Home / Berita / Nasional / Pilpres 2014 Satu Putaran Hemat Rp200 Miliar

Pilpres 2014 Satu Putaran Hemat Rp200 Miliar

ilustrasi. Persiapan Pengamanan Pemilu (antara)
ilustrasi. Persiapan Pengamanan Pemilu (antara)

dakwatuna.com Lembang, Jawa Barat. Asisten Operasi Kapolri, Irjen Arif Wachjunadi mengatakan, penyelenggaraan Pilpres satu putaran menghemat Rp200 miliar dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp600 miliar.

“Kalau nanti satu putaran itu kira-kira anggarannya Rp300 miliar sampai Rp400 miliar. Jadi bisa cukup menghemat sekitar Rp200 miliar,” kata Arif, di Lembang, Kamis.

Untuk pelaksanaan Pilpres, Polri melakukan pengamanan dengan ekstra tenaga tanpa menambah jumlah personel dibandingkan Pileg lalu. Hal itu antara lain disebabkan pelaksanaan kampanye peserta Pilpres lebih panjang daripada peserta Pileg.

“Jadi akan ada perubahan masa kampanye dari 21 hari (saat Pileg) menjadi 30 hari,” tambahnya.

Ia menjelaskan anggaran pengamanan yang disiapkan untuk pelaksanaan Pemilu, baik legislatif dan presiden-wakil presiden, sebesar Rp1,6 triliun. Anggaran pengamanan untuk Pilpres dialokasikan untuk dua kali putaran.

“Anggaran Rp1,6 triliun itu dengan catatan Rp1 triliun dianggarkan oleh Menteri Keuangan, kemudian yang Rp600 miliar dari realokasi anggaran APBN Polri Tahun 2014,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD lalu, Polri telah menghabiskan dana anggaran sebesar Rp900 miliar.

Sedangkan untuk Pilpres, Arif mengatakan, jumlah personel polisi yang disiagakan tidak bertambah dari anggota yang mengamankan pelaksanaan Pileg.

“Untuk jumlah pasukan tidak bertambah. Pileg dan pilpres kekuatannya sama yaitu 235.035 personel,” ujarnya.

Pengamanan dari Polri dilakukan sejak tahapan produksi logistik Pileg hingga pelantikan capres dan cawapres terpilih pada 20 Oktober nanti. (antara/usb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Kapolri Tuding Masyarakat yang Ingin Ahok Segera Ditahan Miliki Motif Lain