Home / Berita / Daerah / Akibat Berbenturan dengan Kiper Lawan, Penyerang Persiraja Banda Aceh Meninggal Dunia

Akibat Berbenturan dengan Kiper Lawan, Penyerang Persiraja Banda Aceh Meninggal Dunia

Akly Fairuz saat melawan Persiba Balik Papan di Final Divisi Utama Liga Indonesia, 2011 - (Foto: atjehpost.com)
Akly Fairuz saat melawan Persiba Balik Papan di Final Divisi Utama Liga Indonesia, 2011 – (Foto: atjehpost.com)

dakwatuna.com – Banda Aceh. Awan mendung menyelimuti Persiraja Banda Aceh. Striker andalan mereka, Akly Fairuz, meninggal dunia dalam perawatan di rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Akly meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari akibat cedera parah.

Akly terpaksa dirawat di rumah sakit selama enam hari akibat benturan keras dengan kiper PSAP Sigli, Agus Rahman, yang mengenai perutnnya. Insiden itu terjadi saat Persiraja Banda Aceh melawan PSAP Sigli di Stadion Dimurthala, Lampinueng, Banda Aceh, pada Sabtu 10 Mei 2014.

Saat itu, Akly sempat mencetak gol sebelum terlibat benturan dengan kiper. Namun gol Akli tersebut dianulir wasit. Akly kemudian diboyong ke luar lapangan sambil meringis kesakitan.

Setelah itu, Akly tidak langsung dibawa ke rumah sakit. Ia dibiarkan meringis kesakitan di bangku cadangan. Baru pada malamnya ia diboyong ke rumah sakit Zainal Abidin Banda Aceh.

Akly diduga mengalami luka dalam dan kantung kemihnya bocor. Sebelum meninggal dunia pada Jumat (16/5/2014) pukul 11.00 WIB, Akly sempat kritis. Jenazah Akly dibawa pulang ke kampung halamannya di Mutiara Barat, Pidie, Aceh, dan akan dikebumikan di sana.

Ketua Umum Persiraja, Jamaluddin T. Muku mengatakan, Persiraja Banda Aceh sangat berduka atas meninggalnya Akly. Menurutnya, Akly merupakan salah satu penyerang terbaik Persiraja.

“Kami semua berduka dan merasa sangat kelihangan,” kata Jamaluddin saat dihubungi.

Menurut Jamaluddin, sejumlah rekan setim, manajer, dan official serta sahabat Akly ikut bertandang ke rumah duka. (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Surat edaran PBNU.

Seluruh Pengurus NU Diminta Shalat Gaib dan Tahlil Untuk KH Ali Musthofa Ya’qub

Organization