Home / Berita / Internasional / Afrika / Siapakah Haftar yang Dua Kali Lakukan Kudeta di Libya?

Siapakah Haftar yang Dua Kali Lakukan Kudeta di Libya?

Khalifa Haftar (bdpgabon.org)
Khalifa Haftar (bdpgabon.org)

dakwatuna.com- Tripoli. Jika gagal mengambil kekuasaan melalui jalur demokrasi, ada jalan lain yang bisa ditempuh yaitu jalur memberantas terorisme. Logika inilah yang kiranya digunakan oleh Khalifa Haftar dengan melakukan dua kali usaha kudeta militer.

Situs berita Ash-Shafwah, Ahad (18/5/2014) memuat profil singkat jenderal purnawirawan ini. Haftar dan rekan-rekannya adalah para perwira yang disingkirkan oleh Muammar Gadzafi 20 tahun yang lalu. Saat itu mereka adalah para perwira berprestasi dalam perang melawan negara tetangga, Chadd. Karena takut akan mengkudeta dirinya, Qadzafi pun menyingkirkan mereka.

Orang-orang buangan ini pun akhirnya dipungut oleh Amerika. Saat itu Amerika mengirimkan pesawat helikopter untuk mengeluarkan mereka dari tempat penahanan di Chadd. Mereka dibawa ke Amerika, dan tinggal di sana selama dua dekade, di bawah jaminan keamanan militer Amerika.

Pada saat terjadi gelombang revolusi Musim Semi Arab, mereka kembali ke Libya untuk melawan militer Qadzafi. Bahkan saat itu mereka memiliki kekuatan persenjataan yang sangat besar jika dibandingkan kelompok-kelompok pejuang revolusi yang lain. Persenjataan berasal dari Amerika.

Haftar memang gagal dalam menguasai militer Libya yang baru pasca revolusi. Dia juga gagal menjatuhkan pemerintah yang baru. Namun demikian, Haftar bisa hidup bebas di bagian timur Libya, yaitu Benghazi, karena mempunyai relasi dengan beberapa faksi di militer Libya dan perlindungan dari suku asalnya. Setelah gagal mengkudeta bulan Februari yang lalu, dia masih berhasil menyiapkan kudeta yang kedua, dan benar-benar melakukannya Jumat kemarin. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • bill nhuda

    apakah keserakahan menguasai hidup seseorang………..?

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir