Home / Berita / Nasional / Saat Deklarasi Jokowi-JK, Politikus PKB dan PDIP Berantem

Saat Deklarasi Jokowi-JK, Politikus PKB dan PDIP Berantem

Logo Jokowi-JK. (inet)
Logo Jokowi-JK. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Deklarasi Jokowi-JK Pro TKI di gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI), Kamis (5/6/2014), berlangsung aneh. Dua politikus pendukung pasangan Jokowi-JK malah berantem.

Itu setelah dedengkot Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar mengaku, tersinggung mendengar pidato Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka, demikian seperti dilansir Republika Online, Jum’at (6/6/2014).

Ketua Tim Nasional Pemenangan Jokowi-JK tersebut mengaku, berang lantaran Rieke cenderung menyerang kinerja Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar. Cak Imin adalah bos Marwan di PKB.

“Saya tidak terima kalau Cak Imin dinilai kurang serius dalam melindungi TKI. Cak Imin sudah sering melawat ke berbagai negara di Timur Tengah. Kuwait, Arab Saudi, Mesir untuk menyelesaikan berbagai kasus TKI di sana, kok bisa dibilang pemerintah kurang serius melindungi TKI,” ceplos Marwan dengan mata melotot tanda tidak suka dengan kritikan Rieke.

Deklarasi ini memang diwarnai sindir-menyindir antara Marwan dan Rieke. Padahal mereka sekarang satu koalisi mendukung pemenangan Jokowi-JK. Dalam pidatonya, Ketua Penggalangan Buruh Dalam dan Luar Negeri untuk Pemenangan Jokowi-JK, Rieke mengaku, selalu disibukkan oleh persoalan menyangkut TKI sepanjang waktu.

Pasalnya, masalah TKI itu tidak boleh diangap enteng. Menurut data pemerintah, ujar Rieke, data TKI di luar negeri sekitar tujuh juta. “Data yang diberikan selalu saja sekitar atau kira-kira, tidak pernah ada data yang pasti sehingga perlindungannya juga cuma sekitar,” ujarnya, Kamis, (5/6). (Erik Purnama Putra/DR Meta Novia/ROL/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (rmol.co)

Beberapa Alasan Mengapa PDIP Disarankan Tidak Dukung Ahok