Home / Berita / Internasional / Asia / Marujyu, Produsen Kecap Halal Pertama di Jepang

Marujyu, Produsen Kecap Halal Pertama di Jepang

Asosiasi Halal Jepang - (eat-halal.com)
Asosiasi Halal Jepang – (eat-halal.com)

dakwatuna.comMakanan Jepang seperti sushi dan ramen menggunakan kecap atau shoyu sebagai saus cocolan. Banyak muslim menganggap kecap pasti aman dikonsumsi. Padahal, produk olahan kedelai ini belum tentu halal.

Kehalalan kecap bisa jadi samar jika ditambahkan penyedap rasa (MSG) yang media fermentasi bakterinya belum tentu halal. Belum lagi tambahan spirit atau wine vinegar dalam kecap.

Namun, ada kabar baik. Marujyu Soysauce & Seasoning Corporation, produsen kecap terkemuka di prefektur Yamagata, Jepang, resmi memperoleh sertifikat halal pada 28 April lalu.

Sertifikat halal tersebut dikeluarkan oleh lembaga nirlaba Asosiasi Halal Jepang yang berbasis di Osaka. Dengan demikian, Marujyu menjadi produsen kecap asin bersertifikat halal pertama di Jepang.

Marujyu sudah melakukan kesepakatan dengan delapan negara, di antaranya Tiongkok dan Afrika Selatan. Penjualan luar negeri saat ini menyumbang kurang dari 10% dari total penjualan.

Namun, setelah meramalkan bahwa pasar domestik akan menurun di masa depan, perusahaan ini mengalihkan fokusnya ke negara-negara muslim di Asia Tenggara dan Timur Tengah yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi signifikan.

Marujyu melakukan beberapa perubahan demi mendapat sertifikat halal. Kepada pemasok bahan-bahan mentahnya, Marujyu meminta dokumen yang menunjukkan bahwa mereka tak melanggar aturan halal. Pemasok yang tak sesuai diganti oleh Marujyu. Bahkan, pita perekat untuk kemasan kecappun diganti dengan yang tak menggunakan gelatin babi.

Sebanyak 11 karyawan Marujyu diterbangkan ke pabrik makanan Jepang di Malaysia Februari lalu untuk mempelajari manajemen produksi. Sekembalinya mereka ke Jepang, lini produksi baru dibangun demi mendapat sertifikasi halal.

Tomoaki Sato, presiden Marujyu, mengaku menghadapi banyak kesulitan saat bernegosiasi dengan rekan bisnis dan dalam meningkatkan fasilitas perusahaannya.

“Namun saya melihat potensi ekspor produk pangan khas Jepang karena makanan Jepang kini menarik perhatian di luar negeri. Kami yakin kami dapat menemukan peluang baru di pasar yang sedang berkembang ini,” ucap Sato seperti ditulis The Japan News (17/05/2014).

Marujyu berencana mengekspor produk kecapnya ke Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Dubai melalui perusahaan dagang terafiliasinya pertengahan Juli mendatang. Perusahaan ini juga sedang mempertimbangkan sertifikasi halal untuk produknya yang lain, yakni miso. (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

produk halal

Yusuf Mansur Imbau Umat Islam Harus Percaya Diri dengan Produk Halal

Figure
Organization