowo menambahkan, TNI merupakan tentara rakyat dan diberi makan oleh petani. Sehingga kemerdekaan sesungguhnya ada di tangan nelayan dan petani. Meski Indonesia memiliki alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang hebat, tidak ada artinya jika kebutuhan pangan tentara tak terpenuhi.

“Coba bayangkan, apakah bisa perang kalau isi ransel prajurit tidak ada beras. Peran petani dan nelayan sangat besar. Karena itu saya siap memperjuangkan nasib petani dan nelayan,” ujar Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu juga mengaku siap memperjuangkan nasib petani dan nelayan jika terpilih sebagai presiden. Sebab menurutnya, sebagai negara agraris dan maritim, swasembada pangan nasional mutlak diraih.

“Sektor lain memang harus dibangun, tapi landasannya harus tetap berada di sektor pertanian yang kuat,” ucap Prabowo.

“Kita bisa hidup tanpa mobil, tanpa pesawat, tanpa gedung mewah. Tetapi apa jadinya kalau tidak ada beras, tidak ada pangan, maka tidak ada yang namanya negara,” tegas Prabowo.

Calon presiden yang diusung Partai Gerindra dengan Koalisi Merah Putih ini tiba di Lapangan Desa Krapyak Kecamatan Kepanjen menggunakan helikopter sekitar pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, Prabowo diantar menggunakan mobil Toyota Alphard menuju lokasi Penas KTNA XIV di Pendopo Pemkab Malang. Pidato Prabowo dalam kegiatan itu berlangsung sekitar 20 menit. (Sss/liputan6/sbb/dakwatuna).

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 7,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

RZ Salurkan 510 Superqurban di Kampung Nelayan