Home / Berita / Nasional / Ustadz Yusuf Mansur Difitnah Sebagai Syiah di Wikipedia

Ustadz Yusuf Mansur Difitnah Sebagai Syiah di Wikipedia

dakwatuna.com Dai muda Ustadz Yusuf Mansur mengalami fitnah di halaman Wikipedia berbahasa Indonesia. Dalam halaman yang bertajuk “Yusuf Mansur” itu dituliskan bahwa Yusuf Mansur beragama Islam Syiah.

Hal tersebut mengundang pertanyaan dari Yusuf Mansur sendiri. Melalui akun Twitternya, Yusuf Mansur mempertanyakan hal tersebut. “Ini yg bikin wikipedia siapa ya? Saya koq ditulis syiah? Ada yg tau dan bs kontak wikipedia?“, demikian seperti dikutip langsung dari status Twitter @Yusuf_Mansur yang ditulis pada hari Selasa siang (27/5/2014).

https://twitter.com/Yusuf_Mansur/status/471168784686784512

Status Twitter Yusuf Mansur tersebut langsung ditanggapi oleh banyak penghuni Twitter. Salah satunya, @ilhamgafur, menanggapi, “itu bisa di edit siapa tad, ustadz jg kalo mau ganti skrg jg bisa“. Pengguna Twitter lainnya, @ilmapratidina, turut menanggapi, “Ustadz, wikipedia itu bisa ditulis semua orang. Sabar ya Ustadz, dlm menghadapi fitnah, segera diclearkan Ustadz“.

Berdasarkan pantauan redaksi dakwatuna, profil Yusuf Mansur pada halaman Wikipedia tersebut kini telah diubah kembali. Pada kolom agama, kini dituliskan “Islam”.

Jika ditelusuri lebih jauh, profil Ustadz Yusuf Mansur pada halaman Wikipedia tersebut beberapa kali sering menjadi target operasi orang-orang tertentu yang ingin memanipulasi informasi sebagaimana hasil penelusuran redaksi dakwatuna berikut ini:

  • 1/1/2014 02:31, IP Address 114.79.18.145, mengubah kolom agama dari “Islam” menjadi “Islam Syiah”.
  • 8/4/2014 13:52, IP Address 36.75.60.87, mengembalikan kolom agama dari “Islam Syiah” menjadi “Islam”.
  • 6/5/2014 09:57, IP Address 202.67.46.5, menghapus kolom agama.
  • 27/5/2014 06:09, IP Address 49.213.16.134, memunculkan kembali kolom agama dengan isian “Islam”.
  • 27/5/2014 06:16, IP Address 112.215.66.79, mengubah kolom pekerjaan (occupation) dari “Pimpinan Pesantren, Penceramah”, menjadi “Pelawak”.
  • 27/5/2014 06:19, IP Address 180.244.9.28, mengubah kolom agama dari “Islam” menjadi “Islam Ahlusunnah Wal Jamaah / Sunni”
  • 27/5/2014 06.20, user “Wardhanabest”, mengembalikan kolom pekerjaan dari “Pelawak” menjadi “Pimpinan Pesantren, Penceramah”, dan mengubah kolom agama dari “Islam Ahlusunnah Wal Jamaah / Sunni” menjadi “Islam”.
  • 27/5/2014 06:22, IP Address 180.244.9.28, mengubah kolom agama dari “Islam” menjadi “Ahlu Sunnah Wal Jamaah”.
  • 27/5/2014 06.23, IP Address 114.121.162.198, mengubah kolom agama dari “Ahlu Sunnah Wal Jamaah” menjadi “Ahlu Sunnah Wal Jamaah Sunni”.
  • 27/5/2014 06.24, IP Address 180.244.9.28, mengubah kolom agama dari “Ahlu Sunnah Wal Jamaah Sunni” menjadi “Islam Ahlu Sunnah Wal Jamaah”.
  • 27/5/2014 06.25, IP Address 180.214.233.37, mengembalikan kolom agama dari “Islam Ahlu Sunnah Wal Jamaah” menjadi “Islam”.
  • 27/5/2014 06:28, IP Address 114.79.12.48, mengubah kolom agama dari “Islam” menjadi “Islam Syiah”.
  • 27/5/2014 06:29, IP Address 36.70.55.192, mengembalikan kolom agama dari “Islam Syiah” menjadi “Islam”.
  • Sejak detik ini, halaman Yusuf Mansur berkali-kali diubah, baik pada kolom agama maupun pada tubuh konten. Bahkan kolom agama sempat diisi dengan tulisan “Gak tau ya” oleh IP Address 180.214.233.36. IP Address 114.4.21.215 juga sempat mengubah nama Yusuf Mansur dengan tulisan “Alm.Yusuf Mansyur”.

Hingga akhirnya ketika berita ini diturunkan, profil Yusuf Mansur di Wikipedia kembali normal dengan kolom agama diisi “Islam”. Pengubahan terakhir dilakukan pukul 10.07 oleh “Arifin.Wijaya”.

Menanggapi hal ini, Yusuf Mansur berhusnuzhan dengan menuliskan status di Twitternya pukul 13:33 WIB, “Mungkin salah ngetik aja kali ya..”.

https://twitter.com/Yusuf_Mansur/status/471177247320047616

(dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Ahok Minta Pendukungnya Ikhlas Menerima Ketetapan Bareskrim