Home / Berita / Internasional / Afrika / Utusan Mahkamah Pidana Internasional Akhirnya Datang ke Afrika Tengah

Utusan Mahkamah Pidana Internasional Akhirnya Datang ke Afrika Tengah

Gedung Mahkamah Pidana Internasional (hrw)
Gedung Mahkamah Pidana Internasional (hrw)

dakwatuna.com – Bangui. Telah berbulan-bulan milisi Kristen Afrika Tengah melakukan pembantaian warga Muslim, baru saat ini utusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) datang untuk melakukan investigasi terjadinya pembantaian tersebut.

Dalam konferensi pers di kota Bangui, Kamis (8/5/2014), Amadi Bah, ketua sektor kerja sama internasional ICC, menyatakan bahwa telah terjadi pembantaian yang sangat berbahaya di Afrika Tengah.

Namun demikian, tindak kekerasan masih saja terjadi di Afrika Tengah. Pada Selasa yang lalu, 13 orang meninggal disusul dengan aksi penjarahan dan pembakaran terhadap sejumlah rumah warga. Kejadian itu juga membuat ratusan orang melarikan diri untuk mencari keselamatan.

Disebutkan bahwa daerah yang mengalami kondisi paling panas adalah bagian utara. Beberapa rumah diserang sekelompok bersenjata. Demikian juga rumah sakit Medecins Sans Frontieres (MSF).

Saat ini Afrika Tengah menunggu kedatangan 12 ribu pasukan pemelihara PBB yang dijanjikan akan datang pada bulan September. Sementara itu puluhan personil pasukan dari Uni Eropa sudah mulai melakukan patroli di jalanan Bangui. (msa/dakwatuna/alukah)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

(Video) Seorang Anggota Parlemen Australia: Kita Dalam Bahaya Dibanjiri Muslim