Home / Berita / Nasional / Hatta Rajasa Penuhi Panggilan Bawaslu, Jokowi Mangkir untuk Kedua Kali

Hatta Rajasa Penuhi Panggilan Bawaslu, Jokowi Mangkir untuk Kedua Kali

Ketua Bawaslu, Dr Muhammad.  (article.wn.com)
Ketua Bawaslu, Dr Muhammad. (article.wn.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melayangkan surat panggilan kepada Cawapres Hatta Rajasa dan Capres Joko Widodo terkait pelanggaran curi start sebelum masa kampanye.

Cawapres Hatta Rajasa dipanggil terkait dugaan pelanggaran curi start saat memaparkan visi dan misi dihadapan kader Partai Demokrat beberapa waktu yang lalu. Sementara Capres Jokowi dipanggil terkait dugaan pelanggaran curi start saat pengambilan nomor urut di KPU.

Hari ini, Kamis (5/6/14) Hatta Rajasa hadir memenuhi panggilan Bawaslu ditengah kesibukan kampanye. Hatta yang dijadwalkan akan berkampanye ke Kota Serang Banten, menyempatkan diri memenuhi panggilan Bawaslu.

“Ada 21 pertanyaan yang kami ajukan terkait dugaan pemaparan visi misi pada acara tersebut. Sebelum Pak Hatta, kemarin Partai Demokrat sudah diundang, dan dalam waktu dekat rekomendasi akan Bawaslu sampaikan ke KPU,” ujar Ketua Bawaslu Muhammad, di kantornya Kamis (5/6/2014) dikutip dari inilah.com.

Sementara itu, Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo atau Jokowi lebih memilih berkampanye ketimbang memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pelanggaran kampanye saat pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ini adalah waktu atau kesempatan bagi yang diduga melanggar untuk sampaikan klarifikasi,” kata Ketua Bawaslu Muhammad, di kantornya, Kamis (5/6/2014).

Bawaslu meminta agar Jokowi hadir memenuhi panggilan. “Surat yang disampaikan pak Jokowi belum cukup. kami putuskan harus hadir pak Jokowinya,” kata Ketua Bawaslu Muhammad.

Jika Gubernur DKI nonaktif itu tetap mangkir, maka Bawaslu akan kembali memanggil untuk ketiga kalinya. “Kalau tidak datang, Bawaslu akan putuskan berdasarkan keterangan yang ada saja,” ujarnya.

Pemanggilan Jokowi hari ini merupakan pemanggilan kedua, setelah tidak hadir pada pemanggilan pertama, Rabu (4/6/2014).

Pemanggilan terhadap Jokowi atas dugaan pelanggaran kampanye saat pengambilan nomor urut di KPU. Saat itu Jokowi mengajak untuk memilih nomor urut dua. Sedangkan jadwal kampanye baru dimulai pada Rabu (4/6/2014).  (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa usai penghitungan suara pemilihan Ketua Umum PAN Periode 2015-2020. (detik.com)

Meski Kalah dalam Perhitungan Suara, Hatta Langsung Beri Selamat ke Zulkifli Hasan

Organization