Home / Berita / Internasional / Eropa / Tenggelam 2 Tahun, Foto dan Video di Dalam Kamera ini Masih Utuh

Tenggelam 2 Tahun, Foto dan Video di Dalam Kamera ini Masih Utuh

Kamera yang hilang dua tahun yang lalu saat sebuah kapal karam di lepas pantai Vancouver Island. (liputan6.com)
Kamera yang hilang dua tahun yang lalu saat sebuah kapal karam di lepas pantai Vancouver Island. (liputan6.com)

dakwatuna.com – Vancouver.  Sebuah kamera yang hilang dua tahun lalu saat kapal karam di lepas pantai barat Vancouver Island berhasil ditemukan. Yang mengagumkan, kartu memori yang ada di dalamnya masih utuh meski bentuk kameranya sudah tidak karuan.

Saat itu Tella Osler dan Beau Doherty sedang melakukan program scientific diving bersama Bamfield Marine Sciences Centre di Vancouver Island. Kemudian satu dari mereka menemukan kamera di kedalaman 12 meter.

Profesor Siobhan Gray dan Isabelle Cote yang mengawasi kegiatan menyelam itu kemudian mengambil kartu memori di kamera tersebut dengan menggunakan pinset, lalu dibersihkan dan dimasukkan ke komputer.

Betapa terkejutnya mereka saat melihat sekumpulan foto dan video di dalamnya yang masih dalam kondisi baik. Kartu memori yang di dalam kamera itu bermerek Lexar Platinum II dengan berkapasitas 8 GB.

“Ini (kartu memori) penuh dengan foto-foto dan beberapa video, dan kami melihat file terakhir direkam pada tanggal 30 Juli 2012,” kata Profesor Cote.

Profesor Cote lalu memposting beberapa foto di Twitter dengan harapan dapat menemukan pemiliknya. Mereka juga menempelkan beberapa salinan fotonya di sekitar Brimfield, sebuah kota kecil yang hanya dihuni 250 rumah tangga.

Kamera tenggelam1Kamera tenggelam2

Beruntung, seorang anggota dari penjaga pantai Bamfield mengenali salah seorang pria yang ada dalam foto itu. Orang yang ada dalam foto itu adalah Paul Burgoyne. Penjaga pantai mengaku pernah menyelamatkan Burgoyne ketika ia terdampar.

Penjaga pantai itu lalu menghubungi Burgoyne untuk memberitahu bahwa kameranya telah ditemukan.

“Aku tidak percaya mereka menemukan kamera ini,” kata Burgoyne seperti dilansir ABC News.

Burgoyne kehilangan kameranya pada tahun 2012 lalu, saat perahunya terdampar dalam sebuah perjalanan ke rumahnya di Tahsis. Kamera dan foto-fotonya yang berharga tenggelam bersama kapal. (liputan6/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 5,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

FPI datangi Kompas. (Okezone)

[Video] FPI Kunjungi Kompas Terkait Pemberitaan Saeni

Organization