Home / Berita / Nasional / Suswono: Saya Serahkan Gratifikasi Rp 1,2 M ke KPK, tapi Tidak Heboh Kayak Penyerahan Gitar

Suswono: Saya Serahkan Gratifikasi Rp 1,2 M ke KPK, tapi Tidak Heboh Kayak Penyerahan Gitar

Menteri Pertanian Suswono yang juga mantan anggota DPR dari Fraksi PKS periode 2004-2009. (berita.yahoo.com)
Menteri Pertanian Suswono yang juga mantan anggota DPR dari Fraksi PKS periode 2004-2009. (berita.yahoo.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Pertanian Suswono bicara terang-terangan soal uang gratifikasi yang diterimanya saat menjadi anggota DPR periode 2004-2009. Semasa memimpin Komisi IV DPR, Suswono mengakui menerima uang grativikasi sebesar Rp1,2 miliar. Uang tersebut sudah dilaporkan dan diserahkannya kepada KPK.

“Selama 2007-2008, saya mendapatkan kurang lebih Rp1,2 miliar,” kata Suswono saat bersaksi untuk Anggoro Widjojo, terdakwa suap revatilisasi SKRT di Kemenhut, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Tapi Suswono mengaku sengaja tidak ‘mempublikasikan’ penyerahan duit yang diterima ke KPK.

“Saya sudah cukup banyak menyerahkan gratifikasi. Cuma cara penyerahan saya tidak kayak penyerahan gitar, artinya tidak heboh,” ujar Suswono usai bersaksi.

Suswono menegaskan pejabat negara wajib melaporkan penerimaan gratifikasi ke KPK karena itu uang-uang yang diterima Suswono saat duduk sebagai anggota DPR langsung diserahkan.

Kebanyakan uang yang diterima Suswono dititipkan melalui pihak lain. Karena tidak diterima langsung dari si pemberi, Suswono memilih untuk menyerahkan ke KPK.

“Ada kekhawatiran, pertama kalau kita tolak apakah si perantara yang memberikan dana itu mengembalikan betul nggak kepada si pemberi. Yang kedua kalau toh kembali kepada si pemberi, apakah nama saya dihapus tidak? Dokumen yang mungkin disana sudah ditulis melakukan pemberian kepada wakil ketua misalnya. Itulah yang kita khawatirkan,” tuturnya.

Karena itu, Suswono bersama fraksinya PKS di DPR pernah berkonsultasi dengan pimpinan KPK. “Saran pimpinan KPK sebaiknya diterima tetap diserahkan ke KPK sebagai gratifikasi,” katanya.

Siapa yang disindir soal hebohnya pengembalian gitar, Suswono tidak menyebut nama. Dia tertawa ketika disebut nama Joko Widodo.

Jokowi memang pernah mengembalikan gitar bass dari bassis Metallica, Robert Trujillo pada akhir tahun 2013. Saat itu pengembalian gitar ramai diberitakan media massa. Gitar ini ditetapkan sebagai gratifikasi oleh KPK. (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Suara Takbir Bergemuruh di Paripurna DPR, Ada Apa?