Home / Berita / Nasional / Bandung No Smoke Hour, Doa Bagi Para Korban Asap Rokok

Bandung No Smoke Hour, Doa Bagi Para Korban Asap Rokok

RZ (Rumah Zakat) mengadakan acara Bandung No Smoke Hour di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (30/5/14).  (sari/RZ)
RZ (Rumah Zakat) mengadakan acara Bandung No Smoke Hour di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (30/5/14). (sari/RZ)

dakwatuna.com – Bandung. Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, RZ (Rumah Zakat) mengadakan acara Bandung No Smoke Hour di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (30/5). Dalam acara tersebut dilaksanakanl perenungan serta doa bersama dengan menghidupkan 1000 lilin, bagi para korban dari asap rokok yang berbahaya.

“Membuat para perokok untuk berhenti merokok itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai upaya seperti memberikan peringatan bahaya merokok sudah dilakukan, namun tetap saja jumlah perokok di Indonesia meningkat. Oleh karena itulah melalui acara ini kami melakukan ikhtiar melalui doa, yang semoga diijabah oleh Allah SWT,” ungkap CEO RZ Nur Efendi.

Menurut Efendi, event Bandung No Smoke Hour ini merupakan sebuah upaya dari RZ untuk mendukung pemerintah dalam upaya pengurangan asap rokok di wilayah publik. Sebab, hingga saat ini jumlah korban dari asap rokok baik itu perokok aktif maupun perokok pasif semakin meningkat.

“Kami mulai kegiatan ini di Bandung untuk mendukung Bandung Juara yang diusung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil. InsyaAllah acara serupa akan kami laksanakan juga di 30 kota lainnya,” tutur Efendi.

Bandung No Smoke Hour adalah salah satu agenda dari program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang diusung RZ. Selain peduli pada lingkungan bebas asap rokok, RZ pun berkecimpung di bidang pelayanan persalinan gratis, aksi pengobatan gratis, hingga pelayanan ambulance gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.  (sari/rz/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sidang Paripurna

Ini Pengakuan Muhammad Syafi’i, Pembaca Doa Penutup Sidang Paripurna