Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Warna Kehidupan

Warna Kehidupan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Warna Kehidupan (ilustrasi) - Foto: formulatv.com
Warna Kehidupan (ilustrasi) – Foto: formulatv.com

dakwatuna.com
Terkurung gelap alam rahim
seperti malam yang hitam pekat
begitulah warna pertama sebelum melihat dunia
terbatas, gelap, hening dan membisu
satu-satunya cahaya yang kurasakan adalah cahaya keimanan
kala ditiupkan ruh ketubuhku
kian merasakan getaran hidup
meski masih gelap

Warna dunia terbuka sudah
ketika hamba terlahir ke dunia
tapi belum bisa memaknai
si hitam
si putih
si kuning
si hijau
si merah
ada banyak warna
tapi aku masih merangkak dan mengeja warna
tuk mengenalinya satu persatu

Nak…kamu harus bisa berjalan dan berlari!
pinta ayah bunda dengan cinta!
satu langkah..terjatuh
dua langkah…terjatuh
satu dua langkah…terjatuh lagi
tak bosan mencoba langkah tiap hari
bahkan butuh 250 langkah terjatuh
baru aku bisa berdiri tegar
berjalan dan bahkan berlari
satu warna kehidupan aku pelajari dari ayah bunda
warna semangat pantang menyerah

Ketika aku semakin besar
banyak warna akrab semai kehidupanku
nyanyian duka
nyanyian tawa
jadi irama hariku belajar menjadi dewasa
mengenal ragam warna kehidupan

Sampai kegetiran hidup menyapaku
lunglai, lemas dan berada pada titik nadir kehidupan
bahkan berteriak lantang
ADILKAH TUHAN?
sisi warna kehidupan kelamku memberontak mencari jawab

Hingga suatu saat ayah mengajakku
kembali melihat warna-warni
kembali melihat masa kecilku
nak…ingatkah kau pada saat masih belajar berjalan?
aku masih terdiam menahan kesal
nak…apakah kau berhenti belajar berjalan ketika jatuh?
aku menjawab dengan gelengan kepala
nak…sedari kecil kau sudah terbiasa terjatuh, dan selalu bangkit dan terus mencoba, itulah warna kehidupanmu nak!
iya ayah, jawabku lirih
bahkan kau terjatuh 250 kali
memang warna kehidupan tak selalu putih
warna lain Allah berikan
agar kita semakin yakin dengan janji Allah
nak…simak baik-baik petikan nasehat dari sahabat ayah

” Life is colorful, although it is not always beautiful, keep walking with your soul “.

Satu lagi anakku, pesan agung dari pemimpin yang telah syahid.

” Belajarlah bagaimana hidup dalam kegelapan yang pekat. Latihlah dirimu, agar dapat hidup tanpa listrik dan peralatan elektronik. Latihlah dirimu untuk sementara waktu merasakan kehidupan yang sukar “. ( As Syahid Syeikh Ahmad Yasin)

(joy/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Trijoyo Adi
  • ita puspitasari

    Setiap manusia sblm lahir ke dunia sudah berjanji akan keimanannya pada Alloh swt, setlah lahir, menjadi fitroh, dan sudah kewajibannya, warna warni dunia jadi petunjuknya untuk memurnikan ketaatanya kepada Alloh swt sesuai janji nya dulu di alam ruh

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Biar Samar tetapi Besar