Home / Berita / Internasional / Asia / Mufti Arab Saudi: Boko Haram Sesat dan Perlu Bertaubat

Mufti Arab Saudi: Boko Haram Sesat dan Perlu Bertaubat

Sheikh Abdulaziz Al al-Sheikh, mufti besar Arab Saudi - Foto: islamindonesia.co.id
Sheikh Abdulaziz Al al-Sheikh, mufti besar Arab Saudi – Foto: islamindonesia.co.id

dakwatuna.com – Riyadh.   Sheikh Abdulaziz Al al-Sheikh, mufti besar Arab Saudi mengatakan Boko Haram merupakan gerakan radikal yang sesat. Mufti menyarankan agar kelompok itu bertaubat karena telah menempuh jalan yang salah.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pimpinan Muslim dunia yang bergabung untuk mengecam pimpinan Boko Haram Abubakar Shekau yang mengaku bahwa Allah menyuruhnya untuk menjual gadis-gadis yang diculik itu sebagai pengantin paksa.

“Ini kelompok yang sudah dibentuk untuk mencoreng citra Islam dan harus diberi nasihat bahwa jalan mereka salah dan mereka harus dibuat untuk menolak ajaran itu,” katanya kepada surat kabar berbahasa Arab al-Hayat dalam wawancara yang diterbitkan Jumat.

“Kelompok ini tidak berada di jalur yang benar karena Islam menentang penculikan, pembunuhan dan kekerasan,” katanya sambil menambahkan bahwa menikahi gadis yang diculik itu dilarang. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Edi Faisal

    “Kelompok ini tidak berada di jalur yang benar karena Islam menentang penculikan, pembunuhan dan kekerasan,” katanya sambil menambahkan bahwa menikahi gadis yang diculik itu dilarang.

    Tapi kalau Firaun As Sisi yang melakukan kok gak ada fatwa seperti itu ya dari Saudi? padahal Ulama adalah orang yang paling takut pada Allah.

Lihat Juga

Dewan Ulama Saudi Bantah Keluarkan Fatwa ‘Pokemon Go’ Haram