Home / Berita / Internasional / Afrika / Militer Prancis Bunuh Lima Warga Muslim di Afrika Tengah

Militer Prancis Bunuh Lima Warga Muslim di Afrika Tengah

Aksi militer Prancis di Afrika Tengah (liveinternet.ru)
Aksi militer Prancis di Afrika Tengah (liveinternet.ru)

dakwatuna.com – Bangui. Dua orang warga Muslim terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka di kota Bambari (350 km dari ibu kota Bangui), dalam keributan dengan pasukan Prancis yang bertugas di lokasi tersebut, Jumat (23/5/2014) kemarin.

Sebelumnya, Kamis, tiga orang warga Muslim meninggal dunia dengan sebab yang sama di Bambari. Juru bicara pihak pengunjuk rasa di Bambari mengatakan bahwa militer Prancis menembakkan secara serampangan ke arah para demonstran. Hal itulah menyebabkan jatuhnya para korban meninggal dan luka.

Sementara itu, juru bicara World Food Program (WFP) PBB, Elizabeth Pierce, mengatakan bahwa para pengungsi Afrika Tengah di perbatasan dengan Kamerun mengalami derita kemanusiaan yang sangat parah. Pihaknya membantu mereka dalam sebuah tindakan darurat yang sangat sulit. Padahal jumlah pengungsi Afrika Tengah di lokasi tersebut mencapai 78 ribu orang.

Hal yang paling mengkhawatirkan di sana adalah kesehatan ibu dan anak-anak. Kebanyakan mereka menderita gizi buruk dan penyakit-penyakit yang disebabkannya. Jumlah penderita gizi buruk mencapai 80% dari seluruh pengungsi, 25% di antaranya sudah sangat parah, dan yang sudah sampai kritis dan harus ditangani segera 15%. Kondisi ini diperkirakan akan bertambah parah dengan semakin dekatnya musim hujan. (msa/dakwatuna/al-muslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Logo UNESCO

Kalah Dalam Perebutan Status Al-Aqsha, Israel Kirim Kembali Duta Besarnya Ke UNESCO