Home / Berita / Nasional / Mahfud: Tetaplah Dukung PKB

Mahfud: Tetaplah Dukung PKB

Mahfud MD. - (kaskus.co.id)
Mahfud MD. – (kaskus.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Mahfud MD menyatakan kesediannya menjadi Ketua Tim Nasional Pemenangan Pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Hatta. Namun, ia tak mencabut dukungan kepada PKB.

Karena menurutnya dukungan itu sudah diberikan pada saat pileg dan itu tidak akan bisa lagi di cabut. “Kepada teman-teman PKB yang seaspirasi dengan saya, tetaplah mendukung PKB. Tetapi jika soal pemilihan presiden, kita pilih sendiri-sendiri sesuai dengan keyakinan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/5), dikutip dari ROL.

Pilpres, terang Mahfud, bersifat personal. Hal tersebut didasari keyakinan siapa yang paling bisa mendapat amanah dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Mahfud menjelaskan, pengikut partai apa pun tak bisa diikat untuk mengikuti pilihan partainya dalam pilpres. Karenanya, mereka bebas memilih yang terbaik dari pasangan-pasangan capres/cawapres yang tersedia.

Pasangan capres/cawapres yang ada sekarang ini, kata Mahfud, sama baiknya. Karena sama-sama merupakan produk pilihan rakyat melalui berbagai survei dan dan keputusan partai politik.

Ia menambahkan, perjuangan setiap tim pemenangan untuk merebut hati dan meyakinkan rakyat. Yaitu, bahwa kubunya yang bisa mendapat amanah dengan segala kekurangan dan kelebihannya. “Untuk hasilnya nanti terserah rakyat mau percaya dan memilih yang mana,” terangnya.

Sebelum memutuskan untuk menjadi Ketua Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud dilanda pikiran yang berkecamuk dan dihadapkan oleh pilihan yang sulit. Di satu pihak, terang Mahfud, banyak yang mendukungnya untuk terus maju menjadi ketua pemenangan Prabowo. Namun di pihak lain ada juga yang menyarankan agar tidak melanjutkan niatnya itu.

Hingga kemudian Habib Syech, tokoh majelis salawat dari Solo, mengajaknya untuk bershalawat ke berbagai daerah mendoakan kemenangan Prabowo-Hatta. Ia kemudian mempertimbangkan semuanya secara komprehensif dan dengan yakin memutuskan untuk mendukung kemenangan Prabowo-Hatta.

“Jika kewajiban mensyiarkan nilai kebaikan Islam tak bisa efektif kalau tidak berpolitik, maka berpolitik itu menjadi wajib pula hukumnya,” paparnya. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

6

(Foto) Keindahan dan Kemewahan Istana Presiden Tunisia di Qarthaj